JODHA AKBAR

JODHA AKBAR
Penjelasan


__ADS_3

Tanpa pikir panjang Zayen menemui Rullio saat itu juga . Begitu dia mendapat kabar dari Willi .


" Ada apa , tuan kemari lagi ? " , Rullio bertanya begitu melihat . Zeyan berdiri di depan pintuh rumahnya .


" Jelaskan , apa Qollio benar anak ku ? ". Zayen berbicara dengan sangat tegas dan penuh penekanan .


" Dia putra ku " , Rullio menjawab dengan singkat .


" Baik , jika kau masih diam dan tak mau bicara . Aku akan mencari tau sendiri dan aku pastikan . Jika dia benar putra ku , aku akan mengambilnya ! " .


Zayen sengaja berucap seperti itu untuk mengancam Rullio .


" Terserah , apa yang kau mau lakukan . Dia putra ku , tidak ada hubungannya dengan mu " . Ucap Rullio penuh penekanan .


" Kau , masih keras kepala ? "_ Zayen .


" Tuan muda , ku mohon kembalilah dan anggap kita tak pernah bertemu "_ Rullio .


" Kau ,, sudahlah , aku kan mencari kebenarannya sendiri "_ Zayen.


Zayen berbalik dan pergi meninggalkan Rullio . Setelah dia pergi , tubuh Rullio terjatuh lemas . Air matanya keluar tanpa bisa di bendung .

__ADS_1


Hatinya terasa takut , sakit menjadi satu . " Kenapa kau harus muncul kembali " . Ucap Rullio lirih .


🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇


Pagi ini terasa berat buat Jodha , pasalnya karena semalam tak tidur dengan nyenyak . Dia terlihat pusing , Lingkaran hitam tercetak jelas di bawah ke dua matanya ".


" Huam ",, beberapa kali Jodha menguap , lebih baik bikin susu coklat hangat . Buat nenangin diri dan mengganjal perut .


Dan dia tak sempat sarapan , selain bangun kesiangan . Kulkas kecil dan lemari penyimpan makanannya sudah tak berisi .


Uang di kantong tinggal receh , barang barang yang sudah di kirim belum cair . Membuat Jodha sedikit pusing , bagai mana caranya menyambung hidup .


" Odha " , Yani ,, rekan satu divisinya menghampiri Jodha . Dia kebetulan juga akan membuat minum untuk dirinya .


" Gimana ,,, sudah bisa menyesuaikan pekerja di sini ? "_ Yani .


" Lumayan kak , hampir bisa menyelesaikan tepat waktu . Meski ada beberapa yang menguras pikiran ". Jodha menjawab sambil tersenyum .


" Syukurlah kalo begitu , di bikin nyaman . Dan semangat bekerjanya . Si apa tau , dari karyawan magang . Bisa jadi karyawan tetap , soalnya . Dengar dengar akan ada penambahan karyawan ". Yani memberikan penuturan yang sangat lengkap .


" Wah ,, bagus tu info , jadi semangat kerjanya . Kan lumayan , kalo keterima di sini . Gak perlu mencari cari pekerjaan lagi . Di tambah gak perlu adaptasi lagi ". Jodha tersenyum senang menanggapi ucapan Yani .

__ADS_1


" Em ,,, apa lagi , dengar dengar sekertaris bu Desi . Oni , sebentar lagi mau resign . Siapa tau kamu yang terpilih menggantikannya "_ Yani .


" Hahhahaha ,, kak Yani ada ada aja . Gak mungkin aku yang di pilihlah . Kan biasannya ada jenjang karir . Aku ini orang baru , paling yang di pilih orang lama . Secara kinerjanya sudah tak bisa di ragukan lagi "_ Jodha .


" Siapa bilang gak bisa , di sini memang ada hal begitu . Tapi untuk mencapai posisi tertentu , jika orang itu kompeten . Pasti di rekrut lah , dan aku lihat . Di antara semua anak magang , kamu yang proses belajarnya paling cepat ". Yani memujih Jodha dengan tulus .


" Ah ,, kakak bisa saja , aku jadi besar kepala ini . hahaha ,,, " , Jodha berucap di selingi dengan tawa renyah .


" Kak , aku duluan ya . Mau lanjutin kerjaan lagi ". Jodha mengakhiri obrolan santai mereka . Dan berlalu ke meja kerjanya .


Dari sudut ruang ada telinga , yang mendengarkan obrolan mereka .


" Aku sudah menemukan pengganti ku yang pas . Dan aku yakin kamu pasti bisa menggantikan posisi ku ".


Orang itu bergumam dalam hati , dan beberapa menit kemudian . Orang itu berlalu dari area pentry .


🤔


😳


🙄

__ADS_1


😬


😘


__ADS_2