
Pasar tradisional ,,
Pasar ini letaknya tidak terlalu jauh dari perumahan , di mana Rullio tinggal . Rullio menitipkan sepedanya kepada pak parkir , yang biasa menata alat tranpotasi . Para penghuni pasar , keadaan di pasar mulai sepih .
Karena pasar ini termasuk pasar pagi , dan sekaran jam 10.30 menit . Yang artinya para pedanggang , yang tersisa biasanya . Hanya tinggal beberapa sajah , tak terlalu komplit .
Rullio membuka kertas contekan , dimana disana . Tertulis list barang yang akan di beli , dari mulai beras .
Makanan pokok , bumbu dapur seperti cabe , bawang bawangan , kemiri , lada , ketumbar . Dan tak lupa rempah rempah , jahe , serai , lengkuas , salam dan teman temannya .
Terus beralih ke sayur mayur , kubis , bayam , kangkung , wortel , kentang dan masih banyak lagi .
Rullio sebisa mungkin membeli bahan bahan yang bergizi . Walaupun berhemat , bukan berarti mengesampingkan kualitas .
Semua bahan bahan itu , biasannya bisa bertahan sampai 1 atau 2 minggu . Tergantung cara penyimpanan dan perawatannya .
" Ma ,, apa lagi yang mau di beli ? ", si kecil Qollio anteng anteng aja di ajak berbelanja .
Malah dia sangat antusias , ikut membawakan barang barang yang ringan .
" Hampir semuannya sudah boy , tinggal beberapa kebutuhan buat mencuci . Tapi itu kita beli nanti sore saja ". Rullio berucap sembari mengarahkan sang putra ke luar .
" Kenapa tidak sekrang saja ma ? ", Qollio bingung dan bertanya kepada sang mama .
" Kita cari di mini market " In " , atau kalo tidak di mini market " Alf ". Cari yang ada diskonannya , kalo tidak yang beli 1 gratis 1 ". Terang sang mama , Qollio walaupun masih kecil .
Karena sering di ajak belanja sang mama , atau ibu penjaganya . Dia jadi tau , apa arti diskon atau beli 1 gratis satu .
" Asik ,,, kalo bekanja di sana . Berarti Olli , boleh minta di belikan es krim " . Dunia anak anak tak jauh jauh dari yang namanya manis .
" Em ",, Rullio mengannguk , pertanda menyetujuhinya .
" Ye ,, ye ",, Qollio terlihat girang .
Kini ibu dan anak ini tiba di parkiran , dengan tangan menenteng barang belanjaan . Setelah menyusun rapih semua bahan belanjaan di keranjang .
Rullio menahan sepedahnya , dan membiarkan sang anak naik ke boncengan .
" Ma ,, kapan Ollio , di perbolehkan membawah sepeda sendiri ? ". Sang putra masih saja membujuk sang ibu .
" Nanti sayang ,, kalo Qollio sudah bisa mengendarahinya dengan hati hati dan seimbang ". Rullio dengan telaten memberikan pengertian kepada sang anak .
__ADS_1
" Baiklah ma 🙁 " , Qollio tak membantah omongan sang mama .
Qollio sudah bisa mengendari sepeda roda 2 . Rullio juga sudah membelikan dia sepeda yang seukuran dengannya . Tapi karena dia masih terlalu kecil , untuk di biarkan mengendari sepeda tanpa pengawasan .
Rullio membatasinya , sang anak memang sedang merajuk . Agar bisa pergi ke sekolah dengan mengedari sepedanya sendiri .
Qollio yang sudah terbiasa didik mandiri , terkadang dia terlalu jenuh . Dia merasa bisa pulang sendiri dengan sepeda mininya .
Tapi bagi Rullio , sang anak tetap harus di awasi . Jadi dia masih menggunakan jasa pengasuh . Walau hanya sampai Rullio pulang kerja . Dan di mulai dari saat Qollio pulang sekolah , dia akan di jemput sang pengasuh .
😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁
Sebuah butik ternama ,,
" Sebenarnya kita mau ngapain ke sini bos ? ", tanya Jodha begitu sampai di dalam butik .
" Temani aku ambil baju ", jawab Renzil singkat .
" Oh ,, untuk apa aku ikut ? ", Jodha merasa heran . Ambil bajukan bisa sendiri , kalo tidak
suruh sang asisten membawahkan untuknya .
" Kemarin kurang pas , dan ini baju seragaman untuk acaranya kak Reza . Jadi dia suruh aku , buat ngepasin lagi . Sebelum di bawah pergi ke tempat acara ". Jelas Renzil panjang lebar .
Tak butuh lama , karena Renzil mengendarahinya zig zak . Bak pembalap profesional , dia memang gak suka mengendari dengan santai .
Walau itu bersama Jodha , sang wanita penabur cinta . Gak ada niat buat Renzil untuk memperlambat atau mempermainkan bak film ftv .
" Sudah sana masuk , ambil beberapa baju dan jangan lupa . Baju seragamannya juga di bawah " , tita Renzi .
" Ha ?? " , Jodha masih melongo kurang paham .
" Iya ,, sana berkemas , nanti malam acara midodareni . Dan kak Reza meminta kamu hadir , dan besok acara akad nikah . Kak , juga mau kamu hadir ", jelas Renzi .
" O ,,, oh " ,, ucap Jodha tapi masih bengong di tempat .
" Eh ,, masih bengong ,, sana cepet ", Renzil mendorong tubuh Jodha masuk ke kamar .
😮😮😮😮😮😮😮😮😮
" 🚲🚲 " , sore hari di jalanan perumahan . Seorang ibu dan anak sedang bersepeda bersama .
__ADS_1
Rullio berada di belakang sang anak , yang sedang bersepeda santai . Mereka berdua akan menujuh mini market , dekat perumahan .
Tiba di depan mini market , dengan cekatan . Si kecil memarkir sepeda mininya dengan arahan bapak parkir .
Wajahnya terlihat gembira , " Terimakasih pak ". Ucap si kecil , sembari tersenyum menunjukkan . Deretan gigi putihnya , sedangkan sang mama tersenyum simpul .
Rullio mendorong pintu kaca , agar tubuh kecil sang anak . Dapat masuk ke dalam , Qollio sungguh antusias .
Anak itu bahkan tak bisa diam , berjalan lebih dulu . Sembari berceloteh khas anak kecil .
Dari saat Rullio menjeput sang anak , berbelanja di pasar . Dan kini di mini market , Zayen .
Pria ini selalu membututinya , bahkan sekarang dia menyamar . Dengan memakai pakaian kesual , bertopi serta bermasker .
Agar tidak di ketahui keberadaanya , saat berada di pasar dan mini market . Zayen membuntuti dalam jarak yang dekat .
Rullio tak mengetahuinya , karena Qollio sang anak . Membutuhkan pengawasan exstra , jika berada di kerumun rame .
Jiwa ingin tahunya , bisa membuat anak itu mendekati apa saja . Hal baru yang menarik , sehingga meskipun sedang ribet berbelanja .
Rullio tak melepas pandangannya dari sang anak . Hal ini lah , yang membuat dia tak merasakan jika sedang di buntuti .
" *Di pasti anak ku , tapi apa yang terjadi saat itu . Ayah pasti tau hal ini , tapi kenapa ayah tak memberitahukan ku ? ".
" Apa yang sebenarnya di sembunyikan dari ku , kenapa ayah melakukan ini* ? "
Zayen , berucap dalam hati . Setelah seharian membuti ibu dan anak ini . Akhirnya di memutuskan pulang ke rumah utama .
Dia akan bertanya kepada sang ayah , kenapa sang ayah melakukan ini ? .
🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔
😁
😘
🚲
😍
😱
__ADS_1
😮
😕