Jodoh Ditangan Allah

Jodoh Ditangan Allah
bab 9


__ADS_3

zaila menatap lelaki yang kini tengah tertidur di pangkuan nya . Tanpa tersadar bibir gadis itu tersenyum entah kenapa melihat Zain yang begitu tenang dalam tidur nya membuat nya jadi ikut bahagia .


Tanpa mau mengganggu tidur lelaki itu zaila pun akhirnya meraih bantal untuk menggantikan kaki nya yang mulai kebas . dengan perlahan gadis itu mengangkat kepala suami nya dan menidurkan nya di atas bantal kemudian di lihat nya jam masih pukul 8 zaila pun memilih keluar dari kamar nya .


sebelum itu gadis cantik itu tampak mendekatkan kepalanya ke arah telinga sang suami .


" Selamat tidur mas ." bisik gadis itu kemudian pergi menuju ruang tamu di mana keluarga nya tengah berkumpul dan berbincang dengan adik nya .


" Eh ... ada pengantin baru . " ucap Zaidan pada zaila yang tampak merona karena malu .


" apaan sih kakak bisa aja ." ucap zaila seraya duduk disamping zahara .


" oh iya kak Zaino kapan nikah nya sih ma ?" tanya zaila pada ibunya . bukan Zahara yang menjawab melainkan Zaino langsung lelaki itu tampak antusias dengan pernikahan nya nanti .


" Seminggu lagi ... kamu harus Dateng ya dek sama suami mu ." ucap Zaino dengan raut kebahagian di wajah nya .


" Semangat banget loe brow.. yang ditanya mama juga ." sindir Zaidan mengejek Zaino .


" biarin lah ... orang gue lagi bahagia loe kok sinis bilang aja ngiri ...karena gue nikah duluan ." ucap Zaino sensi ...


" ye... siapa yang ngiri ?, gue mah santai gak dapet jodoh juga gpp " ucap Zaidan mengentengkan masalah jodoh nya .


" Hus ... gak baik ngomong kayak gitu dan omongan adalah doa loh !, pokok nya mama gak mau tau setelah Zaino nikah kamu harus segera cari wanita buat kamu nikahi mama gak mau kamu jadi perjaka tua . " ucap Zahara menasehati sang anak .


" Betul apa kata mama kamu dan... " ucap Faiz mendukung sang istri .


" Tapi ma... pa ..." protes Zaidan yang kekeh tak ingin menikah .


" Gak ada tapi tapian ." ucap Faiz dan zahara mutlak tanpa bisa dibantah . mendengar itu Zaidan mengerucut kan bibirnya kesal .


" oh iya Zain mana Ra kok gak ikut ngobrol sini ?" tanya Faiz pada anak perempuan satu satunya itu.


" mas Zain udah tidur pa mungkin kecapean . " jawab zaila santai tapi tidak dengan Zaino lelaki itu malah tersenyum memikirkan malam pertama adik nya .

__ADS_1


" Emang kamu dah berapa ronde sama Zain sampai dia kecapean gitu ...gila ganas juga ya la kamu . " ucap Zaino tersenyum menggoda sang adik ..


" Maksud kakak apa ? " tanya zaila tak paham sementara Faiz dan Zahara hanya geleng-geleng melihat kejahilan Zaino .


" Alah masak kamu gak ngerti sih la jangan jangan kamu belum kasih jatah lagi buat Zain?" tanya Zaino pada sang adik melihat zaila hanya diam Zahara pun tak tinggal diam ia tak mau anak nya dosa karena tidak menjalankan tugas nya sebagai istri .


" Zaila .... kamu ini sudah menjadi istri ... wajib loh hukumnya memberi kan jatah sama suami kalau kamu gak kasih nanti kamu yang dosa sayang jadi mama mau kamu segera kasih jatah sama Zain ya nak ." ucap Zahara pada sang anak.


" Maksud nya apaan sih zaila bingung ah ... nanti biar aku tanya mas Zain aja deh , sekarang ia ingin aja dulu . " batin zaila yang masih tak paham dengan apa yang tengah dibicarakan kini .


