
ini masih lanjutan dari bab sebelumnya ya ....
.................................................................................
" Jika itu kemaun Abi ...dan umi Zain akan lakukan karena Zain gak mau punya hutang Budi pada siapapun . " ucap Zain langsung memutuskan sambungan telepon nya ... Zain bingung sekarang harus berkata apa pada zaila baru saja ia mengatakan kalau dirinya tak akan menikahi maira tapi kini justru ia harus menikahi adik nya itu hanya karena balas Budi pada keluarga maira .
Pasti Zaila sangat kecewa padanya nanti tapi Zain tak punya pilihan lain . Jujur Zain kecewa pada abinya ... selama ini Zain sudah berkorban banyak untuk keluarga maira dari mulai menyerahkan semua harta warisan orang tua nya pada sang Abi .. dan kini Zain harus berkorban lagi untuk keluarga itu.
" Ya Allah mungkinkah ini takdir yang kau tetapkan untuk ku sungguh aku tak mampu menolak nya namun aku juga gak bisa menyakiti hati istri ku .... kumohon beri jalan keluar atas masalah ini . " ucap Zain menatap langit malam .
" Zain kok belum tidur ngapain udah larut malam masih nongkrong di teras ?" tanya Zaidan yang kebetulan baru pulang dari kantor nya .
" Iya mas ... lagi cari angin aja . oh iya mas kok baru pulang , lembur ya mas? " tanya Zain pada Zadan
" iya nih ... pekerjaan kantor lagi numpuk numpuk nya . " ucap Zaidan iku bergabung dengan Zain .
" ya alhamdulilah dong mas itu artinya pekerjaan mas lancar . " ucap Zain lagi
" Ya begitulah .... oh iya kenapa wajah kamu murung gitu kayak nya banyak fikiran cerita aja sama mas siapa tau mas bisa bantu kamu ." tutur Zaidan menepuk pundak adik iparnya pelan . Zaidan tau Zain sedang banyak masalah terlihat dari akhir akhir ini lelaki itu sering melamun seperti sedang memikirkan sesuatu yang berat .
"Zain lagi bingung mas gak tau harus gimana " ucap Zain memulai berbincang nya dengan Zaidan.
" Bingung kenapa lagi berantem ya sama zaila . " Tebak Zaidan.
" Enggak mas ini soal masalah keluarga Zain " ucap Zain tersenyum sendu .
" Masalah apa ?" tanya Zaidan penasaran sebenarnya Zaidan bukan orang yang suka ikut campur urusan orang tapi kali ini zaidan merasa bahwa dirinya harus ikut campur .
" Adik ku hamil mas akibat pemerkosaan dan pria yang menghamilinya telah tiada ...Abi ku bingung harus bagaimana mengingat nasib ponakan ku yang masih membutuhkan sosok ayah maka dari itu Abi meminta ku untuk menikahi adik ku itu sebagai balas Budi karena telah membesarkan ku seperti anak nya sendiri . " ucap Zain membuat Zaidan terkejut .
" Lalu apa keputusan mu ?" tanya Zaidan pada Zain ia tak akan terima jika sang adik akan di dua kan .
" Ya mau bagaimana lagi Zain tak mau berhutang Budi pada siapapun . " ucapan itu membuat Zaidan marah lelaki itu mulai mengepal kan tangan nya .
__ADS_1
" Apa zaila setuju sama keputusan mu itu ?" tanya Zaidan berusaha menahan emosi nya .
" Dia sudah memberi ku izin mas jika aku mau menikahi maira . " ucap Zain .
" Aku gak setuju sama keputusan kamu . dalam hidup ku zaila adalah adik yang aku sayangi meski dia bawel dan cerewet . mas gak akan biarkan dia bersedih bagi mas satu tetes air matanya begitu berharga buat mas ... " ucap Zaidan emosi mata tajam itu menatap Zain dengan pandangan tak suka .
