
(ayuningrum)
Pengalaman Seram - Lia ama Ana udah putar
putar mengelilingi desa B tapi kok rumah cat
hijau
yang depannya ada pohon jambu terukir nama
Rahman kok nggak ada.
,"an..kamu kalau dapat job yang tanya beneran
dong?,"jadi kita nggak
kesasar!."Lia kumat nih ye!."marah marah.
,"aku udah bener lia,ya ini desanya kok,"jawab
Ana..manyun nggak terima.
Terus tiba tiba Ana sok dramatis..
,"aku benar benar mengapresiasi kinerja pak
pos,betapa beratnya mengirim
surat..benar benar jasamu tiada tara,"
,"an..kalau pak pos kirim surat,alamatnya
jelas..mana pakai kode pos..jauh
ama kamu..di suruh antar surat cinta..alamat
nggak jelas,jangan jangan kau
pakai alamat di lagunya cici paramida..yang ada
kota intan..dan nggak ada
di peta Republik Indonesia," Lia mendengus
kesal.
Cici Paramida- Rt 5 Rw 3
Rt Lima Rw Tiga
Sepuluh Nomor Rumahku
Jalannya Jalan Cinta
Naik Saja Bis Kota
Jurusan Kota Intan
Kalau Kamu Tak Keliru
Pasti Bisa Kan Bertemu
Rt Lima Rw Tiga
Sepuluh Nomor Rumahku
Jalannya Jalan Cinta
Kalau Boleh Kutau
Apa Maksud Hatimu
Ingin Tau Rumahku
Apa Apa Denganku
Kalau Benar Kutunggu
Juga Orang Tuaku
Tapi Katakan Dulu
Apa Apa Denganku
Hai Hai Katakan Maksudku
Ingin Aku Meminangmu.
Pukul dua siang..Ara lagi asyik baca buku di
depan rumah ketika
Rukayah..datang,Ara heran ada apa dia
datang..tumben.
,"ada apa yah?."tanya Ara..
,"lia sama ana di sini..?."tanyanya balik
,"nggak!."
,"tapi di rumah mereka tidak ada ar,"
,"sejak pulang sekolah tadi..aku nggak ketemu
mereka lagi..kenapa kau
mencarinya?."
,"anu ar..aku meminta mereka mengirim surat
cinta pada kenalanku lewat
radio..dalam acara salam jauh di dukuh B,"
,"dukuh B,jangan jangan mereka salah
pengertian menjadi Desa B yang berada
di lereng gunung wilis,"analisa Ara membuat
Aya bengong.
,"gini aja kamu pulang saja..biar aja..aku yang
mencari mereka,"putus Ara.
Dulu Radio menjadi cara ampuh gaul anak
tahun 90-an,ada acara salam salaman
__ADS_1
pakai beli kartu atensi harga selembar murmer
untuk sekarang dulu sih
lumayan buat kantong pelajar..kita isi lalu di
kirim ke Radio lewat pos
atau datang langsung dan serahkan kartu
atensinya atau telepon langsung ke
Radio pakai telepon koin untuk wilayah
lokal,kalau wilayah nasional pakai
kolom sahabat pena yang tersebar di majalah
majalah remaja.
Singkat kata Ara memutuskan menyusul kedua
sahabatnya memakai angkutan
pedesaan alias angdes yang kalau di kota
namanya angkot.
.,"kiri..!."kata Ara sambil memandang gerbang
desa B,dia turun dari angdes
dan memandang angdes yang terus menanjak
ke atas,di desa C yang merupakan
desa terakhir di lereng gunung wilis.
Sebelum desa ternyata ada hamparan padang
ilalang yang bergoyang di tiup
angin,Ara tersenyum..dia mengagumi
keindahan ilalang ini tanpa menyadari
matahari mulai menyelinap di balik gunung.
Dug,!."kaki Ara kesandung sebongkah batu
kecil..dia
mengambilnya,memandangnya tajam..seperti
pecahan batu candi atau gapura
karena ada reliefnya.
