
Hari ini adalah hari pertama bagi helin untuk memulai pekerjaan nya.
Ia sudah rapi dengan penyamaran nya dan akan berangkat menuju perusahaan Randy bersama Fedo
Sesampai nya di perusahaan Randy, banyak karyawan yang menatap nya dan Fedo.
Namun kedua nya tidak menghiraukan tatapan tersebut dan terus saja berjalan.
"Ran Fedo dan karyawan nya sudah di depan" ucap Haris memberitahu
"Ya suruh masuk" jawab Randy
Lalu Haris mempersilahkan helin dan Fedo untuk masuk ke dalam ruangan Randy.
"Selamat pagi tuan randy" sapa Fedo dan helin dan di balas anggukan oleh Randy
"Silahkan duduk" ucap randy, lalu keduanya duduk di sofa.
"Ini data yang harus kamu kerjakan, dan harus di selesaikan hari ini juga, setelah selesai serahkan semua berkas dan file nya pada Haris dan jangan lupa kerjakan Serapi dan sebagus mungkin" ucap randy pada helin dan menyerahkan dokumen yang harus helin kerjakan.
Helin menelan Saliva nya dengan susah payah dan menatap memohon pada Fedo, bagaimana bisa ia mengerjakan semuanya, ia tidak pandai dan berpengalaman dalam mengolah data.
"Apa kau mengerti" tanya Randy karna melihat helin panik
"Me-mengerti tuan" jawab helin
"Baiklah, Haris tolong antar Maura ke ruangan nya" ucap Randy
"Baik tuan" jawab Haris
Lalu Haris mengantar Maura ke ruangan nya.
"Nona Maura apakah nona tidak takut Bekerjasama dengan tuan randy" tanya Haris
"Tidak sekretaris Haris, memang nya apa yang harus saya takutkan" ucap Maura
"Tuan Randy itu adalah orang yang sangat kejam jadi berhati-hatilah jika bekerja dengan nya, dia bahkan bisa menyiksa orang dengan perlahan hingga ajal menjemput nyawa seseorang tersebut" ucap Haris menakuti helin.
__ADS_1
Helin bergidik ngeri mendengar nya, namun ia sebisa mungkin menormalkan ekspresi nya.
......................
"Apakah tuan randy sudah menikah" tanya Fedo
"Sudah" jawab Randy
"Hmm apa sudah memiliki anak" tanya nya lagi
"Kenapa anda begitu ingin tau" tanya Randy menatap Fedo
"Ah tidak tuan maafkan saya, saya hanya penasaran" ucap Fedo
Tokk...
tok...
"Masuk" ucap Randy
"Tuan Fedo, nona Maura ingin menemui anda" ucap Haris pada Fedo
"Di ruangan C tuan"
"Baiklah kalau begitu aku akan menemui nya, Terima kasih tuan saya permisi" ucap Fedo lalu pergi
"Hmm, penyamaran mereka berdua cukup bagus yah" ucap Haris memuji dan membuat Randy kesal
"Apa matamu sakit, atau jangan-jangan katarak" tanya randy
"Ck, apa kamu tidak perhatikan wajah helin, cantik sekali penyamaran nya" puji Haris
"Masih cantikan via" ucap randy
"Hmm, kayak nya ada yang ga jadi cerai nih.
Hmm, apalagi ada bayi serangga, wah wah wah, bakal seru nih" ucap Haris mengejek
__ADS_1
"Ada yang sedang jatuh cinta hahaha" lanjutnya
"Diammm" ucap Randy kesal
"Ciehhh" lanjut Haris
"Diam kau cecunguk" geram Randy.
......................
Malam Hari ini adalah malam yang membosankan bagi Refita dan Haris.
Dimana mereka berdua harus menonton kemesraan randy dan via.
Randy sengaja memamerkan nya pada Haris sebagai hukuman, karna Haris telah mengejek nya.
Sedang kan Refita dari tadi ingin pergi dari ruangan terkutuk itu, namun via melarangnya.
"Re, kita mesraan juga mau" ajak Haris yang tentu nya membuat Randy menatap tajam ke arah nya
"Iya kak mau" jawab Refita mengerjai Randy.
pletakkk
Randy menjitak jidat Refita
"Masih kecil Jangan pacaran" ucap Randy
"Loh kak Randy aja bisa pacaran di depan aku sama kak Haris, masa aku ga boleh" ucap Refita
"Harisss" panggil Randy penuh penekanan
"Ayok re kita pergi sekarang, sebelum tabung gas meledak" ucap Haris menarik tangan Refita
"Iya kak" jawab Refita
"Harisss,,,,,refitaaaaa" panggil Randy dan mengejar kedua nya.
__ADS_1
Sedangkan via hanya tertawa melihat ketiga nya kejar kejaran.