Istri Pilihan Adik

Istri Pilihan Adik
nasi goreng rasa cinta


__ADS_3

harap bijak dalam membaca🙏


Elisa berlalu dari hadapan David, meninggalkan nya sendiri,tanpa Elisa sadari David sudah mengikutinya ke dalam kamar,David memeluk Elisa dari belakang membuat sang pemilik tubuh merasa kan getaran yang berbeda.


"sayanggg...jangan seperti ini,"Elisa sangat hati-hati mengucapkan apa yang di ucapkannya.david mengeratkan pelukannya


"biarkan aku seperti ini sebentar saja,aku merindukan mu sayang"


Elisa memejamkan kedua matanya,ketika David memeluk nya.elisa sangat bersalah karena tidak pernah mencintainya.di hati Elisa hanya ada Adrian.


hembusan nafas Adrian begitu terasa membuat Elisa merasa gelisah dengan apa yang David lakukan.


"David tolong jangan seperti ini,aku sedang tidak.."belum sempat Elisa melanjutkan perkataannya,David membalikan badan Elisa agar menghadap nya.secara tiba-tiba David mengecup kilas bibir Elisa.


"aku mencintaimu Elisa"tanpa persetujuan Elisa david ******* bibir Elisa dengan perlahan Elisa yang mendapat serangan tiba-tiba begitu kaget dengan apa yang David lakukan.


David terus memberikan kecupan yang begitu lembut hingga Elisa terbawa oleh gerakan David dan membalas ciuman David.


David tersenyum ketika merasakan Elisa membalas ciumannya.


******* itu semakin panas membelit satu sama lain melepaskan apa yang mereka rasakan. Elisa memejamkan matanya ketika ******* itu semakin dalam..David melepaskan ******* itu,dan melihat Elisa penuh dengan cinta.


"maaf"ucap David kepada Elisa


"untuk"jawab Elisa.


"untuk apa yang aku lakukan kepadamu pagi ini"David menyentuh bibir Elisa dengan ibu jarinya.


melihat Elisa hanya diam.david mengecup kilas bibir Elisa.


"cup..ayo cepatan siap-siap kita berangkat nanti keburu siang,aku tunggu di bawah ya?"


Elisa hanya diam dengan apa yang David lakukan,David sangat baik dan selalu ada untuk Elisa tapi kenapa hatinya tak pernah terbuka untuk David. yang ada Elisa hanya memanfaatkan David.


di rumah putri


setiap pagi putri selalu melakukan pekerjaan rumah tangga, setelah selesai membuat sarapan untuk ayah dan adiknya putri bersiap-siap untuk kesekolah..


dengan pakaian yang sudah rapi putri memanggil Rifki dan Ayah untuk sarapan bersama.


"yah,dek ayo kita sarapan dulu nanti keburu dingin"


"sudah rapi nak?"


"sudah yah,"putri begitu cekatan dalam pekerjaan rumah,hingga tak butuh waktu lama rumah dan masakan nya sudah rapi.


"yehhh nasi goreng,aku mau yang banyak ka"

__ADS_1


"iya..iya.mau semuanya juga ga apa-apa sayang"


Rifki makan dengan semangat,ayah hanya tersenyum melihat anak-anaknya bahagia.


tok..tok..tok..


"assalamualaikum"terdengar suara dini di luar sana.


"waaalaikumsalam"jawab ayah dan putri


"siapa nak pagi-pagi sudah bertamu?"


"sebentar ya yah aku buka pintu dulu"


tak lama Putri membuka kan pintu rumah nya,,betapa terkejutnya putri ketika melihat dua sosok yang membuat putri pusing dengan kelakuan mereka.


"putri kita tidak di suruh masuk ni?cape tahu berdiri terus"


putri dan Adrian terus bertatapan tanpa memperdulikan dini yang terus ngoceh.hingga suara sang ayah membuyarkan semuanya.


"siapa nak?ko tidak di suruh masuk?


