JODHA AKBAR

JODHA AKBAR
Mie instan aja gak bikin kenyang ..


__ADS_3

Jam makan siang , Jodha memilih ke pentri untuk mengambil air panas . Setelah menyedu mie instannya . Jodha memilih pergi ke taman belakang kantornya , dia duduk di bawah pohon mangga yang rindang .


Menikmati mie instan , sembari mengecek toko onlinenya . Yang teryata ada beberapa pesanan , dan mereka sudah mentranfer uang pembelian barang .


" Ok ,, semuannya sudah ku atur . Hehehe " ,, lumayan bisa nutup buat bayar kost .


" Tinggal bicara dengan bu kost ", Jodha berbicara sendiri .


" Khem ,, khem ,,"


Jodha menengok ke sumber suara , " hufffff ,,, kamu lagi . Ngapain kamu di sini ? ", Jodha bertanya dengan santai .


" Kebetulan lewat , dan kebetulan lihat kelinci di bawah pohon "_ Renzil .


" Mana ?? ,,, kok aku gak lihat " , Jodha celak clinguk mencari kelinci itu .


Melihat sikap Jodha , Renzil tersenyum datar , yang tak terlihat .


" Aih ,, gak ada ,, kamu bohong ya . Mana ada kelici di sini "_ Jodha .


" Ada ", Renzil berucap sambil duduk di sebelah Jodha .


" Mana ? _ Jodha ".


Rezil menunjuk Jodha dengan dagunya .


" Yang kamu maksud aku kelincinya ? " , tanya Jodha memastikan .


" Yups ,, gigi kelinci . Telinga panjang , yang kamu punya . Itu kan kamu persis kelinci " , Renzil menjelaskan dengan singkat .


" ???? ,,, asal aja nih orang " , ucap Jidha .


Renzil duduk di sebelah Jodha , mengamati tangan Jodha yang menggenggam gelas seterofrom . Berisi mie instan kuah , " Itu makan siang mu ? " .


"Em ,, mau ?? " ,, iseng Jodha menyodorkan mie yang sudah di sendoknya .


"Lep " ,, tanpa ragu Renzil melapnya . " Rasanya lumaya juga , tapi agak pedas " . Komentar Renzil setelah menguyah dan menelan si mie .


Mendapati hal itu Jodha hanya melongo . Gak menyangka Renzil mau memakannya .


" Jangan terlalu sering makan makan itu , gak baik buat kesehatan " _ Renzil .


" Tau , cuma lagi pingin aja ". Jodha mencoba memberi alasan yang masuk akal .


" Kamu kerja di sini juga ? "_ Renzil .


" Em , la kamu ngapain di sini ? " . Jodha bertannya balik , dia belum tau jika Renzil bos besarnya .


" Cari orang " , ucap Renzil jujur . Dia memang ke taman belakang untuk mencari kakaknya . Yang katanya datang dan menunggunya di taman belakang kantor .


" Oh ,, sudah ketemu ? " _ Jodha .


" Orangnya sudah balik , karena kelamaan nunggu " _ Renzil .


" Em " ,, Jodha menanggapi ucapan Renzil sembari menikmati mienya .


" Nih ,, mau lagi gak ? " , karena di perhatikan . Jodha menyendokan mienya lagi .


Lagi lagi di lahap juga oleh Renzil , mereka menikmatinya sampai mienya habis .


" Ya sudah , aku balik kerja lagi . Nih buat kamu ", Jodha memberikan tombler berisi teh manis . Yang tadi di bawahnya dari kost , masih hangat .


" La kamu , minum apa ? "_ Renzil .


" Aku gampang ambil minum di dalam " , setelah mengucapkan itu . Jodha berjalan kembali ke meja kerjanya .


Khem ,,

__ADS_1


Renzil tersenyum dan mengambil ponselnya . Mengetik beberapa pesan ke pada assistennya . Menyuruhnya melakukan tugas kecil , yang di luar exspetasinnya .


Setelah selesai , Renzil menyimpan hpnya ke saku celananya . Dan menikmati teh pemberian Jodha .


♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋


Saat kembali ke mejanya , Jodha kaget . Karena di mejannya ada sekotak makanan .


Dan di sana terdapat memo , " Makan siang untuk Jodha . Makan dan habiskan , mie instan aja gak bikin kenyang " .



Dan sebelah kotak makan ada jus kemasan , yang menyegarkan .



Jodha tanpa terasa tersenyum , saat melihat bagian ujung memo . Di mana ada gambar kelici mememakan wortel .


Jodha langsung tau , siapa yang memberinya kotak makan ini . Tanpa ragu Jodha memakannya , dan meminum jusnya .


" Rezeki ma jangan di tolak , apa lagi ini makan lezat . Sikat aja langsung , sok mangga gaj usah malu malau " . Jodha berucap sambil menikmati kotak makannya .


♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️


" Pesananya sudah di sampaikan , dan nona Jodha sudah memakannya " . Asisten Renzil melaporkan tugas yang sudah di selesaikan .


" Penyelidikan kajadian kemarin bagaimana hasilnya ? ". Renzil kembali ke mode dingin tanpa exspresi .


" Benar dugaan bos , dalang di balik ini adalah tuan Harlan " .


