
Senyum tak luntur di wajah zaila ketika ia mengusap tubuh mungil di depan nya dengan lap yang telah ia basahi . Di usap nya muka mungil itu dengan lembut dari mulai dahi hidung hingga kedua mata yang masih setia terpejam itu dengan penuh kelembutan.
usapan itu turun ke leher kedua tangan dan kedua kaki . Setelah dirasa cukup zaila tersenyum bahagia , Dikecup nya kening tubuh mungil di depan nya dan di usap nya rambut anak itu dengan kelembutan dan penuh kasih sayang .
" Cepat bangun nak , tante ingin dengar kamu memangil Tante dengan sebutan mama ...Tante gak sabar dengar kata kata itu . " ucap Zaila penuh harapan .
Sementara itu Zain nampak tersenyum melihat ketelatenan sang istri mengurus anak yang bukan anak kandung nya sendiri . Apalagi ia melihat sang istri begitu bahagia menjalankan peran sebagai seorang ibu meski bukan ibu kandung .
Hati Zain berbunga bunga ketika senyum tak pernah pudar di wajah zaila . Nampak gadis itu kini tengah mengajak berbicara sosok yang masih saja terbaring lemah .
" Pasti dia akan segera bangun dari tidur panjangnya karena kamu begitu perhatian pada nya . " ucap Zain membuat Zaila tersenyum ia tau sejak tadi sang suami terus memperhatikan dirinya.
" Aku harap juga begitu mas... aku gak sabar denger dia panggil aku mama . " ucap Zaila berbinar binar ...
" Mas yakin dia juga pasti senang bisa panggil kamu begitu .... "ucap Zain mengusap rambut anak itu lembut .
" Oh iya mas sebenarnya siapa nama anak ini ...kenapa mas belum kasih tau zaila sampai saat ini ?"tanya gadis berambut panjang itu .
" Namanya bela .."
" Nama yang cantik seperti orang nya ..." lirih zaila menatap sendu bela . baginya kisah hidup bela sangat memperhatikan terlahir dari keluarga kaya bukan berarti ia akan hidup bahagia dan layak namun yang ia dapatkan malah sebaliknya .
Kisah hidup nya begitu menyedihkan , keluarga yang tak pernah peduli padanya padahal ia sangat membutuhkan kasih sayang dan kepedulian orang orang terdekat nya di saat seperti ini .
Orang tua macam apa yang begitu tak perduli pada anak nya jangan kan menjenguk membiayai rumah sakit anak itu pun mereka sudah tak Sudi lagi .
__ADS_1
Mengingat itu hati zaila sakit ...dirinya sangat menginginkan anak tapi orang yang justru telah di beri kepercayaan anak malah menyia nyiakan nya .
Tanpa sadar senyum di wajah zaila memudar digantikan dengan air mata yang mulai mengalir membasahi pipinya.
" Kenapa menangis ?" tanya Zain mengusap perlahan pipi sang istri yang mulai basah karena air mata.
"zaila kasihan sama bela. Seharusnya anak seusia dia bermain dan berkumpul bersama keluarga nya ... mendapatkan kasih sayang yang layak seperti anak anak seusianya tapi dia justru malah sebaliknya . " ucap Zaila sendu .
" Tak apa sayang , ketika dia bangun nanti kita yang akan memberikan kasih sayang padanya seperti anak kita sendiri ...kita buat dia bahagia selayaknya anak anak pada umumnya . kita akan gantikan kesedihan nya dengan senyuman dan kebahagiaan . " ucap Zain tersenyum meyakinkan sang istri . Sedangkan zaila hanya mampu membalas senyuman suami nya dengan sebuah pelukan hangat ...
Gadis itu sangat berharap kiranya bela akan segera membuka mata dan menikmati indahnya dunia bersama ia dan suaminya nanti ...
....
...
...
...
" Dokter Zain sebaiknya Anda setuju i saja usulan saya untuk melepaskan alat medis bela karena seperti nya kondisi bela sudah tidak ada harapan lagi . " ucap dokter Maya pada Zain saat di ruang rawat bela .
" Mas ......" lirih zaila seraya menggelengkan kepalanya tanda bahwa ia tak setuju dengan usulan dokter Maya . Gadis itu yakin bela akan sadar secepatnya ..
Sementara Zain hanya tersenyum dan mengangguk pada zaila tanda bahwa semua akan baik baik saja .
" Maaf dok seperti nya saya dan istri saya tak setuju dengan usulan tersebut . " ucap Zain tersenyum lembut . dokter Maya tampak menghela nafas frustasi .
" Saya hanya bisa kasih waktu satu Minggu dokter Zain jika anak ini tak ada perkembangan terpaksa alat medis nya harus saya lepas karena banyak pasiaen yang kekurangan alat medis ...bukan hanya bela saja yang membutuhkan nya . " ucap Maya tersenyum kemudian meninggalkan Zain dan zaila sendiri .
__ADS_1
" mas bagaimana ini ?" tanya Zaila sekali lagi pada Zain .
" Kita hanya bisa berdoa sayang semoga bela cepat membuka matanya sebelum satu Minggu . " ucap Zain menguatkan sang istri .
" Ya Allah ...hamba tau cobaan datangnya dari engkau dan hamba harus menerima semua cobaan yang ada dengan sabar dan pasrah tapi ..Hamba mohon izinkan hamba merasakan yang namanya menjadi seorang ibu meski itu bukan dari rahim hamba .. Sembuhkan lah gadis itu bangunkan ia dari tidur nya gantikan lah semua kesedihannya dengan kebahagian . " doa zaila dalam hati ..mata gadis itu tak teralihkan dari sosok bela ..ia sangat berharap bela segera sadar .
" Tante mohon bel .....isikan Tante untuk menjadi seorang ibu .. bangun lah nak dan panggil Tante ibu ..peluk Tante sayang cium Tante. " bisik zaila di telinga gadis mungil itu .
Zain yang melihat itu hanya bisa menatap sendu sang istri sekali lagi harapan sang istri mungkin akan pupus ... mengingat itu hati Zain jadi ikut sakit ia merasa gagal menjadi suami karena tak bisa membuat Zaila bahagia .
Dalam hati Zain hanya bisa berdoa semoga apa yang diharapkan sang istri akan segera terwujud ia sangat ingin melihat senyum bahagia sang istri ia tak mau melihat sang istri menangis lagi .
Zain menikahi zaila karena ingin membuat gadis itu bahagia bukan untuk membuat gadis itu menderita . Ditatap nya langit langit kamar rumah sakit yang tampak memutih .
" Ya Allah ...hamba tau hamba terlalu banyak meminta dan memohon kepada mu namun hanya kepadamu hamba meminta dan memohon hanya kepadamu hamba berdoa dan bersujud ..... tolong kabulkan lah keinginan istri hamba izinkanlah dia bahagia dalam hidupnya . " ucap Zain dalam hati seraya menghela nafas panjang melepaskan semua kegundahan dalam hati nya .
semoga harapan mereka akan segera terwujud... seperti malam yang akan segera berganti dengan pagi yang cerah ... semoga hari esok akan secerah hari ini ...
...
...
..
..
***aduh kenapa aku gak srek banget sama cerita ini ya....tolong dong beri author ide yang lebih menarik buat cerita ini ...
karena akhir akhir ini author lagi kehabisan ide buat lanjut cerita ini dan lebih ingin buat cerita yang lebih seru dari pada ini ..
__ADS_1
.
tolong beri vote dan like nya ya biar author tambah semangat lagi*** ....