JODHA AKBAR

JODHA AKBAR
Seuatu yang tak pernah ku ungkap


__ADS_3

Hari hari Jodha di kantor di laluinya tak seperti biasannya . Semenjak kedatangan Kaeren , dia teman satu jurusan .


Keluarga Kaeren termasuk golongan kaya . Pamannya termasuk exsekutif di perusahan ini . Sedang kelurganya sendiri mempunyai bisnis di bidang perhotelan .


Karena ini lah , Kaeren suka bertindak bak bos . Kepada para karyiwan magang , dari universitasnya . Yang mendapatkan biasiswa , nah di sinilah kesabaran Jodha di ujih .


" Hufffggg ,, sekarang apa lagi . Hemmmmm ,,, alamat lembur lagi ". Jodha berucap dalam hati , baginya tak masalah lembur .


Tapi , pekerjaan yang dia kerjakan . Sebenarnya bukan tugasnya , mencoba berlapang dada .


Jodha mengerjakannya , dia mulai berpikir . Tak apa dia di manfaatkan , toh nantinya . Jika dia sudah dapat mengerjakan , ilmunya akan bertambah .


" Semangat Jodha , kamu pasti bisa . Ini semacam menggarap tugas 2 dalam 1 kali waktu ". Jodha mencobo menyemangati dirinya sendiri dalam hati .


Tanpa terasa siang berganti sore , "" Henmnnn ",,, gletuk ,, gletuk ,, Jodha merenggangkan otot ototnya . Yang tegang , akibat dari pagi ber kutat di depan layar leptopnya .


" Eh ,, habis ,, bikin lagi aja lah " . Jodha melongok ke arah gelasnya . Yang sudah kosong , Jodha memutuskan akan membuat coklat panas dan mengambil air mineral ke dalam tamblernya yang juga kosong .



Satu cangkir coklat panas dengan hitungan detik tersaji .


Jodha sedang mengisi ulang air di dalam tamblernya .



" Eh ,, kamu tau gak , Kaeren cewek magang yang baru datang itu bikin reseh aja . Gayanya bak bos , mentang mentang pamannya anggota exsekutiv " .


" Hufff ,, suka nyuru nyuruh ini itu ",, 2 orang mahasiswi yang kebetulan baru masuk pentry . Bergosip tetang Kaeren , tanpa mereka sadari Jodha sedang mengambil air di sisi ujung . Yang ke betulan letaknya rada tak terlihat .


" Em ,, tapi paling sial itu Jodha , kamu tau kan dia . Khuff ,,, hampir seluruh kerjaan Kaeren , dia yang kerjakan " .


" Gila ,, Jodha kok mau , pada hal dia terlihat galak dan dingin . Gimana bisa Kaeren memaksanya untuk mengerjakan tugas tugas itu ".


" Tau tu , paling di acem dia ".


" Kayanya gak mungkin dia dapat dengan mudah di ancem " .


" Entahlah ,, ayo ,, kita balik , udah jam pulang nih " .


Di sudut lain , kebetulan di dalam kamar mandi . Yang dekat dengan pentry , Desi sang maneger . Mendengar semua percakapan dua siswi itu . Begitu dia keluar , Jodha berpapasan dengannya , dan merasa kaget .


" Bu Desi ", mari bu . Jodha menyapa dan tersenyum ramah setelah itu berlalu pergi .


♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️


Setelah beberapa jam berlalu pekerjaan Jodha selesai sumua .


" Hem ,, waktunya pulang ", ucap Jodha bersemangat .


Kruyuk ,, kruyuk ,,


" Perut aku demo ini . Mita di isi , Hemmm ,, pergi ke wartek dekat kantor aja lah " .


" Bungkus makanan , habis mandi baru di makan " , Jodha berbicara sendiri sambil jalan .


" Eh ,, Bu Desi , belum pulang bu ? " .

__ADS_1


" Ini baru mau pulang " ,


" Oh ,, kalo gitu , mari bu . Keluar bersama " , ajak Jodha .


" Ya , pekerjaan mu baru selesai ? " .


" Ya nih bu ,, maklum tahap belajar jadi rada lama ngerjainnya ".


Setelah berjalan beberapa menit , mereka terpisa . Karena parkiran motor dan mobil berbeda arah .


Jodha melanjutkan perjalannanya seperti rencana yang dia susun tadi di kantor . Mampir ke wartek dulu untuk membeli makan malamnya .


Tak butuh waktu lama , sebungkus nasi dan gorengan hangat . Sudah nangkring di keranjang motor jodha .


Kini dia sedang melajukan motornya kembali ke arah kost .


" Eh ,, itukan bu Desi ? , kenapa berhenti di tepi jalan ". Jodha mendekati mobil bu Desi .


" Mobilnya kenapa bu ? ".


" Gak tau nih , tiba tiba saja mogok ".


" Udah telpon mobil derek belum bu ? " .


