
Cerita ini kejadian sekita tahun 2010 pas aku kelas 1 SMA di SMA swasta di Jogja. Sekolahku itu memang memakai gedung peninggalan penjajah dan kini statusnya mjd cagar budaya yg dilindungi oleh pihak Kraton Yogyakarta. Meskipun letaknya di tengah kota dan sangat ramai, SMAku itu tetep kerasa singup.
Dulu aku orang yang sangat mengandalkan logika & bs dibilang tdk percaya dg keusilan makhluk halus. Sampai akhirnya aku bertemu dg seorang teman di SMA itu yg memiliki kemampuan berkomunikasi dg ‘mereka’ sebut sj namanya Bejo. Suatu siang seperti biasanya aku & teman2 kelas sdg ngobrol di kelas melingkar, teman2ku yang lain seneng banget denger cerita2 & pengalaman si Bejo bersinggungan dg ‘mereka’ tapi karena aku tdk percaya aku cuma ikut gabung aja sambil mainan hapenya Bejo, saat itu aku pinjam HP dia untuk SMS ke nomorku supaya nomornya bisa aku simpan, Bejo bilang kalo itu pulsa terakhir dia utk SMS ke nomorku setelah itu pulsanya habis.
Singkatnya cerita, aku nyelethuk “halah itu si Bejo cuma ngarang aja suka ngasal dia pengen jadi story teller handal kali” setelah Bejo menceritakan pengalamannya dg makhluk halus, kamipun tertawa namun Bejo hanya senyum.
Setelah jam istirahat, aku melanjutkan pelajaran ke lab. komputer. Semua berjalan biasa saja sampai beberapa saat setelah aku duduk & mengoperasikan komputer. Aku taruh HPku di sebelah mouse lalu aku lihat ada panggilan masuk dari nomor Bejo. Aku angkat karena ku pikir dia akan menanyakan apakah guru udh masuk kelas belum, tapi keanehan itu dimulai dari sini. Setelah aku menjelaskan bahwa Bejo harus cepat masuk kls krn sudah ada guru, aku tdk mendapati suara nalasan dari seberang., yang aku dengar cuma suara banyak orang yang berbicara dengan bahasa bukan bahasa Indo,
__ADS_1
aku terus mengulangi kata2 “heh bejo kamu ngapain sih pake telpon, udah buruan masuk pak T*to udah dikelas tau heeeh malah diem aja” tapi tetap saja tdk ada respon sampai akhirnya aku dengar suara seorang lelaki, sangat berat. dia menggeram dan mendesah..
aku mulai diam, beberapa kali menjauhkan HP lalu menggumam “Bejo gimana sih kok malah gereng2 gak jelas”
teman yg duduk disebelahku, sebut saja Tini, ternyata daritadi memperhatikanku dan mulai membentakku “heh kamu ngapain sih daritadi kok panggil2 Bejo terus di telpon?”
aku dg polosnya jawab “ini lho Bejo telpon, aku suruh cepetan masuk kelas malah dia nggerem2 gini”
__ADS_1
"apa maksudmu bejo nelpon? alay aah, orang dia disitu tu lho" dia menunjuk tepat ke barisan komputer depanku
seketika itu aku langsung mematikan sambungan di HPku yg masih terdengar suara erangan.
aku melihat Bejo dengan tatapan marah, saat itu aku masih berpikir bahwa dia yg menelponku. kami terlibat perdebatan sampai akhirnya aku cek HP Bejo yang ternyata mati, lebih lagi ketika aku coba nyalakan dan berhasil, aku cek pulsa Bejo habis & tidak ada nomorku di laporan panggilan keluar. Perasaan ada yg tidak beres emakin kuat setelah aku menceritakan semua kronologis diatas ke Bejo. Kemudian dia bilang “oke oke, nanti kalo kita udah keluar dari lab.komp aku ceritain”
kemudian dalam perjalanan kami ke kelas, Bejo bercerita bahwa keanehan tadi memang benar gangguan dari ‘mereka’
__ADS_1
ceritanya setelah kami bercerita melingkar ‘penghuni’ sekolahkuu seolah ingin membuktikan eksistensi mereka karena aku tidak percaya akan hal2 mistis, lalu ‘mereka’ minta izin pada Bejo utk meminjam nomor telponnya untuk ‘ngerjain’ aku sebagai sarana pembuktian
bahkan bejo menjelaskan letak makhluk itu saat dia ‘membutakan’ mataku sehingga tidak bisa melihat keberadaan Bejo di lab. komp saat menerima telepon misterius, makhluk itu berbentuk perempuan belanda yang duduk diatas AC didalam lab, kakinya buntung dan wajahnya penuh sayatan, dialah yg mengeluarkan suara erangan di telpon tadi. Rasanya cerita ini seperti khayalan tapi percayalah ini sudah berlalu 4tahun dan saya belum bisa melupakan kejadian ini