" Maafkan Zain mas tapi Zain tak punya pilihan lain . " ucap Zain
" Mas akan nikahi adik kamu ..." ucap Zaidan berteriak dan itu membuat Zain terkejut .
.....
....
...
Zaidan terdiam menatap langit langit kamarnya pikiran lelaki itu berkelana ketika tadi saat bersama Zain ia telah memutuskan untuk menikahi maira adik dari adik iparnya itu. Sungguh sebenarnya Zain belum siap menikah dan tak akan pernah siap lelaki itu tak mau berhubungan dengan seorang perempuan apalagi harus menikah tapi mau bagaimana lagi ia tak mau sang adik menjadi korban dari keegoisan keluarga Zain .
pernah suatu hari zaila di jahili disekolah hingga menangis oleh senior nya dengan tak terima Zaidan langsung memukul senior zaila itu dengan marah hingga ia harus di hukum karena itu ..
zaila adalah adiknya satu satunya sebenarnya bukan satu satunya ia masih memiliki adik lagi namun adik nya itu telah tiada saat di lahirkan jadi Zaidan hanya punya zaila untuk ia lindungi .
Zaidan tau zaila rela berkorban demi orang lain dirinya sering terlihat kuat di depan orang tapi sebenarnya adiknya itu adalah orang yang lemah dan rapuh ...
Selama ini Zaidan jarang memperhatikan kasih sayang nya pada sang adik tapi sebenarnya Zaidan lah yang paling menyayangi adiknya itu lebih dari apapun .
tok tok tok ...
" Masuk ...." ucap Zaidan setengah berteriak .
Tanpa aba aba zaila datang dan langsung memeluk kakak nya itu dengan erat .
" tumben kamu meluk kakak ada apa nih mau minta uang jajan ya ...?" tanya Zaidan setengah bercanda dengan adik nya itu .
__ADS_1
Namun yang di becanda i tak menjawab dan lebih memilih menangis di pelukan kakak nya itu . semakin lama tangis zaila semakin pecah dan itu membuat Zaidan bingung .
" Kamu kenapa la ?" tanya Zaidan pada gadis itu .
" kenapa kenapa kakak ambil keputusan itu buat zaila ...?" tanya Zaila di tengah tangis nya .
" keputusan apa yang kamu maksud ?" tanya Zaidan menatap mata sang adik yang telah sembab .
" Apa kakak serius mau menikahi maira ?" tanya Zaila membuat Zaidan menghela nafas lelah .
" pasti Zain yang cerita soal masalah ini sama kamu kan ?" tanya Zaidan menatap sang adik .
" Iya mas Zain udah cerita semuanya sama zaila ... kak Zaila gak mau kalau kak terpaksa menikahi maira hanya gara gara zaila . " ucap Zaila
" Kata siapa gara gara kamu ....kamu itu PD sekali ... mas lakuin itu karena kakak kasihan aja sama nasib anak nya kakak gak mau anak dalam kandungan itu kekurangan kasih sayang orang tua " ucap Zaidan berbohong Zaidan tak mau sang adik banyak fikiran .
" kak Zaila tau dari kecil hingga sekarang kakak gak akan bisa bohongi zaila ... Zaila tau kakak lakuin itu demi kebahagiaan zaila ...Zaila hanya bisa mengucapkan terimakasih dan maaf selama ini zaila selalu nyusahin kakak . " ucap Zaila menatap kakak nya itu dengan penuh rasa bersalah .
" Kamu gak pernah nyusahin kakak la ... bagi kakak kebahagiaan kamu lebih penting dari pada apapun kakak sayang sama kamu la.... kamu adik perempuan kakak satu satunya jadi sudah sewajarnya kakak berkorban demi kamu ... " ucap Zaidan membuat Zaila terharu wanita cantik itu langsung memeluk kakak nya erat dan berkali kali mengucapkan terimakasih .
....
....
....
...
...
***Bingung harus gimana .... tapi harus tetep semangat....
jangan lupa ya vote dan like nya jangan lupa juga mampir ke cerita aku asalamualaikum jodoh*** ....
__ADS_1