Ivy Lee

Ivy Lee
Chapter 15


__ADS_3

Alam gaib merupakan alam dunia yang berada di luar dimensi. Atau bisa disebut alam yang di luar dari kesadaran manusia. Dan saat ini dua anak manusia itu berada di dalam alam gaib.


Haikal terus mencari keberadaan Ivy Lee. Menyusuri sepanjang jalan yang penuh kabut putih bercampur hitam. Dia yakin suara jeritan tadi tak lain adalah suara Ivy Lee.


Di sana tidak ada pencahayaan sama sekali, hanya diisi dengan warna hitam dan putih. Bagi yang pertama kali mengetahui alam gaib rasa takut itu pasti ada. Tapi Haikal adalah anak yang pemberani berpikir positif melawan rasa takut dengan keberaniannya.


Berbeda dengan Ivy Lee, jika di dunia saja dia adalah anak yang penakut. Apalagi sekarang dia berada di dalam alam gaib, alam yang bukan alamnya manusia. Apa rasa yang dia rasakan berada di alam gaib? Karena itu adalah pengalaman pertamanya, Tentu saja dia sangat ketakutan. Dia takut terjebak di alam itu dan tidak bisa kembali lagi di alam manusia.


Mungkin ada yang sebagian orang awam bingung, apa bedanya gaib dengan alam manusia. Sebenarnya sama saja, di alam gaib juga banyak yang melakukan aktivitas seperti halnya di alam manusia.


Di alam gaib juga ada sistem perdagangan pemerintahan dan lain sebagainya. Jika selama ini orang-orang bingung dari mana kuntilanak mendapatkan baju? siapa desainernya? jawabannya adalah di alam gaib juga ada desainer untuk merancang baju untuk mereka.


Hanya Mata manusia-manusia pilihan yang bisa membedakan alam gaib dan alam manusia. Seperti contoh manusia awam tidak memiliki kemampuan apapun, melihat pohon besar wujudnya adalah sebuah pohon, tapi berbeda bagi orang yang memiliki kemampuan khusus, pohon besar itu adalah sebuah istana di alam gaib. Bisa dibilang alam gaib dan alam manusia adalah gambaran antara dua sisi dalam satu lokasi yang sama.


Kembali kepada dimana keberadaan Ivy Lee saat ini. Gadis Ibu terjebak sebuah desa dalam penglihatannya. Tapi nyatanya dia berada di suatu tempat di masa lalu.


Dia seperti sedang menyaksikan film lawas yang diputar ulang. Memang itu yang diinginkan hantu Sekar. Dia ingin Ivy Lee menyaksikan bagaimana penderitaannya sewaktu hidup dulu.


Ivy Lee POV


"Haaah...haaah...haaah,,,haaah!!" suara Ivy Lee terengah terus berlari.


"Di mana aku? Tempat apa ini? kenapa aku bisa sampai di sini?Ayah.. Bunda, di mana kalian? Ivy takut!!"


Aku benar- benar tidak tahu, aku saat ini berada di mana. Di penglihatan ku, tempat ini sangat menyeramkan. Aku sendiri tidak ada yang menemani. Tidak ada siapapun di sisiku, semua terasa sepi.


Kabut putih disertai awan hitam menghiasi langit memberi kesan menyeramkan. Kakiku berjongkok, Seraya kututupi kedua mataku. Aku tidak ingin melihatnya, tempat ini benar-benar sangat mengerikan.

__ADS_1


Tak lama ada tangan seseorang menjambak rambutku. Aku terkejut, aku mengaduh kesakitan. Kemudian dia menyeret tubuhku dan mengikat tubuhku di bawah pohon besar.


"Sekar!!"


seorang gadis yang wajahnya mirip denganku sedang menyeringai menatap wajahku, sembari tangannya terus mengikat tubuhku. 


Aku terkejut Kenapa wajah Gadis itu begitu mirip denganku. Siapa dia sebenarnya bahkan dari ujung rambut hingga ujung kaki semuanya mirip denganku hanya pakaian kami saja yang membedakannya.


Dia nampak mengenakan baju putih seperti daster berlengan panjang pembatas betis. Rambutnya tergerai panjang dan lurus.


"Apakah kau mengenalku? inilah wujud ku di masa lalu? Kita memiliki wajah yang sama tapi takdir yang berbeda. Takdirmu begitu indah sangat berbeda dengan Takdirku. Takdirmu adalah mimpiku, sedangkan masa laluku adalah mimpi terburuk untukmu!!"


"Hiiiii...hiii...hiii...hi...hi...hi!!"


