Istri Pilihan Adik

Istri Pilihan Adik
keberanian putri


__ADS_3

di kota x seseorang yang sedari tadi selalu tersenyum ketika menelpon seseorang,ada rasa yang berbeda yang selama ini tidak pernah dia rasakan,dan rasa itu kembali hadir ketika putri hadir dalam kehidupannya.


"maaf tuan,rapat akan segera di mulai kita harus bersiap-siap untuk ke kantor x"


"ooh iya Leo maaf aku sedikit melamun,siapkan semua berkas-berkas nya kita langsung menuju kantor x,dan pastikan semuanya lengkap"


"baik tuan"


"Leo,"panggil Adrian


"iya tuan ada lagi yang harus saya lakukan"


"Leo, pantaskah aku menikah dengan putri?"


Leo yang mendengar pertanyaan tuannya langsung tersenyum dan memperhatikan nya,


"maaf tuan, pantas tak pantasnya tuan yang menentukan, pernikahan itu bukan hanya sekedar pantas dan tak pantas tapi harus dengan rasa sayang yang tulus,apa tuan sudah jatuh cinta sama non putri?"


"ehmmm,,mungkin Leo,yang pasti aku akan menikahi dia untuk menyenangkan kan dini,agar adik ku bahagia."


"apa kah tuan bahagia" pertanyaan itu melunjur begitu saja dari mulut Leo, karena Leo ingin melihat tuannya bahagian.


"entah lah Leo,tujuanku hanya adikku,ehm ya sudah ayo kita berangkat nanti telat."


"baik tuan"

__ADS_1


kediaman Adrian atmajaya


setibanya di rumah dini dan putri langsung di sambut oleh elisa yang sudah menunggu nya.dini dan putri sangat kaget ketik melihat perempuan itu duduk manis di ruang tamu.membuat dini geram melihat tingkahnya seolah-olah dia lah pemilik rumahnya.


dini langsung menghampiri Elisa yang sedang menonton televisi,dini sangat geram dengan perempuan ular itu.


"ngapain kamu disini,bukan kah kamu dan ka Adrian sudah tidak memiliki lagi hubungan?"


Elisa berdiri melihat dini yang menantangnya,dan memberikan senyuman jahatnya.


"kamu itu anak kecil mana mengerti hubungan orang dewasa,kakakmu tidak akan bisa berpisah denganku,kamu tahu kenapa anak kecil? karna kakak mu butuh sentuhan ku,dan kakakmu itu sangat mencintaiku,bahkan dia menyuruh ku untuk menemanimu di rumah ini"


dini dan putri sangat terkejut dengan apa yang Elisa ucapkan,


"kenapa?kalian kaget,tapi tenang saja aku tidak Sudi menemani adik ipar sepertimu,"


"jangan sentuh kulit adik iparku,jika kamu berani saja menyentuhnya maka aku tidak main-main dengan dirimu"putri menatap tajam ke arah Elisa dan Elisa pun tak mau kalah dari putri.


"mimpi kamu ya menikah dengan Adrian,seharunya kamu ngaca siapa dirimu dan siapa Adrian dan jangan harap aku akan melepaskan nya."


"kamu yang mimpi,bukan kah ka Adrian sudah memutuskan mu,bahkan ka Adrian baru saja menelponku dan memintaku untuk tinggal di sini,jadi sekarang siapa yang mimpi?"dengan berani putri terus menatap Elisa dengan tajam.elisa hanya diam mendengar ucapan putri memang benar dirinya sudah tidak ada lagi hubungan dengan Adrian


dirinya tahu kalau Adrian sedang pergi itu pun karna salah satu staf kantornya..


"kauu...kau berani menentang ku,lihat saja aku akan menghancurkan semuanya dan ku pastikan kau akan menyesal dengan perbuatan kamu sekarang"

__ADS_1


"ehmm saya tidak takut,dan silahkan anda keluar dari rumah ini sebelum saya panggil keamanan"


dini yang melihat ketegasan putri menghadapi Elisa hanya tersenyum bangga ternyata kali ini pilihannya tepat,ka Adrian tepat jika menikahi putri,


setelah kepergian Elisa dini langsung memeluk putri dan menangis,


"terimakasih put,aku tidak tahu kalau kamu tidak ada di sini,dan aku juga minta maaf atas sikap kakakku, "


"sudah lah dini itu sudah kewajiban ku sebagai teman yang baik,lagian aku itu aneh sama kamu Din,sama aku dan kakakmu berani kenapa sama perempuan itu tidak Berani?"


"entah lah put, aku juga tidak mengerti"


"dan satu lagi Din, sepertinya kamu harus menghubungi kakakmu dan menanyakan kebenaran nya"


"iya aku harus menanyakan hal ini kenapa dia menyuruh wanita itu untuk datang ke rumah ini"


putri yang melihat perubahan dini hanya diam membisu dan tak mampu berkata


"ya Allah dini tadi nangis dan ketakutan sekarang sudah tertawa kamu ini benar-brnar gila ya"


"terimakasih kakak ipar ku"putri hanya diam tanpa membalas ucapan dini.


"baik ayo kita ke atas,dan aku akan minta penjelasan ka Adrian dan akan bilang kalau kakak ipar ku sangat cemburu karena kedatangan mantannya"


"terserah lah Din yang penting kamu bahagia"putri susah pasrah dengan permainan dini dan tak ingin lagi berdebat dengannya.

__ADS_1


dini dan putri bergegas ke kamar atas untuk istrahat dan menyimpan barang-barang milik putri.


__ADS_2