JODHA AKBAR

JODHA AKBAR
Mellon


__ADS_3

Langit begitu kelam , hujan tak juga redah . Gemuruh bleduk ikut mengiringi , kilat bersaut sautan . Memberi warna terang yang mengkilat di langit kelam .


" Mom ,, hujannya gak reda reda . Elon ,, pingin pulang ". Anak kecil berusia 5 tahun itu bergelanyut manja kepada sang mama .


" Sebentar ya sayang ,, tunggu hujannya rada meredah . Baru kita melaju pulang ", Linda mengusap lembut kepala sang anak dan mencoba memberitau .


b


" Hemm ,, 😗 " , Mellon memanyunkan bibirnya . Membuat mimik wajah yang menggemaskan .


" Hahaha " , Linda tertawa melihat reaksi sang anak . Dia menangkap sang anak , dan mendudukannya di pangkuan .


Cup ,,,


Cup ,,,


Tak henti hentinya memberikan kecupan kecupan di pipi cabinya . " Anak siapa sih ini , bikin mama tambah emess ".


" Stop ,, mom , nanti pip Ellon tambah mengembang ". Ucap sang anak sembari menggembungkan ke dua pipinya .


" Hahhahaa ,, iya ,, iya ,, " , mendengar ucapan sang putra dan tingkah lakunya . Tak hayal membuat tawa Linda pecah .


" Ayo ,, lah ,, mom ,, kita pulang " , Mellon sang anak mulai merajuk .


Linda menautkan kedua alisnya , sebenarnya dia tau maksud sang anak . Dia ingin bermain hujan hujanan , Mellon anak yang aktif . Dia paling suka saat hujan turun , bermain hujan adalah hal yang paling di sukai .


Saat ini mereka berdua sedang menghadari pesta pertunangan . Salah satu kolegan Linda , dan ke betulan . Pestannya berada di out door , pesta koktail kali ini gagal total .


Karena hujan tiba tiba turun dengan lebatnya . Tapi sang tuan rumah sudah membuat cadangan tempat . Berhubung taman yang awalnya buat tempat pesta . Di derah hujan lebat , alhasil pesta berubah ke dalam ruangan .


Linda dan Mellon sang anak , untung saja sampai ke tempat ini sebelum hujan turun . Jika hujan turun sebelum Linda datang , sudah di pastikan . Dia tak akan membawah sang anak ikut hadir .

__ADS_1


Linda memberi putranya dengan salah satu buah penghasil air . Mellon , nama itu tiba tiba terlintas di otaknya . Hanya karena saat akan melahirkan , Linda sedang memakan buah mellon . Sesimpel itu arti sebuah nama untuk anaknya .


" Baik lah ,, tapi Mellon tunggu di teras dulu . Mom , mau ambil mobil dulu ". Setelah berpikir sejenak , akhirnya Linda menuruti keinginan sang anak .


" Tapi ,, mom ? " , Mellon masih mencoba menawar .


" Menurut ,, atau kita pulang menunggu hujan redah ". Linda berbicara lembut tapi penuh penegasan .


" Hifff ,,, baiklah mom ", dengan wajah di tekuk Mellon akhirnya menurut .


Tanpa di sadari oleh ibu dan anak itu , di sudut ruangan . Ada seorang pria yang memperhatikan interaksi mereka . Bahkan diam diam memfoto mereka berdua .


Dan dengan cepat mengirimkan foto foto mereka ke negara sebrang .


😯😯😯😯😯😯😯😯😯😯😯


📨 Zafran


Di sebuah ruangan yang begitu luas , duduk seorang pria tinggi . Berwajah tegas , fitur wajah yang sunggu menawan .


Wajahnya semakin mengeras , begitu melihat foto yang di kirimkan sang adik . Henfond yang tak bersalah di cengkramnya dengan kekuatan penuh . Hal itu membuat alat komunikasi tersebut . Hancur remuk bak kerup , 🍪😡😡😡😬😬 ( gila kalo marah mengerikan )


Kriek ,,, kriek ,, kriek ..


" Laning ", Panggil Zellon tegas .


" Ada apa bos ? ", Laning sang asisten datang dengan tergopo gopo . Dan merasa takut dengan mood sang bos , yang berubah total .


Entah kabar apa yang di terima sang bos , sehingga membuatnya marah . Jika awalnya moodnya sangat bagus , karena dapat memenangkan tender . Dalam sekejap berubah , seperti singa yang siap mengamuk .


" Cari tau wanita yang ada di foto itu ! . Aku mau hasilnya hari ini juga ! " . Zellon berbicara penuh ketegasan , sembari melempar hendfonnya ke arah sang asisten .

__ADS_1


📱,, dengan sigap asisten Laning menangkap hp sang bos . Dalam hati bermonolok , " Hade ,, wanita mana lagi ini . Yang cari masalah dengan beruang madu ini ".


" Kenapa belum bergerak ! ", bentak Zellon .


Membuat asisten Laning tergagap dan berlalu pergin . " Siap ,, bos ,, laksanakan " , cepat cepat asisten Laning berlalu pergi .


" Hufff " , Laning menghembusan nafas panjang . " Bos ,, bos ,, kalo mau menyuruh mencari informasi tentang seseorang . Sekali kali mempermuda kenapa ". Gerutu sang asisten , sembari melangka ke ruangannya .


Kembali ke ruangan bos ,,


" Akhirnya kau menampakan wajah mu . Kali ini aku akan menangkap dan mengikat mu ".


Zellon menyandarkan kepalannya , di sandaran kursi . Memejamkan matanya , mengingat kembali foto ibu dan anak . Di mana sang ibu tertawa lebar , dan si anak sedang memanyunkan bibirnya .


" Kalian akan ku dapatkan 😊 ", sebuah senyum mengembang di bibir sexsi si bos . Saat mengingat wajah sang anak . Dia sungguh tak menyangka , kejadian 5 tahun yang lalu .


Membuatnya mendapat buntut yang tampan.


🤔🤔🤔🤔🤔🙄🙄🙄🙄🙄


😄


😬


😗


😙


😘


😚

__ADS_1


__ADS_2