"assalamualaikum paman?iya ni dari tadi dua pasangan ini hanya saling pandang dan terpesona satu sama lain .putri dan Adrian baru sadar dengan apa yang dini ucapkan.adrian cepat-cepat mengalihkan pandangannya, dan berjabat tangan dengan ayah putri.


"waaalaikumsalam,ayo masuk nak, kebetulan kita sedang sarapan,kita sarapan bareng saja"


"wah kebetulan kita belum sempat sarapan pa, kebetulan sekali ya ka,ayo ka,boleh kan put aku dan ka adrian sarapan di rumah kamu?"


"eehmm boleh dini,ayo masuk"


putri dan dini masuk terlebih dahulu sedangkan Adrian di belakang nya.adrian terus berjalan dan sesekali melihat rumah putri yang sangat sederhana dan jauh dari kata sempurna..


"beginilah keadaan kami nak,tidak sama dengan rumah kalian,bapak harap kamu nyaman di sini."


Adrian sangat kaget ketika ayah putri sudah berada di sampingnya.


"tidak apa-apa ko pak,saya juga pernah merasakan seperti ini,jadi tidak usah khawatir"


Adrian tersenyum untuk menyakinkan dengan apa yang dia ucapkan.


"dini sudah duduk di meja makan dan siap-siap untuk sarapan,


"ehmmm wanginya,aku jadi lapar put"


"ya sudah sini aku ambilkan,makan yang banyak Din,biar cepat gede"


"memang nya aku belum gede ya?"

__ADS_1


"sudah tapi cuma badannya otaknya ngga,heheheh"


"iiihh putri nyebelin bangat sih"dini berpura-pura marah kepada dini,tapi melihat tingkah dini putri jadi terus menerus tertawa,


"putri ko malah tertawa,bukannya di ajak makan temannya malah di buat kesel."


"eehh ayah, biarin aja yah,kalau marah sarapannya kita kasih tetangga saja"


"enak saja itu jatah aku"dini langsung melahap nasi goreng buatan putri.


"ayo nak Adrian duduk kita sarapan bareng,"


"iya pa terimaksih"


"putri ambilkan nasi buat pa Adrian"


"iya yah"


"nak Adrian mau minum apa?"


"kopi dengan sedikit gula pa"


"putri, bapak kan tanya nak Adrian kenapa kamu yang jawab nak?"


"tidak apa-apa pak,apa yang putri ucapkan benar, terimakasih put karna sudah tahu kesukaan saya"


bliss wajah putri sudah merah merona dengan apa yang Adrian ucapan.ayah dan dini hanya tersenyum melihat Adrian dan putri.


"terpaksa" jawab putri dengan ketusnya.


"putri tidak sopan berkata seperti itu nak,ayo sana buat kan kopinya"


"iya yah putri buatkan"


tak lama putri membawakan kopi sesuai permintaan Adrian..


"ini om,di minum kopinya"


"terimakasih" putri tidak menjawab ucapan Adrian dia hanya tersenyum kaku kepada Adrian.


"ayo nak Adrian di makan nasi goreng nya,ini putri loh yang buat"


"iya pak,"dengan perlahan Adrian mangambil sendok Adrian sempat ragu dengan nasi goreng di hadapannya tapi tiba-tiba putri membisikan sesuatu yang membuat Adrian memasukan.nasi goreng kedalam mulutnya.


"makan saja om,itu nasi gorengnya ga pedes nasi goreng rasa cinta.jadi aman buat om"bisik putri


tanpa putri sadari ada hati yang begitu berdebar ketika jarak putri begitu dekat dengannya.dini melihat Adrian tersenyum dengan apa yang putri lakukan.senyuman yang selalu dini rindukan.

__ADS_1


entah mengapa Adrian semakin tertarik kepada putri baru satu Minggu mengenal putri adrian sudah memiliki rasa lebih terhadap nya.entah di sengaja ataupun tidak ada kesamaan di antara mereka berdua.dan ada rasa yang mulai tumbuh di hati Adrian. Adrian hanya tersenyum ketika mengingat kata-kata dari putri "nasi goreng rasa cinta.."


__ADS_2