" Iya ma..." ucap zaila membuat keluarga nya tersenyum . malam itu zaila dan keluarga nya berbincang hingga larut malam.


....


...


...


zaila masih bingung dengan apa yang dikatakan mama nya kemarin hingga ia kini tengah melamun seraya menatap dirinya sendiri di depan cermin .


"Ada apa dek ?" tanya Zain lembut seraya menatap istrinya dalam cermin . zaila tersentak mendengar suara sang suami .


" Iya mas kenapa ?" tanya zaila membalas tatapan Zain dalam cermin di depan nya .


" kamu kenapa, seperti sedang memikirkan sesuatu ?" tanya Zain tersenyum lembut .


" Sebenarnya zaila lagi bingung sama omongan nya kak zaino sama mama zaila benar benar gak ngerti . " ucap zaila dengan bertopang dagu . melihat tingkah sang istri membuat Zain tersenyum menurut nya zaila begitu lucu dan menggemaskan.


" Emang mama sama kak Zaino ngomong apa sih sampai kamu gak ngerti omongan mereka ?" tanya Zain lagi dengan mengusap usap rambut zaila pelan .


" jatah mas...." ucap zaila ambigu membuat Zain bingung apa maksud sang istri .


" Maksud kamu jatah apa ?" tanya Zain

__ADS_1


" Mama bilang zaila harus kasih jatah sama mas tapi zaila bingung jatah apa yang di maksud sama mama zaila gak ngerti . " ucap zaila polos membuat Zain tersentak kaget tapi lelaki itu kemudian tersenyum .


Ia bahagia itu artinya sang istri masih polos dan belum mengerti apapun tentang hal itu . ia fikir sang istri sudah paham mengingat posisi nya sebagai artis tapi ternyata Zain salah .


" mas kok malah senyum senyum gitu emang mas paham maksud dari perkataan mama ?"tanya zaila menatap heran sang suami.


" Nanti malem aja ya dek mas jelasin ." ucap Zain lembut .


" ih....zaila udah penasaran mas ...kasih tau Sekarang aja ya . kata mama kalau zaila gak kasih mas jatah zaila bakal dosa zaila gak mau masuk neraka gara gara hal itu . " ucap zaila memanyunkan bibirnya kesal . Zain terkekeh melihat tingkah sang istri .


" kamu beneran mau tau ?" tanya Zain berbisik di telinga zaila . sementara zaila hanya mengangguk .


" Jatah yang di maksud mama itu ... ....**** " ucap Zain membuat Zaila terkejut wanita itu langsung membulatkan matanya lebar lebar .


Zaila tak menyangka yang dimaksud mama nya adalah hal itu ... ia pun jadi salah tingkah karena malu tak seharusnya ia bertanya hal seperti itu kepada Zain . seharusnya ia bertanya saja pada ibunya ia menyesal .


" Udah paham kan ." ucap Zain tersenyum menggoda sang istri .


" ih .... zaila malu ... " ucap zaila menutup matanya dengan kedua tangan nya . Zain terkekeh melihat itu ia tau sang istri begitu malu akan kepolosan nya .


" gak usah malu dek ... mas justru seneng kamu gak paham sama hal begituan itu artinya kamu masih polos . ya udah mas mandi dulu ya mas ada jadwal pagi hari ini . " ucap Zain hendak beranjak dari sana namun tangan zaila buru buru meraih tangan Zain .


" soal jatah mas gimana " tanya zaila menunduk malu namun ia tetap harus membahas hal itu karena zaila tak mau masuk neraka nantinya .


" nanti malem kita bahas lagi ya dek ...kalau kamu belum siap mas gak akan maksa kok . " ucap Zain tersenyum mencium pucuk kepala sang istri .


" makasih ya mas . " ucap zaila di angguki oleh Zain kemudian lelaki itu berlalu hilang di balik pintu kamar mandi sementara zaila hanya bisa tersenyum malu malu ia tak menyangka dirinya sepolos itu hingga tak paham apa maksud ibunya .


....


..


..

__ADS_1


***vote plis...jangan lupa like nya juga ya ....


tunggu kelanjutannya .... sabar ya 😊😊😊***


__ADS_2