
C e r i t a. i n i. a k u a l a m i. saat menjadi ketua angkatan di jurusanku,kami saat itu sedang membuat acara malam ke akraban.kami menginap bareng di sebuah rumah yang kami sewa.
T a d i n y a,hampir saja aku tidak bisa berangkat.hujan turun dengan deras,sementara malam sudah tiba.aku melirik jam tangan ku."ah,pukul tujuh malam",keluhku.
A k u m e l i r i k. ozi si pemilik kamar kost yang aku pakai untuk berteduh.dia pun tampak gelisah karena juga tidak bisa pergi ke tempat acara.bagaimana pun kami harus berangkat kesana.apalagi aiu adalah ketua angkatan.apa jadinya kalau ketua angkatan tidak hadir di acara yang sengaja di buat untuk kami,para panitia senior jurusan.
A k h i r n y a dengan nekat kami menembus hujan dengan menggunakan motor.bertiga!aku,ozi dan iman.pelindung kami hanya jaket tebal saja.lagi pula jika kecepatanya cukup tinggi,kami akan sampai ke lokasi dalam 10 menit saja.
P e r j a l a n a n menuju rumah tempat acara malam ke akraban ternyata cukup mencekam.kami melewati jalanan kecil yang di sebelah kiri kanan nya adalah pohon jambu.jujur,aku merasa sedikit takut.
__ADS_1
"A d u h, a k u. i n g i n. c e p a t sampai ke lokasi...",keluhku dalam hati.
Dan untunglah kami menemukan rumah-rumah kembali.berarti tempat tujuan kami tidak jauh lagi.benar saja,akhirnya di sebelah kiri,kami menemukan rumah dengan banyak motor terpakir.untuk menegaskan,di depanya berkibar bendera jurusanku,dengan lega aku memarkir motor dan masuk ke dalam.kedua temanku masuk terlebih dahulu.
D u h, t u b u h k u basah kuyup.aku mencoba membuka sepatu agar tidak membuat becek bagian dalam rumah.saat sedang sibuk membuka sepatu,dua adik kelas keluar rumah dengan wajah kusut.
"S u m p a h !,kerasa banget mi!,kepalaku langsung panas",ujar salah satu dari mereka.
b e r t a n y a"a d a apa s i h?".
__ADS_1
T a p i m e r e k a hanya memandangkku dengan wajah kebingungan dan menggelengkan kepala.aku akhirnya mengangkat bahu dan masuk ke dalam rumah.
S a a t m a s u k rumah itulah aku mengerti apa yang dua adik kelas ku keluhkan.rumah itu terasa pengap! Sesak! Taou sesaknya tidak biasa,bukan seperti karena udara tipis.aku juga merasakan sedih dan sakit.hanya karena tampak dan tidak ada alasan yang jelas,aku tidak terlalu memikirkanya.
S a a t m a s u k aku melihat dua pintu setelah ruang tamu.satu pintu tertutup,satu pintu terbuka.dari pintu tertutup itu aku mendengar suara tawa faisal,teman sekelasku,suara tawanya memang khas.
Aku lalu mendekati pintu itu dan mngetuknya.
Tok....tok.....tok....
__ADS_1
Bersambung ke part:2