Plak ,,


Renzil melempar map , yang berisi fail penting . " Bereskan itu , kerjakan dengan rapih ! ". Renzil memberi perintah dengan datar dan tegas .


" Baik bos " , Asisten Bobi mengerti dan menjalankan tugasnya .


Renzil kembali tenggelam dengan layar leptopnya .


♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️♋️


" Hufff ,, kenapa bannya bisa bocor sih ",, keluh Jodha .


" Ya ,,, jadi ada acara dorong dorong motor ini ", gerutu Jodha .


Setelah pulang kerja , Jodha memacu motornya ke beberapa toko . Di mana dia telah memesan beberapa barang . Yang di pesan para pembelinya , dan akan mengirimkan barang barang itu .


Eh ,, gak di menyangka , malah ban motornya bocor di tengah jalan .


Suuuuurrrrr ,,


Sebuah mobil melajuh dengan kecepan sedang .


" Berhenti ,, berhenti ! " , perinta orang di kursi penumpang .


Yang ternyata di dalam Renzil , meminta Bobi menghentikan lajuh mobilnya . Dia tak sengaja melihat Jodha sedang mendorong motornya .


Cklek ,,


Renzil keluar dari dalam mobil , sebelum keluar . Dia melepaskan jas dan dasinya , menggulung lengan kemejannya .


Cuma menbawa dompet dan hpnya , sebelum turun dia berucap . " Kau kembalilah , tidak perlu mengikuti ku ".


" Baik bos " , Bobi merasa heran . pasalnya tumben tumbenan si bos mau turun di jalan . Dan saat melihat dari kaca sepion depan .


Bobi tersenyum , dan berucap dalam hati . " Ah ,, pantas saja langsung turun . Kemungkinan nona Jodha akan menjadi nyonya masa depan " .


" Hay Kelinci kenapa motor mu ? " _ Renzil .

__ADS_1


" Eh ,, kamu , bannya bocor nih " _ Jodha .


" Hahahaha ,, kasihan kasihan " , uacp Renzil dengan nada mengejek .


" Ih ,, untuk apa tua datang . Kalo cuma mau menertawakan ku saja . Sana pergi , bikin tambah jengkel aja " . Ucap Jodha bersungut sungut .


" Hufff ,, ok ,, ok ,, gak akan menertawakan si kelinci lagi . Sini sini ! , aku bantu dorong " . Renzil sengaja mendorongnya . Dan tidak mengambil alih menuntun motor Jodha .


Jodha menerima bantuan Renzil , walau dalam hati . Dia berucap , " Kenapa cuma bantu dorong sih . Harusnya kan dia bantu menuntun dan aku yang dorong " .


" Berhenti berpikir dengan otak kecil mu kelinci . Fokus menuntun saja dan pegang erat erat . Nanti aku yang akan mendorong dengan kekuatan lebih " . Ucap Renzil sarkas .


" Sudah siap ?,,,,Renzil ".


" Apa ,, ???? " Jodha bertanya . Tak mengerti apa yang di maksud Renzil .


Suhuhuhut ,,


Saat Jodha sedang bingung , Renzil mewujudkan omongnnya . Dia mendorong dengan lebih kuat .


" Ah ,, ternyata ini yang di maksud dia . Aku mengerti sekarang " , tak butuh waktu lama . Mereka sampai ke tambal ban .


" Gimana pak , masi bisa di tambalkan ? "_ Jodha .


" Waduh non , ini robeknya parah di tambah ban motornya sudah tipis ini . Saya saranin ganti ban luar dalam saja " _ Tukang bengkel .


" Lakukan saja pak ", Renzil berucap datar .


" Eh ??? " ,, Jodha menengok dan memicingkan matanya .


" Hufgmfffmmm " ,, membuang nafas kasarnya .


" Ya suda pak , ganti semuanya saja . Mereka menunggun ban di ganti " .


Sebenarnya Jodha memang akan mengganti . Ke dua ban motornya . Tapi uangnya kepake buat bayar kost dulu .


" Aku , akan membeli minum dulu " . Jodha


yang merasa haus beranjak pergi , ke warung kecil dekat bengkel .


" Nih ", Jodha menyodorkan air mineral dingin .


" Terimakasih " , ucap Renzil datar .


" Em ,, eh ,, kenapa tuan bisa muncul di dekat sini sih "_ Jodha .


" Aku baru pulang , dan melihat sih kelinci sedang kesusahan . Jadi datang untuk menertawakannya hehehe ". Renzil sengaja menggoda Jodha .


" Ih ,, yebelin "_ Jodha .


" Nona sudah selesai " , perkataan bapak pemilik bengkel . Mengalihkan perhatian Jodha dan Renzil .


" Oh ,, ya pak , berapa semuannya ? "_ Jodha .


" 300 ribu " , orang bengkel .


" Ini pak " ,,,, Jodha menyerahkan unag sebesar yang di minta .


Jodha kaget karena Renzil menyodorkan uang merah merah sebanyak 3 lembar .


" Eh ??? ,, ini ,, "_ Jodha .


" Terimakasih pak " , ucap Renzil memotong ucapan Jodha .


" Ya " Renzil


Renzil mengambil alih motor , dan memboncengkan Jodha .

__ADS_1


" Kelinci ayo jalan , eh ,, dia malah bengong " Zayen .


__ADS_2