Aku baru teringat setelah mendengar tawanya. Gadis itu tak lain adalah hantu Sekar.


"lepaskan aku, kenapa kau membawaku kesini? tempat apa ini? kembalikan aku ke tempatku, Aku tidak mau di sini!!" aku memberontak namun hantu itu mendekatiku sambil menempelkan jari telunjuknya di mulutku.       


"Aku benar-benar ketakutan di tempat ini siapa yang akan menolongku. Ayah... Bunda... Kak Haikal tolong aku!!"   


Tiba-tiba mataku dikejutkan oleh kehadiran seorang lelaki paruh baya yang menjambak rambut hantu Sekar. 


"Dasar anak haram! Sedang apa kau di sini?"


"Ah, lepaskan aku, Ayah? lepaskan aku, sakit!!"


Aku bisa mendengar jeritan hantu Sekar. Melihatnya saja rasanya aku ikut merasakan sakit.

__ADS_1


"Aku akan membunuhmu anak haram. Kau tidak layak hidup di antara kami. Kehadiranmu tidak diinginkan dasar gadis terkutuk!!"


Entah aku bingung aku tidak mengenal sosok lelaki tua yang menjambak bahkan menyeret tubuh hantu Sekar. Lelaki tua itu terus menjambaknya dan menyeret tubuhnya. Entah ke mana dia akan membawanya pergi.


Aku seperti menyaksikan film layar lebar. Tak hanya menjambak dan menyeret tubuh hantu Sekar. Lelaki itu juga memukul hantu Sekar hingga tubuhnya membiru.


"Lepaskan anakku, Pak. jangan siksa dia, lebih baik kau menyiksaku. Aku yang salah, Jangan kau siksa dia lepaskan dia!!"


Mataku teralihkan setelah hadirnya seorang wanita yang mencoba menolong hantu Sekar. Tapi sia-sia, kehadiran wanita itu tidak mampu menolong hantu Sekar.


"Pergi kau dari sini! Untuk apa kau bela anak haram ini. Cukup kau membuatku murka karena perselingkuhanmu dengan lelaki china itu, sehingga melahirkan anak haram seperti dia!!"


Lelaki tua itu mendorong tubuh wanita itu, yang ku yakini adalah istrinya. Kemudian lelaki tua itu membentur-benturkan kepala hantu Sekar, hingga berdarah. Aku berteriak, tak mampu melihat penyiksaan hantu Sekar di depan mataku. Anehnya Kenapa hantu Sekar malah tertawa melirik ke arahku dengan tatapan matanya yang tajam dan menyala merah.


"hahaha ...ha...ha...ha...ha! Perhatikan Ivy Lee. Lihatlah Bagaimana pria tua ini menyiksaku. Dia adalah Ayah tiriku, sedangkan wanita yang menolongku itu adalah ibuku. Aku adalah anak haram hasil perzinahan antara Ibuku dan lelaki Cina yang tak lain adalah Ayah kandungku. Lihatlah Ivy Lee, hidupmu jauh lebih beruntung dariku. Aku tidak ingin dilahirkan jika sebelumnya aku diberi pilihan."


Aku bisa melihat air mata yang mengalir di mata hantu Sekar untuk pertama kalinya. Mata yang menyeramkan namun menyimpan berjuta luka.


Tiba-tiba sosok lelaki tua dan istrinya itu menghilang. Hanya menyisakan hantu Sekar yang wajahnya dipenuhi dengan darah yang menetes.


Hantu itu sangat menyeramkan. Jujur saja Aku sangat takut. Dia melangkah pelan mendekatiku dengan seringaian yang sangat menyeramkan.


Andai aku bisa mundur dan berlari, maka aku akan berlari saat itu juga. Aku tidak mampu berlari karena kondisi tubuhku yang diikat olehnya di bawah pohon.


"Sekar, aku tidak pernah memiliki salah denganmu. Kenapa kamu menjebakku di sini? lepaskan aku, kumohon lepaskan aku, Aku ingin pulang!!"


Aku terus menjerit, Bahkan aku menangis ketakutan. Tapi aku lupa yang kuhadapi saat ini bukanlah manusia melainkan hantu. Jadi percuma saja jeritan ku dan tangisanku tidak akan mampu membuatnya iba. 

__ADS_1


"Hiiii...hi..hi...hi..hiii...hi!!"


"Aku sangat menyukai gadis penakut sepertimu Ivy Lee. Karena gadis penakut sepertimu memiliki jiwa yang sangat lemah!!"


__ADS_2