Istri Pilihan Adik

Istri Pilihan Adik
permainan adrian


__ADS_3

lepaskan tangan saya,ini hanya luka kecil saya bisa mengobatinya sendiri om..


bisa diam tidak sih kamu, cerewet sekali..


putri langsung terdiam,dengan bentakan Adrian,saat ini hanya pasrah yang dia lakukan,biarkan lah semuanya terjadi.


aww...perih om,, pelan-pelan..


iya ini kan pelan-pelan,kamu tahan saja cum sebentar nanti juga rasa sakitnya hilang.


lain kali hati-hati,nanti kamu terluka lagi..iya om..dan satu lagi jangan panggil saya om kalau kamu panggil saya dengan sebutan om lagi..saya akan makan mu hidup-hidup.


perlahan Adrin mendekat kan wajahnya ke arah putri niat hati hanya menakuti putri agar tidak mengucapkan kata om lagi..tapi ketika melihat kedua mata putri seolah-olah adrian terhipnotis oleh kecantikan alami yang putri miliki.


karena takut putri menutup matanya.. dan bengansur mundur ke pojokan sofa..berbeda dengan Adrian,melihat tingkah putri dia beranggapan putri mengijinkannya untuk menyentuh bibir ranum milik putri..


hembusan nafas Adrian begitu terasa menyapu wajah putri semakin dekat dan dekat membuat keduanya seperti sedang lari maraton,detak jantung yang tak beraturan,membuat Adrian semakin menggila.


putri yang tahu sedang tidak aman langsung mendorong dada Adrian dan menjauh dari nya..


Adrian tersenyum melihat tingkah putri yang lari ketakutan..


"dasar anak kecil"


jika putri tidak mendorongnya mungkin Adrian sudah lepas kendali dan mencium bibir putri,


kenapa anak itu membuat jantungku berdetak tidak seperti biasanya..apa jantungku bermasalah..dan sepertinya aku harus ke dokter jantung.


tidak mau terulang kembali Andrian menonton televisi sambil menunggu putri selesai membuat sarapan.


tiga puluh menit berlalu akhirnya masakan putri selesai,nasi goreng seafood tanpa cabe sudah tertata rapi di meja makan.


ehmm akhirnya selesai sudah perjuangan ku..dan dini harus membayar semua ini,aku yakin ini semua hanya akal-akalan dia, lihat saja nanti.


"permisi tuan sarapan nya sudah siap"tidak mau kejadian tadi terulang putri mengganti panggilannya dengan tuan..


"saya tidak memperkejakan kamu,kenapa kamu panggil saya tuan?"


ya Allah ini orang nyebelin banget,pengen di panggil apa coba?aku panggil badut Mampang aja kali ya..heheheh (batin putri)


kamu kenapa senyum-senyum sendiri,??kamu sedang ngatain saya ya?


emm...Ng..nga..ngga saya sedang senang aja masakan saya sudah selesai.

__ADS_1


kirain saya kamu sudah gila?


hah..tutup mulut kamu nanti ada lalat masuk.


Adrian pergi begitu saja meninggalkan kan putri yang masih kesal dengan ucapan nya...


dasar orang kaya gila..harusnya aku tadi panggilnya dia gila saja..


hey..cepat kesini temanin saya makan,saya tidak mau keracunan sendirian setidaknya kalau masakan kamu ada racunnya kamu dulu yang mati


astaghfirullah..dengar ya tuan yang terhormat,saya juga masih punya perasaan,dan saya itu tidak sejahat anda.kalau anda yang masak itu pasti beracun,


kalau begitu buktikan ini tidak beracun..


putri dengan kesal duduk di sebelah Adrian dia mengambil nasi goreng yang dibuat tadi, karena tidak mua di tuduh seperti itu putri langsung memasuk nasi goreng kedalam mulutnya.


nih liat ya saya buktikan kalau masakan saya ini tidak beracun..eunmmm enaknya...


Adrian melihat putri begitu menikmati makannya,membuat Adrian menelan air liurnya.karena sudah lapar Adrian langsung mengambil alih sendok yang putri pakai dan tanpa mereka sadari mereka makan sepiring berdua dengan sendok yang sama.


"lumayan"


hah..dia bilang lumayan nasi goreng seenak ini di bilang lumayan,dasar lidah karet..tidak bisa membedakan mana yang enak mana yang tidak.


Platak..aww..


aww sakit tahu,makanya Jangan melamun,ambilkan saya minum saya haus.


tanpa merasa bersalah Adrian meminta putri mengambilkan air minum,


airnya sudah di depan mata,apa anda tidak melihatnya?


Adrian menatap putri dengan lekat,membuat putri memundurkan kepalanya.


"saya tidak terbiasa menuang air sendiri,jadi tuangkan air nya kedalam gelas saya.paham kamu"


Minggir..putri menjauh dari Adrian


dan menuangkan air yang Adrian minta.


"dasar pemalas"


putri memberikan nya kepada adrian.dan berlalu pergi dari hadapannya,tanpa dia lihat tampak.senyuman yang begitu manis dari bibir Adrian.

__ADS_1


putri kembali kedalam kamar dini,dan melanjutkan yang tadi tertunda..putri mulai membuka buku-buku pelajaran yang akan di ujikan,sudah satu jam dini belum kembali..


tiba-tiba ada suara yang membuat dia enggan untuk untuk melihatnya..ya suara itu adalah Adrian yang kembali mengganggunya.


heh..anak rubah..buatkan aku kopi dengan sedikit gula,aku tunggu di ruang kerja.


ehmm


cepat.. kenapa masih duduk..


putri berdiri dan berjalan menuju dapur, karena ulah Adrian putri juga lupa menanyakan dimana ruang kerja Adrian


astaga...aku tidak tahu dia mana ruang kerjannya..dasar orang gila..dia pikir aku ini peramal apa bisa menebak ruang kerja dia dimana


putri terus berjalan mencari dimana ruang kerja Adrian..beruntung Adrian membukan pintu ruang kerjanya jadi tidak butuh lama putri mencarinya


tok..tok..tok.


masuk..


ya ampun ini ruang kerja apa kamar, besar dan nyaman sekali.


masuk..kamu tidak dengar?


iya..iya..iya..saya dengar..


ini kopinya saya permisi..


tunggu mau kamana kamu?saya mau belajar lagi,


belajar bersama itu harus ada temannya,kalau sendiri itu bukan belajar bersama namanya lagian dini juga belum balik.


tidak apa-apa.saya di atas saja..


siapa yang mengijinkan kamu ke atas..duduk (perintah Adrian.)


ahh aku hanya pasrah...dengan apa yang dia perintahkan melawan pun tidak akan berhasil yang ada dia akan semakin menjadi.


kamu harus tanggung jawab dengan apa yang sudah kamu lakukan,


memangnya apa yang sudah saya lakukan?saya tidak melakukan apa-apa.


ehmm kalau kopinya tidak enak bagaimana?

__ADS_1


ya ampun tuan yang terhormat..kalau kopinya tidak enak saya akan melakukan apapun yang anda suruh hari ini.


ok, saya setuju..tanpa putri sadari jika apa yang dia lakukan.akan membuat dia rugi.. Karena sudah masuk dalam permainan adrian


__ADS_2