" Udah ini masih nungguin orang bekelnya , juga sekalian mau kesini . Kalo bisa di benerin , sekalian mau di benerin " .


" Ah ,, ya udah bu ,, saya temenin " .


" Enggak usah , ini bentar lagi orangnya juga datang ".


" Gak papa bu , saya tungguin ibu aja . Kalo kalo mobilnya gak bisa di benarkan sekarang . Nanti saya anterin ibu , di sini cari taxsi susah . Dan order taxsi online , biasanya lama " .


" Udah gak papa bu " ,,, ucap Jodha sembari tersenyum manis .


Hampir 1 jam mereka menunggu , sang montir datang lebih dulu . Untuk mengecek , setelah menjelaskan beberapa menit kemudia . Mobik derek datang , kerusakannya tidak terlalu para . Cuman ada alat yang harus di ganti , tapi alat tersebut belum di bawah .


" Mari bu , saya boncengkan dan ini silahkan pakai helemnya " . Jodha memberikan helem cadangan , yang selalu di bawahnya .



" Em " ,, bu Desi menerimanya dan memakainya .


Jodha mengantar bu Desi sampai rumahnya . Hanya 30 menit perjalanan , merekapun sampai di komplek . Perumahan Bina griya , di mana deretan rumah minimalis . Berjejer rapih dan terlihat unik .


Karena rumah satu dan satunya mempunyai model yang berbeda .


" Jodha , ayo mampir dulu ! " . Ajak bu Desi begitu sampai .


" Em ,, kayanya gak deh bu , soalnya sudah malam " . Jodha berbicara sambil melihat jam di pergelangan tangannya .


" O ,, kalo begitu , sebentar ini buat kamu ". Bu Desi mengambil beberapa uang merah . Dari dompetnya , dan berniat akan memberikannya kepada Jodha .


" Gak usah bu ,, saya hanya ingin membantu . Dan gak mengharapkan imbalan " . Tolak jodha sopan dan tersenyum supaya bu Desi tak tersinggung .


" Ambilah " ..., bu Desi masih menyodorkan uang tersebut .


" Gak bu , makasih . Kalo begitu , saya pamit dulu " . Ucap Jodha sembari beracang ancang untuk melajuhkan kembali motornya .

__ADS_1


Jodha menancap gas motornya , dan melaju dengan pelan .


♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️


Sebuah pesan Wa masuk , kedalam hp Jodha .


📨 08520xxx ,,


" Lagi apa ? ".


Huff ,,, segarnya ,, Jodha habis mandi dan melihat hpnya menyala . Teryata pesan masuk dari no yang tak di kenal .


📲 Jodha ,,


" Baca chat , ada apa WA ? ".


Jodha membalas singkat , begitu tau siapa yang mengirim pesan .


📨 08520 ,,


Panggil aku Renzil , aku cuma mau mengingatkan mu . Besok sore aku jemput jam 3 , sudah siap berangkat .


📲 Jodha ,,


Eh ,,, lihat nanti ya ,, kalo aku gak bisa . Aku WA dengan segara .


📨 Renzil ,,


Gak ada kata gak bisa . Siap gak siap , aku datang jam 3 .


Ih ,, nih orang , apa'n sih . Suka maksa banget , bodoh ah ,, Setelah membaca pesan terakhir Renzil . Jodha tak membalasnya , dia pergi memakan nasi bungkus . Yang sudah di letakan di meja multi fungsi .


Karena cuma terdapat satu meja kursi . Berbentuk meja belajar , yang sehari hari di gunakan tidak hanya untuk belajar saja .



Kamar kost ini , telah di huni Jodha hampir 7 tahun jalan . Sudah banyak suka duka yang di laluinya .


Awalnya Jodha kurang betah di sini dan sempat akan pindah . Jodha berencana kost bersama temannya .


Supaya hemat , eh ,, udah lihat kamarnya . Cocok kalo di tempati 2 orang . Malah batal , kerena ternyata , sang teman telah ,,, sebelum menikah .


Jadi alhasil sangat mengerikan , tempat Kost itu di tempati teman Jodha . Bersama pasangannya , setelah mereka menikah .


" Eh ",, saat makan Jodha sembari membuka leptopnya .


" Apa ? , siapa dia ? " . Teriak Jodha saat membuka email dari sang sahabat .


Jodha terkejut , saat melihat kiriman foto dari sahabatnya . Sang sahabat bershelfi ria , dengan memangku seorang boca kecil . Yang begitu menggemaskan ,.


" Siapa anak ini ? ", pesan singkat langsung meluncur .


" Dia putra ku " , jawab singkat dari sebrang sana .


" What , kok bisa . Gimana ceritanya ? , ceritakan semuannya secara detail . Sehingga masalah ini barau kau ceritakan sekarang .


" Tidak ada masalahnya . Cuman ini seuatu yang tidak pernah ku ungkap " .

__ADS_1


Jawaban dari sebrang sana .


__ADS_2