,"ah..!."jeritnya,seperti ada yang melempar
kerikil padanya.Membuatnya
berbalik,dia melihat sebuah gerbang dari
batu,melengkung dan berdiri
kokoh..Ara seperti terhipnotis berjalan ke arah
Tanpa Ara sadari kini atmosfir..telah
berubah...warna alam menjadi abu abu
seperti potret masa lalu..di langit bulan
purnama empat belas hari berwarna
kuning keabu abuan memancarkan cahaya
lembut dan sejuk..udara malam yang
dingin menerpa tubuhnya.
,"dimana aku?."tanyanya sambil menoleh ke
gerbang yang kini sudah berubah
menjadi gerbang istana lengkap dengan pintu
istana yang tinggi lebar dan
bersatu dengan tembok istana yang tinggi lebar
terbuat dari tumpukan batu.
Ara berbalik..di depannya berdiri istana megah.
lalu Ara berbalik lagi..ada beberapa kereta
memasuki halaman istana..paling
depan ada kereta berwarna cokelat yang di
tumpangi seorang laki laki tampan
banget nggak tapi bajunya penuh perhiasan
beda dengan kusir kereta itu yang
hanya berpakaian sederhana.
Di samping pria ini seorang wanita yang
berpakaian tidak kalah glamour..
seperti pakaian orang pawai HUT RI waktu
temanya kerajaan nusantara macam
Majapahit,kalau ini kostumnya sepertinya
jaman Majapahit..kereta cokelat ini melewati
Ara tanpa menoleh seakan dia
tidak berada di situ karena jaraknya hanya 1
meter..
di ikuti satu kereta di belakangnya yang
ukirannya
__ADS_1
lebih sederhana nggak heboh kayak yang
pertama..mungkin mereka hanya dayang
dayang istana,dan di kereta kedua ini
.nampak seorang nenek tua,wajahnya kelihatan
galak lagi nginang sirih..tiba
tiba dia minta berhenti..dan seolah olah
memandang Ara..tapi sedetik
kemudian
,"cuih!."
rupanya dia cuma mau membuang sisa
nginangnya yang warnanya merah darah
bikin Ara bergidik ngeri.
belum hilang kengerian..mendadak satu
ledakan dahsyat menggelegar di
halaman belakang istana.
cahaya angker membersit ke udara dalam
bentuk lima larik sinar merah.Lima
sinar bersibak menebar.satu melesat ke arah
istana,dua lainnya menyambar ke
arah dua sudut tembok halaman,dua lagi
menghambur ke arah pohon beringin
besar di halaman istana.
Semua kuda penarik kereta meringkik keras.
Agaknya mereka melihat sesuatu yang tidak
terlihat oleh mata manusia biasa.Lima
sinar merah kemudian lenyap.Keadaan serta
merta di cekam kesunyian.
Sewaktu ledakan menggelegar,nenek itu segera
melompat turun dari kereta dan berada
di samping kereta cokelat berukir indah milik
seorang bangsawan..entah raja
atau yang lainnya.
,"apa yang terjadi?."pria itu bertanya sambil
keluarkan kepala dari jendela
kereta.
,"belum jelas yang mulia,tadi ada lima cahaya
merah menyusul suara ledakan
lalu lenyap,biar saya lakukan penyeledikan
dulu"jawab nenek itu..Di ikuti
teriakan dayang istana.
karena panggillnya yang mulia pastinya dia
seorang raja.
,"ada orang bertarung di atas wuwungan
istana!."
semua orang segera palingkan kepala,arahkan
pandangan ke atas atap
istana.Sang Raja
itu kembali ulurkan kepala dari jendela kereta
cokelat untuk menyaksikan
apa yang terjadi.
di atas atap istana satu makhluk aneh yang
tubuhnya di kobari nyala api
tampak tengah menggempur seorang pemuda
berambut panjang.
,"itu pangeran!."teriak Raja itu."dia dalam
keadaan terdesak.Lekas di
bantu!."
,"baik yang mulia,aku akan membantu
pangeran."kata si nenek.
Pada saat itu dari atas atap terdengar suara
orang berteriak.
,"nenek!."cepat keluarkan yang mulia dan
keluarkan dari kereta
cokelat!."Keluarkan semua orang dari
kereta!."cari perlindungan!."
Ara memandang tak berkedip,cowok yang
__ADS_1
bernama pangeran itu