
Tiara yang sudah merasa haus pun langsung mengambil gelas yang ada di atas meja. Tanpa memperdulikan tatapan dari Alex. Ya tatapan itu seolah melarang Tiara agar dia tak meminumnya, namun Tiara memilih cuek berpura-pura tak melihatnya.
Sroootttt...
Srooottt...
"Aahh segarnya...'' Kata Tiara seraya mengelus lehernya dengan tangannya secara lembut.
"Duh manisnya.... Eeemm enak, ternyata rasanya masih sama seperti dulu," kata Tiara menyedot es yang ada di dalam gelas kaca itu, tangannya dengan lihai mengaduk-aduk es dan mencari daging buah kelapa yang ada di dalam nya menggunakan sedotan dengan susah payah. Ya Tiara sedang asyik menikmati es degan kesukaannya.
"Emm manis..." Kata Tiara yang masih dengan kegiatan mengunyahnya tanpa memperhatikan Alex yang sedari tadi menatapnya dengan gemas.
Bagaimana dengan tidak gemas, wajah tiara seperti anak kecil yang baru saja mendapatkan mainan baru atau lebih tepatnya adalah pamor Alex kalah saing dengan es seharga 5 ribu.
''Eheeem....''
Tiara tak menggubris deheman Alex, justru dia semakin asyik mengaduk mencari isi es tersebut.
__ADS_1
''Uhuuuukkkk....''
Namun tetap Tiara tak goyah di buatnya.
Lama-lama Alex pun sedikit kesal melihat Tiara yang cuek. Alex masih senantiasa memperhatikan gerak-gerik kekasihnya itu.
Gleeekk....
Gleekkk....
''Minum saja,'' kata Tiara menahan tertawa saat melihat wajah bos sekaligus kekasihnya itu.
''Enak?'' Tanya Alex menahan rasa gengsi beserta malunya dengan memasang wajah datar andalannya saat ini.
''Coba aja, dijamin ketagihan,'' sahut Tiara tersenyum kecil atau lebih tepatnya sedang menahan tawa melihat tingkah laku bos yang sudah resmi menjadi kekasihnya itu.
Dengan pelan tangan Alex terulur meraih gelas yang ada di depan nya saat ini.
__ADS_1
Sroootttt....
Alex ikut menyedot es kelapa itu, tiba-tiba matanya berbinar. Ah Alex baru merasakan betapa segarnya es ini, uh rasanya dia begitu malu saat ketahuan menatap ke arah gelas itu dengan tatapan berbinar.
"Bagaimana?" Tanya Tiara menaik turunkan alisnya menggoda Alex.
"Ehemm.... Lumayan," jawab Alex singkat menutupi rasa malu di dalam hati nya saat ini.
"Ini es memang enak, ya gula asli tanpa di campur pemanis buatan atau lainnya. Kelapa nya juga dari kebun Bu mina sendiri, kalau es nya dari air bersih dan aman kok buat di minum." jelas Tiara mengatakan seperti itu agar Alex tak ragu menghabiskan minuman nya itu.
"Kenapa kamu bisa yakin," kata Alex kembali bertanya kepada Tiara seolah dirinya belum merasa yakin.
"Ya karena dulu sewaktu SMA, aku pernah membantu Bu Mina. Dulu aku punya teman tinggal di sini terus tiap main ke sini aku sering di minta membantu Bu Mina di warung bersama teman ku," jelas Tiara.
Alex mengelengkan kepalanya tak percaya kalau istrinya itu pernah membantu berjualan es, ah Alex tak bisa membayangkan bagaimana kehidupan yang pernah di jalani oleh kekasihnya itu.
Bersambung....
__ADS_1