Istri Kontrak TUAN AROGAN

Istri Kontrak TUAN AROGAN
10. Pindah ke Mansion


__ADS_3

Akhirnya Randy benar benar membawa via pindah ke Mansion milik nya,yaitu mansion Lee, bahkan Haris juga tinggal di mansion bersama mereka.


Randy sengaja membawa Haris tinggal bersama, karna Haris cukup dekat dengan via, seperti adik dan kakak.


......................


4 Bulan


Kedekatan via dan Haris menjadi semakin akrab, bahkan via telah memanggil Haris dengan sebutan kakak.


Dan hubungan nya dengan Randy juga lumayan membaik, Haris begitu bahagia saat melihat hubungan kedua nya baik baik saja.


Walaupun sebenarnya belum sepenuhnya Randy membuka hati, namun ada tanda tanda cinta nya untuk via


Saat awal tinggal di mansion mereka tidur terpisah, Randy di kamar bawah, sedangkan via di kamar atas.


Namun seiring berjalannya waktu, akhirnya Randy tidur satu kamar dengan via. Walaupun demikian, terkadang sikap Randy masih terlihat dingin dengan nya.


Tapi via bersyukur, walaupun sikap nya terkadang dingin, setidaknya ia menepati janjinya dan tidak berbuat kasar.


......................


Malam hari


"Hmm. Ra-randy" ucap via menepuk pundak Randy pelan.


"Hmm" jawab nya tanpa mengalihkan pandangannya dari laptop


"Bolehkah aku tidak memanggil mu Randy. Aku ingin sekali memanggil mu dengan nama Abel" ucap via dengan mata berbinar dan mengatupkan telapak tangan nya.


Randy yang mendengar itu pun menghentikan pekerjaannya, dan menatap sinis pada via.


"Kenapa? Apa kah itu nama mantan mu? atau nama kekasih mu? atau nama selingkuhan mu?" cecar Randy sinis


"Ehh...bu-bukan begitu" ucap via terbata


"Lalu apa" tanya Randy masih dengan sinis


"Apa kau cemburu?" ucap Haris tiba tiba dan menghampiri mereka berdua


"Ti-tidak. Siapa bilang" jawab Randy terbata, mana mungkin dia mau mengakui nya.


"Lalu kenapa kau malah mencecar nya dengan sinis" tanya Haris memojokkan


"Ahh terserah,, mau pakai nama apa terserah kamu saja" ucap Randy menunjuk via lalu pergi ke kamar.


"Benarkah Terima kasih Abel" teriak via


"Ishhh viaa, suara mu sangat melengking" ucap Haris sambil menutup telinga nya


"Heheh kakak, aku sangat senang jika memanggil nya dengan nama itu" ucap via cengengesan.


"Memang nya ada apa dengan nama itu," tanya Haris penasaran.

__ADS_1


"Dari kecil aku sangat senang dengan nama itu kak, dan aku berjanji pada diri ku sendiri, jika aku telah menikah dan memiliki suami aku akan memanggil nya dengan nama itu" jawab via dengan antusias


"Memang nya dari mana kamu mendapatkan nama itu, dan apa artinya?" tanya Haris serius


"Nama itu kudapatkan di dalam mimpi ku kak, dimana aku bertemu dengan seorang pria yang begitu menyayangi dan mencintai ku, dan ku artikan nama nya sebagai orang yang aku sayang dan yang ku cintai" jawabnya sambil tersenyum getir. Sakit hati nya jika mengingat kontrak nya.


Ia sudah berusaha untuk tidak mencintai suami nya sendiri, namun seiring jalan nya waktu, rasa itu malah semakin tumbuh dan semakin besar.


"Namun sisa kontrak ku hanya tinggal 8 bulan kak, aku sudah berusaha untuk tidak mencintai suami ku sendiri, namun perasaan itu malah bertumbuh dan semakin besar" ucap nya pelan dan menunduk, mata nya telah berkaca kaca.


Sakit hati Haris melihat via bersedih, sungguh ia telah menyayangi via seperti adik nya sendiri.


Kekecewaan dan kesedihan yang di alami via , dirasakan juga oleh Haris.


