
K i s a h ini terjadi kira-kira sepanjang tahun 90-an. Entah siapa yang mula-mula menemukannya. Akhir-akhir ini cerita tentang hantu perempuan berbaju putih kian santer dibicarakan oleh masyarakat yang melintas di jalan Bireuen-Takengon. Hantu tersebut sering menampakkan diri di sekitar km 27-29, Kecamatan Jeumpa, Aceh Utara (kini Kecamatan Juli, Bireuen).
M e n u r u t cerita para pelintas malam, hantu perempuan berambut panjang itu acapkali nampak berdiri di pinggir jurang dengan tubuh membelakangi jalan. Pakaian yang dipakai mirip baju pengantin berwarna putih (warga menyebutnya seloyor).
T i d a k jelas asal-usul hantu nan misterius itu. Namun dari banyak cerita, disebut-sebut hantu itu adalah arwah perempuan yang diperkosa kemudian dibunuh oleh sekelompok orang. Tujuan dia menampakkan diri, agar karib kerabatnya mengetahui posisi mayatnya dibuang.
S e b u t saja namanya Rahman (sekarang berusia 50 tahun) sebagai kernet truk. Dia adalah orang yang kerap kali melihat hantu perempuan itu.
“ K a d a n g dia duduk merenung, berdiri. Sesekali juga nampak meloncat dari satu pohon ke pohon lainnya. Dari beberapa kali bertemu, saya tidak pernah melihat wajahnya. Rambutnya panjang, tubuhnya semampai”, kisahnya.
__ADS_1
K i s a h lainnya disampaikan oleh Abdullah, seorang pedagang yang sering menumpang bus menuju Kota Dingin, Takengon. Hantu yang sering meulalak (b e r s e l i w e r a n) di kawasan itu seringkali menempel di kaca belakang bus. Sehingga dikenal dengan istilah burong tipek (hantu yang menempel).
“S a y a i n g a t cerita burong tipek. Namun saya belum pernah melihat dengan mata sendiri. Biasanya saya tahu setelah penumpang di belakang
k a s a k - k u s u k. Ketika saya mencoba melihatnya, eh dia sudah tidak ada lagi”, ujarnya.
M e n u r u t hasil penelusuran, di masa lampau, kawasan km 27 sampai 29 memang merupakan daerah tempat pembuangan sampah. Di sana pula kerap
B i a s a n y a, paska ditemukannya jenazah, akan ada pelintas yang kerasukan atau kesurupan.
__ADS_1
P a s c a reformasi, kawasan itu dibuka secara bebas oleh masyarakat. Semua hutan ditebang. Ada warga yang mengaku menemukan rangka manusia di dalam jurang.
S e t e l a h kawasan itu dibabat, cerita-cerita hantu kian jarang terdengar. Walau demikian, beberapa warga mengaku masih menemukan hal-hal aneh di sana bila melintas malam hari.
jangan lupa di like semua ya bantu supot .
biar aku semakin semangat. membuat cerita cerita aku tidak akan berhasil jika bukan karna kalian para pembaca . bantu dong di like semua judul nya . jika tertarik komentar. berikan ketitik dan saran biar saya bisa memperbaiki . apa yg parah pembaca ingin kan . maf juga baru bisa up . lagi . kedepan nya akan sering di up . .
oya mampir juga . di novel berjudul. bacon horror jugak . coba de di baca dan di like juga
__ADS_1
bacon