
Jodha memberondong Linda dengan berbagai pertanyaan . Pasalnya 5 tahun tidak bertemu .
Tiba tiba , Jodha mendapati kabar seperti ini . Membuat dia mereasa seperti sedang kena preng .
Tung ,, tung ,,
Email balasan datang tak lama setelah itu . Dengan tenang Jodha membaca dan betapa terkejutnya dia . Dengan apa yang di ceritakan sang sahabat , bahwa kehidupannya . Selama 5 tahun terakhir ini sungguh tidak lah mudah .
Fless back ,,,
Berawal di awal tahun ketiga di akhir tahun kuliahnya , tepatnya saat pesta tahun baru berlangsung . Linda yang awalnya malas ikut pesta . Yang di adakan salah satu teman kampusnya .
Terpaksa ikut , karena sang sahabat Unza . Memaksanya , menurutnya Linda terlalu fokus kuliah .
Ya , karena Linda memang telah memfokuskan dirinya . Untuk mencapai gelar S1nya dalam waktu 3 tahun . Hari hari yang di lalui Linda , hanya belajar dan belajar .
" Ayolah Lin ! , pesta ini cuma sebentar . Gak ada salahnya kamu ikut , secara kita kan lagi libur akhir dan awal tahun ". Unza mencoba merayu Linda .
" Em ,,, gak ,, ucap Linda . Linda menolak " , karena Linda mempunyai rencanannya sendiri .
Dia sudah berencana untuk menjelajahi kota kota sekitar negara ini .
" Ayolah ,,, ! " , Unza merengek dan bergelanyut manja .
" Hemmmmmmm ,, Baiklah " . Dengan rada males , Linda mengeikuti pesta yang di adakan di sebuah hotel bintang 5 .
Karena sih penyelenggara pesta , termasuk mahasiswa yang populer dan tergolong kaya .
Malam pesta ,,
Unza , wanita blesteran Jerman - Malysia . Datang menjemput Linda dengan mobil sedannya .
Mereka berdua datang ke pesta itu tepat pukul 08.00 malam .
Unza , memakai dres malam selutut . Itu membuat tubuh mungilnya terlihat tinggi . Sedang Linda memakai gaun malam lengan pendek berwarna abu abu .
Dia terlihat anggun dan ellegan , mereka masuk ke aula hotel . Di mana pesta di selenggarakan , Unza celingak clinguk mencari Mark . Kekasihnya yang seorang berwarga ke negaraan Belanda .
" Hem ,, sepertinya Mark belum sampai , ayo kita menyapa si empunya haja dulu " . Ucap Unza dengan logat melayunya .
Unza akan berbicara dengan logat melayunya . Jika sedang berbicara dengan orang orang yang faham akan bahasannya .
" Heem " ,, Linda hanya mengangguk tanda sertujuh .
" Carrollin " ,, Unza menyapa si empunya hajad .
Wanita tinggi berkulit putih , bertubuh sexsi , ramput pirang ikal . Sungguh sangat menggoda , apa lagi dengan gaun malam yang pas di tubuhnya . Carrollin tanpak cantik dan berkelas , dia tersenyum ramah .
" Wah ,, pestanya sunggu meriah dan istimewah " .
__ADS_1
" Ya ,, ini berkat bantuan para pengisi acara dan teman teman semua . Yang ikut merencanakan pesta ini ".
" Eh ,, Linda ,, akhirnya kau mau datang . Aku sunggu senang , si penghuni perpus mau keluar dari sarangnya " . Carrollin berkelakar , saat matanya melihat Linda di sebelah Unza .
" Hem " ,, Linda hanya tersenyum rama mendengar candaan Carrollin .
" Unza , kau sungguh hebat . Mampu membuat si kutu buku ini keluar " .
" Hahaha ,, Unza gitu loh " . Ucap Unza membanggakan diri .
" Unza Linda , aku kesana dulu ", Carrollin pamit menghampiri Paullo . Kekasihnya , yang tadi melambaikan tangan ke arah Carrollin . Memita Carrollin mendekat ke arahnya .
Tak berap lama Mark datang , mereka bertiga menikmati pesta bersama . Karena merasa bosan dan canggung , Linda memilih untuk ke area meja kue .
Berbagai kue cantik tersajih , Linda mengitari meja kue . Dan dia melihat kue berbentuk kaktus .
Linda mengambil dan menikmatinya dengan melihat kesekitar . Di mana para undangan menikmati pesta dengan suka cita .
" Hem ,,,, mending cabut sekarang " , Linda berbicara dalam hati .
Setelah menikmati kuenya , Linda memutuskan untuk keluar . Dan mengirimkan pesan lewar chat kepada Unza , memberitahu kalo dia pulang lebih awal .
🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇
Linda naik lift dan mau turun ke lantai bawah .
Lift terbuka ..
Di dalam lift terdapat seorang pria , berparas tampan . Meski postur badannya tinggi , kadar ketampanannya masih dapat terlihat dengan jelas .
Wajah tampannya tak dapat di pungkiri , meski dia memasang wajah datar dan dingin . Dapat terlihat dengan jelas , dari pantulan besi bening di dalam lift .
Grup ,,
Tiba tiba saja pria itu memeluk dari belakang , dan berbisik .
" Temani aku malam ini " .
" Maaf , aku bukan wanita ,,, " , belum selesai bicara . Mulut Linda di cium paksa , dan terus di paksa mengikuti pria itu .
Linda di panggul seperti karung beras , meski tangannya sudah memukul mukul bahu si pengangkut . Tak ada efeknya , " Kamarnya sudah di siapkan ! ". Suara barinto terdengar tegas dan dingin bertanya .
Linda meronta dan meminta bantuan kepada orang tersebut . Tapi dia hanya diam dan malam menunjukan kamar kepada si pemanggul .
" Silahkan ! " , Pria yang terlihat seperti bawahannya menunjukan jalan . Dan membukakan pintu kamar untuk tuannya .
Jeklup ,,
__ADS_1
Pintu tertutup , ketika sang tuan telah masuk .
Linda langsung terlempar ke ranjang king size .
" Jangan tuan ,, " , Linda memohon dan memundurkan tubuhnya . Sampai terpentok di ujung ranjang .
Pria itu melepas jas , vest , dan kemejannya melepar asal . Linda hampir turun dari ranjang dan di tarik oleh pria asing itu .
" Tolong tuan ,, lepaskan aku ,, aku bukan ",, Linda terus berteriak .
" Menurutlah , akan aku berikan apa yang kau mau " . Pria asing itu berbisik , dia sudah mulai kehilangan kesadarannya .
Karena memang dia sedang dalam pengaruh obat . Dan tak terkendali lagi , dia melakukannya dengan paksa dan kasar .
Teriakan , pukulan , cakaran , Lindah sungguh tak membuat dia tersadar .
Zello , pria asing itu di jebak rekan bisnisnya . Dia berhasil menghindar tapi malah Linda yang kena imbasnya .
Permainannya di ranjang sungguh kuat , bukan karena efek obatnya . Tapi memang dia gagah , hampir 3 jam lebih permainan mereka .
Membuat Linda kehilangan suara dan terlelap karena pingsan . Kali pertamannya di buat tak berdaya , Zello menjatuhkan di rinya di samping Linda . Dan terlelap tidur sampai pagi , Linda terbangun lebih dulu .
Dia hanya menangis , merasa kotor , tertekan , panik , taku . Tapi rasa itu dengan cepat dapat dia kuasai .
Linda bangkit , dan memungut pakainnya yang hampir hancur . Di pakenya kembali dan di mengambil jas Zello , untuk menutipi bagian yan tak layak . Untuk di pertontonkan , dengan langkah pelan dan terseok .
Lindah berjalan keluar , pergi meninggalkan kamar itu . Dalam perjalanan air mata Linda tak henti hentinya turun . Pikirannya kosong , hatinya sakit , dia benar benar bingung seperti orang lingling .
🐓🐓🐓🐓🐓🐓🐓🐓🐓🐓🐓🐓🐓
Zello terbangun , karena terkena cahaya dari sela sela tirai . Dia mencari sosok wanita yang semalam bersamanya . Dengan meraba raba tempat tidur , terasa dingin . Pertanda , dia sudah bangun lebih dulu .
Zello bangun dan beranjak ke kamar mandi . Setelah selesai mandi , dia mencari hpnya .
Zellon berniat menghubungi sang assisten , betapa terkejutnya dia .
Saat selimut di sibak , terlihat jelas ada noda darah di seprai . Yang telah mengering , " Sial , aku telah merusaknya " . Zello mengumpat dan mengepalkan tangannya .
Dengan cepat Zello memencet no assistennya dan menghubunginya .
" Kau suda tau siapa dalangnya ? " .
" Nona Alma , bos ".
" Bereskan dia " , Zello memberi perintah dengan nada dingin . " Dan kau cari wanita semalam " .
" Bawa dia ke tempat ku , bagai mana pun caranya " .
" Mengerti bos " .
Tapi sayangnya , perintah Zellon yang terakhir . Tak dapat membuat sang assisten menemukannya . Karena begitu Linda sampai di fletnya , dia mandi dan mengemasi barang barangnya .
__ADS_1
Dia terbang ke Jepang , di mana kakek dan nenek dari pihak ibunya tinggal .
Saat membaca kisah Linda , Jodha benar benar tak dapat membendung air matanya .