"Sabar via. Yakin lah bahwa Randy pasti mencintai mu juga. Kita berdoa saja siapa tau ada keajaiban dan mujizat, sehingga kalian tidak jadi berpisah dan selalu bersama selamanya" ucap Haris menenangkan dan memeluk via.


"Hiks...hiks ... kakak..." lirih Via


"Ya"


Hening


Hening


"Viaa"


Hening


Hening


"Astaga viaaa!!!! Randyyyyy?" teriak Haris kuat


"Randyyyyy??? cepat kesiniii sialan?" teriak nya lagi


Randy yang mendengar teriakkan Haris dengan malas melangkah kan kaki nya.


"Ada apa sialan??apa yang-!!!! Viaaa" ucap lalu lari menghampiri via yang sudah digendong oleh Haris


"Ada apa? kenapa bisa pingsan? dan astaga Badan nya sangat panas? apa yang telah kau lakukan Haris ? mengapa bisa begini" ucap Randy berapi api


"Kauuuu,,,,bukan nya membantu ku,,malah memarahi ku,, maka nya cepat datang kalau dipanggil!!!" ucap Haris tak kalah berapi api


Lalu Randy mengambil via dari Haris dan menggendong nya, membawa ke kamar.


"Panggil kan dokter" ucap Randy.Lalu dengan cepat Haris menelpon sang dokter.


Randy membaringkan via di atas kasur, dan menyentuh kening nya.


'astaga kenapa panas sekali, bukan kah tadi dia baik baik saja' batin Randy khawatir


"Rand!! Dokter tidak bisa datang cepat karna ada masalah pada kendaraan nya, aku akan menjemputnya dulu" pamit Haris lalu segera pergi, sebelum singanya mengamuk.


"Ck. Dasar tidak berguna" gerutu Randy

__ADS_1


"Maa....paa...ibu.. ayah... kakak...hiks....hiks... via takut, jangan pergi!! jangann" racau via dengan mata terpejam, dan keringat dingin


"Viaa??? Hei sadar?" ucap Randy menepuk pipi via.


"Abell,kak Haris,kalian juga jangan pergiii!!!" racau nya masih dengan mata terpejam


"Siapa yang pergi? Kami tidak akan pergi via? Ku mohon sadar lah, jangan membuat ku takutt" ucap Randy khawatir, bahkan dengan mata sudah berkaca kaca


"Akhhhh, jangannn,,,jangan pergii hik...hiks.." teriak via namun masih dengan mata terpejam


Randy yang sudah tak tahan dan khawatir, langsung memeluk via, dan menciumi seluruh wajah nya.


cup


cup


cup


"Sayang tidak akan ada yang pergi!! Kami selalu disini bersama mu" ucap Randy dengan air mata yang telah mengucur


Sosok arogan nya sekejap menghilang,karna takut dan khawatir kehilangan istri nya.


Namun via masih setia memejamkan matanya.


"Apa yang kau lakukan sialan. Mengambil kesempatan disaat keadaan nya seperti ini" bentak Haris tiba tiba datang.


"Dimana dokter nya" tanya Randy masih memeluk via dan sesekali mencium pipinya.


"Dokter tidak bisa datang. Ia mengalami masalah, aku juga telah menghubungi dokter David, Dira dan Mira, namun mereka juga tidak bisa datang" ucap Haris


Randy yang mendengar itu pun menjadi semakin kesal, ia ingin sekali memukul dan menghajar Haris untuk melampiaskan kekesalan nya, namunn...


"Hiks....hiks.... aku takut" Isak via yang sudah sadar


"Kau sadar??Apa ada yang sakit? Kau ingin sesuatu?" tanya Randy khawatir


"Jangan tinggalkan aku hiks... hiks.." Isak nya lagi


"Tidak ada yang ingin meninggalkan mu" ucap Randy lalu memeluk nya erat,dan mencium nya bertubi tubi, hingga akhirnya mereka berdua tertidur


Haris yang melihat mereka telah tertidur dengan cepat keluar kamar dan menghubungi seseorang.


"Halo"


"Mereka aman dan baik baik saja, bahkan mereka sudah sangat dekat" ucap Haris


" Baiklah terima kasih, dan tetap pantau mereka"


"Baik"


BersambungšŸ„€šŸ„€


episode selanjutnya menceritakan tentang kedatangan Helin

__ADS_1


__ADS_2