jangan baca sendirian

jangan baca sendirian
MISTERI RUMAH KOST BERHANTU


__ADS_3

aku sudah diajarkan hidup mandiri oleh ayah ku sejak aku mulai dibangku SMP. Aku disekolahkan di SMP favorit di salah satu kota yang lumayan maju dari tempat tinggalku dikampung.


Aku sekolah disana ditempatkan di sebuah kos-kosan yang umumnya hanya menerima mahasiswa, kebetulan ayah saya sangak kenal dg yang punya rumah.


Disana saya satu kamar dengan kak Maria yang waktu itu sedang kuliah semester akhir di salah satu universitas keperawatan dikota itu. Kos2an kami berbentuk rumah pribadi yang mempunyai kamar 3 didalam nya, satu dipakai pemilik rumah dengan anggota keluarganya, dua disewakan dg isi satu kamar saya yang nempati sama kak maria, dan satu nya lagi ditempati sama 3 orang mahasiswa lain nya.


Awal saya masuk kedalam rumah tersebut, ada kesan aneh dirumah tersebut dimulai dg lukisan besar yang bertemakan aktifitas pasar yang tak berwarna, dan satu lagi lukisan bergambarkan pemandangan sekelompok burung yang sedang beristirahat disebuah pohon kayu, ditambah lagi dengan jam didinding nya yang menyerupai kemudi kapal antik dan dua buah guci besar yang berada di sisi kiri kanan tv diruangan keluarga.


Awal nya saya merasa ada hal yang janggal dg rumah itu, pernah suatu malam saya mendengar ada segerombolan orang sedang berlari disamping kamar saya, saya sontak diam saja dan beranggapan mungkin ada maling yang dikejar masa. Namun keesokan pagi nya waktu saya pergi kewarung buat membeli keperluan saya bertanya sama ibuk2 yang punya warung "buk kemarin ada maling yah larinya kesamping kamar yang kami tempati".."Jam berapa" kata ibu tersebut.."Malam buk kayak nya jam 1 an lah" jawabku.


Ibu itu langsung mendekati ku dan berbisik di telinga ku "kalau kamu dengerin kayak kejadian semalam lagi, berdoa aja nak, itu hantu kaki seribu, dia jalan nya satu langkah tapi kita yang denger kayak orang lari sekampung", aku sontak merinding.


Beberapa hari setelah itu kak Maria pergi pulang kampung karna aktifitas kuliah nya lagi kosong, malam harinya saya tanpa sengaja meliat ke depen jendela seperti ada bayangan orang lagi gantung diri di atas pohon jambu yang ada didepan rumah tetangga sebrang, jelas nampak karna lampu kamar aku dalam keaadan mati dan didekat batang jambu tersebut ada lampu penerang jalan, sontak aku mengalihkan pandangan ku ke dinding dan pas mata ku beralih kedinding bagin kiri tanpa senagaja aku melihat sosok perempuan dengan rambut sebahu menggunakan kemeja berwarna merah muda kotak kotak. Lalu aku menarik selimut dan selalu berdoa dan membaca ayat ayat alquran yang aku hafal. Tak lama ku intip dibalik selimutku, kulihat sosok wanita tadi sudah hilang entah kemana.

__ADS_1


Esok paginya aku liat ibu kos ku yang sedang duduk2 santai di teras rumah, ku coba tuk menceritakan apa yang aku alami semalam, beliau cuma menjawab "ahh sudahlah mungkin kamu sedang berhalusinasi" katanya. Tapi aku yakin dengan cara dan mimik wajah ibu tersebut ada sesuatu yg beliau sembunyikan dari ku.


Tak lama kemudian kak Maria kembali ke kos2an tapi ia membawa adik nya yang bernama kak fitri, kak fitri baru tamat sekolah menengah kejuruan dan berniat langsung mencari kerjaan di kota ini. Kak fitri lumayan lama di sana sambil mencari-cari kos2an yang dekat dg tempat kerjanya.


Dia sangat baik dan rajin solat, waktu kak fitri pergi dan sudah dapatkan kos2an nya, pas malam harinya kak Maria menjerit ketakutan "taaaa tolong taaa tolong kakak". Sontak aku langsung bangun dan mencoba menenangkan kak Maria "kakak kenaPa,,?" tanyaku, "ini loh Ta, ada bayangan hitam yang menghimpit badan kakak,,berat taaa badan kakak ngak bisa digerakin,,taaa hitam lo ta kakak takut", ujar nya.


Aku langsung lari keluar dan bangunin ibu kos dan kakak2 lain dikamar sebelah. "Maria kenapa?" kata ibu kos. Ku ceritakan lah kejadian nya, "Ya udah ngak usah dikhawatirkan nanti pergi sendiri" kata ibu kos dg nada santai dan langsung masuk kekamarnya lagi.


Namun usaha kami tidak membawakan hasil, sampai akhirnya ayam berkokok dan kumandang azan subuh sudah terdengar, barulah kak Maria sadar seutuhnya.


aalhamdulillah ucap kami hampir berbarengan, dan merekapun kembali ke kamar mereka sambil ingin melaksanakan sholat subuh.


Saat itu pula ibu kos keluar kamarnya yang juga ingin mengambil air wudu ke kamar mandi, "Gimana Maria nya?" tanya ibu tersebut kepada kak Sisil, "Alhamdulillah udah siuman buk" kata kak Sisil jawabnya. "Kan sudah ku bilang bakalan pergi sendiri!!" kata ibuk kos, jawabnya dengan nada santai.

__ADS_1


Aku masih kasihan melihat kak Maria sangat ketakutan menangis sambil menarik selimutnya. Esok paginya kak Maria pamit untuk mencari tempat kos yang lain, hati ku sangat sedih bercampur takut kalau2 kejadian semalam terulang lagi dan itu menimpa ku, ku kasih tau ayah ku dengan cerita tersebut dengan tujuan aku juga dipindahlah dari rumah tersebut.


Ayah ku bilang tanggung nak, kamu sekarang kan sudah kelas 3, tak lama lagi kamu bakalan lulus dan pindah sekolah. Akhirnya Ku menuruti keinginan ayah, alhamdulillah tidak ada lagi kejadian2 aneh setelah kepergian kak Maria.


asampai akhirnya aku bisa menyelesaikan sekolah ku disana dan aku pun masuk di SMA dikota tersebut juga, kali ini aku yang mencari kos2an sendiri, tempatnya ngak terlalu jauh dari sekolah aku tersebut, sampai suatu ketika pada malam hari pas aku sedang mencari makan, kebetulan saat itu aku sedang makan bakso dengan teman satu kos2an ku. Disana aku bertemu dengan kak Fitri adik dari kak Maria.


Kami pun ngobrol2 disana sambil tanya2 masalah kak Maria, dan kak fitri bercerita kalau kak Fitri mendapatkan informasi dari orang2 yang berada dekat rumah tersebut kalau rumah tersebut dulunya tempat perlintasan makhluk gaib dan tak jauh dari situ tempat pemakaman umum, dan kata informasi kak Fitri pun disana juga dulu pernah ada kuburan dan sudah dipindahkan di area pemakaman umum yang tak jauh dari kos2an kami tersebut.


Sepertinya ibu kos kami


sudah paham betul dengan kondisi rumah tersebut dan selalu beranggapan kalau mereka yang berada disana tidak akan melukai kami yang ngekos disana.


TAMAT

__ADS_1


__ADS_2