JODHA AKBAR

JODHA AKBAR
Kisah Linda


__ADS_3

Jodha memberondong Linda dengan berbagai pertanyaan . Pasalnya 5 tahun tidak bertemu .


Tiba tiba , Jodha mendapati kabar seperti ini . Membuat dia mereasa seperti sedang kena preng .


Tung ,, tung ,,


Email balasan datang tak lama setelah itu . Dengan tenang Jodha membaca dan betapa terkejutnya dia . Dengan apa yang di ceritakan sang sahabat , bahwa kehidupannya . Selama 5 tahun terakhir ini sungguh tidak lah mudah .


Fless back ,,,


Berawal di awal tahun ketiga di akhir tahun kuliahnya , tepatnya saat pesta tahun baru berlangsung . Linda yang awalnya malas ikut pesta . Yang di adakan salah satu teman kampusnya .


Terpaksa ikut , karena sang sahabat Unza . Memaksanya , menurutnya Linda terlalu fokus kuliah .


Ya , karena Linda memang telah memfokuskan dirinya . Untuk mencapai gelar S1nya dalam waktu 3 tahun . Hari hari yang di lalui Linda , hanya belajar dan belajar .


" Ayolah Lin ! , pesta ini cuma sebentar . Gak ada salahnya kamu ikut , secara kita kan lagi libur akhir dan awal tahun ". Unza mencoba merayu Linda .


" Em ,,, gak ,, ucap Linda . Linda menolak " , karena Linda mempunyai rencanannya sendiri .


Dia sudah berencana untuk menjelajahi kota kota sekitar negara ini .


" Ayolah ,,, ! " , Unza merengek dan bergelanyut manja .


" Hemmmmmmm ,, Baiklah " . Dengan rada males , Linda mengeikuti pesta yang di adakan di sebuah hotel bintang 5 .


Karena sih penyelenggara pesta , termasuk mahasiswa yang populer dan tergolong kaya .


Malam pesta ,,


Unza , wanita blesteran Jerman - Malysia . Datang menjemput Linda dengan mobil sedannya .



Mereka berdua datang ke pesta itu tepat pukul 08.00 malam .


Unza , memakai dres malam selutut . Itu membuat tubuh mungilnya terlihat tinggi . Sedang Linda memakai gaun malam lengan pendek berwarna abu abu .


Dia terlihat anggun dan ellegan , mereka masuk ke aula hotel . Di mana pesta di selenggarakan , Unza celingak clinguk mencari Mark . Kekasihnya yang seorang berwarga ke negaraan Belanda .


" Hem ,, sepertinya Mark belum sampai , ayo kita menyapa si empunya haja dulu " . Ucap Unza dengan logat melayunya .


Unza akan berbicara dengan logat melayunya . Jika sedang berbicara dengan orang orang yang faham akan bahasannya .


" Heem " ,, Linda hanya mengangguk tanda sertujuh .


" Carrollin " ,, Unza menyapa si empunya hajad .


Wanita tinggi berkulit putih , bertubuh sexsi , ramput pirang ikal . Sungguh sangat menggoda , apa lagi dengan gaun malam yang pas di tubuhnya . Carrollin tanpak cantik dan berkelas , dia tersenyum ramah .


" Wah ,, pestanya sunggu meriah dan istimewah " .

__ADS_1


" Ya ,, ini berkat bantuan para pengisi acara dan teman teman semua . Yang ikut merencanakan pesta ini ".


" Eh ,, Linda ,, akhirnya kau mau datang . Aku sunggu senang , si penghuni perpus mau keluar dari sarangnya " . Carrollin berkelakar , saat matanya melihat Linda di sebelah Unza .


" Hem " ,, Linda hanya tersenyum rama mendengar candaan Carrollin .


" Unza , kau sungguh hebat . Mampu membuat si kutu buku ini keluar " .


" Hahaha ,, Unza gitu loh " . Ucap Unza membanggakan diri .


" Unza Linda , aku kesana dulu ", Carrollin pamit menghampiri Paullo . Kekasihnya , yang tadi melambaikan tangan ke arah Carrollin . Memita Carrollin mendekat ke arahnya .


Tak berap lama Mark datang , mereka bertiga menikmati pesta bersama . Karena merasa bosan dan canggung , Linda memilih untuk ke area meja kue .



Berbagai kue cantik tersajih , Linda mengitari meja kue . Dan dia melihat kue berbentuk kaktus .



Linda mengambil dan menikmatinya dengan melihat kesekitar . Di mana para undangan menikmati pesta dengan suka cita .


" Hem ,,,, mending cabut sekarang " , Linda berbicara dalam hati .


Setelah menikmati kuenya , Linda memutuskan untuk keluar . Dan mengirimkan pesan lewar chat kepada Unza , memberitahu kalo dia pulang lebih awal .


🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇🐇


Linda naik lift dan mau turun ke lantai bawah .


Lift terbuka ..


Di dalam lift terdapat seorang pria , berparas tampan . Meski postur badannya tinggi , kadar ketampanannya masih dapat terlihat dengan jelas .


Wajah tampannya tak dapat di pungkiri , meski dia memasang wajah datar dan dingin . Dapat terlihat dengan jelas , dari pantulan besi bening di dalam lift .


Grup ,,


Tiba tiba saja pria itu memeluk dari belakang , dan berbisik .


" Temani aku malam ini " .


" Maaf , aku bukan wanita ,,, " , belum selesai bicara . Mulut Linda di cium paksa , dan terus di paksa mengikuti pria itu .


Linda di panggul seperti karung beras , meski tangannya sudah memukul mukul bahu si pengangkut . Tak ada efeknya , " Kamarnya sudah di siapkan ! ". Suara barinto terdengar tegas dan dingin bertanya .


Linda meronta dan meminta bantuan kepada orang tersebut . Tapi dia hanya diam dan malam menunjukan kamar kepada si pemanggul .


" Silahkan ! " , Pria yang terlihat seperti bawahannya menunjukan jalan . Dan membukakan pintu kamar untuk tuannya .


Jeklup ,,

__ADS_1


Pintu tertutup , ketika sang tuan telah masuk .


Linda langsung terlempar ke ranjang king size .


" Jangan tuan ,, " , Linda memohon dan memundurkan tubuhnya . Sampai terpentok di ujung ranjang .


Pria itu melepas jas , vest , dan kemejannya melepar asal . Linda hampir turun dari ranjang dan di tarik oleh pria asing itu .


" Tolong tuan ,, lepaskan aku ,, aku bukan ",, Linda terus berteriak .


" Menurutlah , akan aku berikan apa yang kau mau " . Pria asing itu berbisik , dia sudah mulai kehilangan kesadarannya .


Karena memang dia sedang dalam pengaruh obat . Dan tak terkendali lagi , dia melakukannya dengan paksa dan kasar .


Teriakan , pukulan , cakaran , Lindah sungguh tak membuat dia tersadar .


Zello , pria asing itu di jebak rekan bisnisnya . Dia berhasil menghindar tapi malah Linda yang kena imbasnya .


Permainannya di ranjang sungguh kuat , bukan karena efek obatnya . Tapi memang dia gagah , hampir 3 jam lebih permainan mereka .


Membuat Linda kehilangan suara dan terlelap karena pingsan . Kali pertamannya di buat tak berdaya , Zello menjatuhkan di rinya di samping Linda . Dan terlelap tidur sampai pagi , Linda terbangun lebih dulu .


Dia hanya menangis , merasa kotor , tertekan , panik , taku . Tapi rasa itu dengan cepat dapat dia kuasai .


Linda bangkit , dan memungut pakainnya yang hampir hancur . Di pakenya kembali dan di mengambil jas Zello , untuk menutipi bagian yan tak layak . Untuk di pertontonkan , dengan langkah pelan dan terseok .


Lindah berjalan keluar , pergi meninggalkan kamar itu . Dalam perjalanan air mata Linda tak henti hentinya turun . Pikirannya kosong , hatinya sakit , dia benar benar bingung seperti orang lingling .


🐓🐓🐓🐓🐓🐓🐓🐓🐓🐓🐓🐓🐓


Zello terbangun , karena terkena cahaya dari sela sela tirai . Dia mencari sosok wanita yang semalam bersamanya . Dengan meraba raba tempat tidur , terasa dingin . Pertanda , dia sudah bangun lebih dulu .


Zello bangun dan beranjak ke kamar mandi . Setelah selesai mandi , dia mencari hpnya .


Zellon berniat menghubungi sang assisten , betapa terkejutnya dia .


Saat selimut di sibak , terlihat jelas ada noda darah di seprai . Yang telah mengering , " Sial , aku telah merusaknya " . Zello mengumpat dan mengepalkan tangannya .


Dengan cepat Zello memencet no assistennya dan menghubunginya .


" Kau suda tau siapa dalangnya ? " .


" Nona Alma , bos ".


" Bereskan dia " , Zello memberi perintah dengan nada dingin . " Dan kau cari wanita semalam " .


" Bawa dia ke tempat ku , bagai mana pun caranya " .


" Mengerti bos " .


Tapi sayangnya , perintah Zellon yang terakhir . Tak dapat membuat sang assisten menemukannya . Karena begitu Linda sampai di fletnya , dia mandi dan mengemasi barang barangnya .

__ADS_1


Dia terbang ke Jepang , di mana kakek dan nenek dari pihak ibunya tinggal .


Saat membaca kisah Linda , Jodha benar benar tak dapat membendung air matanya .


__ADS_2