
Create By Admin.
Nama dan tempat disamarkan.
Didesa ku ada sebuah pohon nangka yang berumur cukup tua, pohon itu terkenal angker karena sering ada penampakan sesosok kuntilanak disekitar pohon nangka itu. Letak pohon nangka yang angker itu juga sangat dekat dengan areal persawahan serta tempat pemakaman umum sehingga menambah keangkeran pohon nangka yang umurnya sudah cukup tua.
Pernah suatu ketika ada seorang bapak-bapak (sebut saja pak burhan) yang berniat untuk memetik buah nangka yang sudah matang dipohon itu. Banyak warga yang tidak berani mengambil atau memanfaatkan buah dari pohon nangka itu karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Saat pak Burhan kembali dari sawahnya pukul 5 sore, pak Burhan melihat buah nangka yang ada dipohon itu sudah matang dan terlihat sangat nikmat sekali. Meski pak Burhan tau bahwa pohon nangka itu ada penunggunya tapi pak Burhan berfikir kalo buah nangka itu ada sia-sia jika tidak dimanfaatkan.
"Ahhh..sayang sekali jika buah ini tidak diambil" kata pak burhan dalam hati saat melihat buah nangka yang sudah matang itu.
Tanpa tunggu komando lagi, pak Burhan lalu memanjat pohon itu dan memotong buah nangka dari dahannya menggunakan golok yang dibawa-nya. Seteleh mengambil buah nangka itu, tidak ada kejadian aneh yang menimpa pak Burhan seperti yang diceritakan masyarakat ketika mengambil buah dari pohon angker itu.
Dengan senang hati, pak Burhan membawa pulang buah nangka yang sudah matang kerumahnya.
Bu Burhan : Buah nangka dari siapa pak? (Sambil menunjuk buah nangka yang dibawa suaminya)
Pak Burhan : Oowwhh... ini dari Pak Paijo Bu.. Sudah jangan banyak tanya!!! Segera buka saja... Bapak udah kepengen banget menyantapnya, kayaknya nikmat banget Bu!!!!
__ADS_1
Bu Burhan : Ya nikmat lahhh pakk, namanya juga sudah matang!!!
Pak Burhan dan keluarganya pun menikmati buah nangka itu hingga habis.
Pada malam hari, tepat pukul 11 malam, pak burhan belum juga bisa memejamkan mata, sedangkan anak dan istrinya telah lelap dibuaian mimpi indah. Karena tidak bisa tidur, pak burhan keluar rumah, duduk-duduk diteras rumah sambil menikmati rokok lintingan yang dibuatnya sejak sore tadi.
Saat sedang menikmati sebatang rokok, tiba-tiba saja terdengar suara wanita dari arah samping rumah pak Burhan yang merupakan pekarangan kosong "Pakk..... Buah nangkanya masih???"
Mendengar suara aneh itu membuat pak Burhan kaget karena pak Burhan tidak mengenali suara wanita itu.
Pak Burhan : Siapaaaa itu? (Sambil menoleh ke arah suara tadi)
Pak Burhan : Buah nangkanya habis, kalo mau, besok biji nangkanya mau direbus!!! (Jawab pak Burhan lagi).
Dalam keadaan cukup gelap, pak Burhan memasukki pekarangan kosong itu. Setelah berjalan kesana-kemari, namun tidak juga menemui wanita yang berbicara tadi.
"Ahh... siapa sihh yang iseng malam-malam begini!!!!!" Kata pak Burhan.
Namun saat pak Burhan akan kembali ke teras rumahnya, pak Burhan dikejutkan oleh sosok wanita berbaju putih yang sedang duduk dikursi diteras rumah pak Burhan.
__ADS_1
Melihat penampakan itu membuat pak Burhan ketakutan. "Ssii..sii...sii..siapaaa ituu" kata pak Burhan sambil mengacungkan jarinya ke arah sosok kuntilanak yang sedang duduk itu.
Disaat yang bersamaan, sosok kuntilanak itu menoleh kearah pak Burhan sambil tertawa cekikikan dengan raut wajah yang penuh darah dan bola mata yang hampir lepas dari kelopaknya.
Mendengar suara serta melihat raut wajah kuntilanak yang menyeramkan itu membuat pak Burhan lari tunggal langgang meninggalkan rumahnya.
Pak Burhan berlari kearah pos ronda yang saat itu ada beberapa warga yang sedang ronda.
Salah satu warga : Ada apa Pak?? Kok lari-lari malam-malam gini??? Kayak liat makhluk aja hehehehe (berkata ke pak Burhan yang baru saja sampai dipos ronda).
Pak Burhan : A.. ad ada kuntilanak Pak diteras rumah saya. (Kata pak Burhan sambil ngos-ngosan).
Salah satu warga : Ah... masa sih.. Pak Burhan ngigau kaliii.... Saya dari tadi disini ga liat apa2 tuh!!!
Pak Burhan : Soalnya tadi sore, saya habis ngambil buah nangka di pohon nangka yang angker itu Pak.. Mungkin itu si kuntilanak penunggu pohon nangka itu Pak (kata pak burhan sambil menjelaskan ke warga yang sedang dipos ronda).
Salah satu warga : Haahahahahaha.. makanya jangan berani-beraninya deketin pohon itu, apalagi sampe berani ambil buahnya.
Pak Burhan : Ya udahhlahh.. Saya kapok, saya ikut nginep dipos ronda ini yah pak.
__ADS_1
Pengalaman cerita hantu dari pak Burhan serta warga lainnya yang melihat penampakan kuntilanak penunggu pohon nangka itu membuat pohon itu semakin mendapat rating mistis yang sangat kuat sekali. Namun saya sendiri tidak percaya begitu saja jika tidak melihatnya langsung.
BERSAMBUNG .......