
Kini tingkat popularitas via semakin melejit. Ada saja surat beserta bingkisan yang muncul tiba tiba dimejanya. Bahkan ada juga yang terang terangan mengungkapkan perasaannya didepan umum yang membuat via merasa kurang nyaman. Tapi sebaik mungkin ia menolaknya dengan sopan.
Dimansion via sedang melatih alat musik biola setelah mahir dalam piano. Paman mo memintanya untuk belajar banyak alat musik. Setelah seharian belajar kini via duduk selonjoran di gajebo taman belakang sambil memakan buah semangka. Didepannya paman mo sedang membuat panggilan dengan tuan muda.
Tadi via meminta izin untuk keluar bareng temannya seusai sekolah hari sabtu. Paman mo yang paling patuh aturan menolak, tapi via memohon dengan wajah kasihannya membuat paman mo luluh hatinya sehingga menelpon sang tuan muda untuk meminta izinnya.
Sebenarnya via bisa aja menelpon kakaknya langsung tapi dia teringat muka kakaknya yang dingin membuatnya mundur. Dan paman mo lah yang jadi harapannya kini.
Setelah beberapa saat paman mo menoleh dan tersenyum, namun senyum yang agak aneh,,,
"Nona, tuan muda memberi izin keluar tapi ada syaratnya" hening sejenak
"Syaratnya nona harus belajar dansa sebagai tambahan, bagaimana?"
"Paman, aku kan udah belajar tari masa tambah lagi sih? Yang lainlah syaratnya" tawarnya
"Boleh tapi nona sendiri yang bilang sama tuan muda"
Seketika via merinding membayangkan ia tawar menawar dengan kakaknya, bukannya syaratnya berganti lebih mudah yang ada makin nambah. Ogahhh
"Iya deh paman, via terima syaratnya"
"Baik nona akan saya sampaikan pada tuan muda, oia satu lagi pesan tuan muda nona hanya punya waktu 2 jam diluar selebihnya nona akan tau sendiri"
Buru buru via mengangguk, "iya 2 jam kan? cukup kok cukup" jangan sampai dia kena hukuman dengan jadwal les nya bertambah, sudah cukup dia lelah dengan jadwal yang ada.
__ADS_1
Tidak terasa hari sabtu pun tiba, via sudah siap siap ke cafe diantar oleh pak supir. Paman mo sekali lagi mengingatkan via tentang waktu 2 jam nya.
"paman, via udah ingat. Paman gausa kuatir"
tersenyum paman mo berkata " nona, harap terus mengaktifkan handphone apabila ada hal penting akan lebih mudah untuk menghubungi nona"
"ok ok paman, yoda via berangkat dulu ya,,"
Setibanya dicafe rupanya sudah hampir semua teman sekelasnya hadir. Tak tanggung tanggung miya rupanya membooking satu cafe. Tadinya via yang membayar tagihannya, namun miya merasa tidak enak jadi dia diam diam mencari cafe dan membayar semuanya dimuka.
"via sini, semua da pada ngumpul"
Dari jauh teman temannya memanggil. Via yang untuk pertama kalinya ikut ngumpul ngumpul apalagi acara ulang tahun ala kelas atas merasa sedikit rumit dihatinya. Dulu sebelum ia tinggal dimansion via benar benar tidak punya waktu juga uang untuk mengikuti kawan kawannya. Setelah pulang sekolah dia harus bergegas kerja paruh waktu hingga malam. Begitu setiap harinya, bahkan hari minggu ia juga harus bekerja. Sekarang setelah tidak dipusingkan lagi dengan masalah finansial via justru disibukkan dengan jadwal les belajarnya. Namun via tetap menjalaninya dan bersyukur.
"gak kok,,,oia selamat ulang tahun yah yaya sayang,,,semoga semua harapan lo terkabul, amin"
"aminn,,,makasi ya vi"
"kayak siapa aja loh, oia nih kado ultahnya jan dibuka sini ya malu ntar dilihat orang"
"emang isinya apaan? Kenapa mesti malu?"
via mendekat dan membisikkan sesuatu ditelinga miya.
"ahh!! Via iseng banget sih kasi kado yang begituan?" teriak yaya mengagetkan teman temannya
__ADS_1
"emang kadonya isi apa?" tanya salah satu teman laki laki
"rahasia, cowok gak boleh tau" miya kemudian menoleh kearah via dengan muka masamnya
"yaya,,,aku kan udah kasi kado, tapi malah diplototin sih bukannya makasih"
"via makasih ya kadonya, tenang aja aku bakal ingat kok kadonya, jadi ntar klo via ultah aku bakal kasih yang lebih bagus lagi" jelas miya dengan menahan rasa jengkelnya
"yaya, tak perlu sungkan sungkan" sekuat tenaga via menahan tawanya. Via memang sengaja memberi kado miya baju tidur dinosaurus kebencian yaya. Kenapa yaya sangat membenci baju dinosaurus? Begini ceritanya, pernah sekali yaya pergi kemuseum hewan langka ketika berusia 7 tahun dari sana yaya melihat dinosaurus raksasa. Yaya ketakutan hingga pipis dicelana. Sejak saat itu yaya sangat malu apabila disinggung perihal dinosaurus. Makanya yaya begitu tertekan saat via memberinya kado itu. Tapi darimana via tahu hal itu? via tahu saat berkunjung kerumah yaya, mama yaya menceritakannya. Saat ini yaya ingin sekali melempar kawan nya ini kelaut lepas, sayangnya dia tidak sekuat tarzan. hahh!!
Setelah sedikit drama, kini tiba saatnya acara tiup lilin. yaya berdiri didepan kue berlapis coklat dengan ditaburi lilin sebanyak 17 sesuai dengan usia nya. Setelah menyanyikan lagu ulang tahun yaya membuat doa permohonan lalu meniup lilin. Teman teman yaya semuanya mengucapkan selamat ulang tahun.
Saat sedang santai teman teman via meminta via untuk menyanyikan sebuah lagu. Kebetulah cafe tempat mereka dilengkapi dengan panggung kecil dengan alat musik. Tak berdaya via maju kedepan mengambil gitar. Menyesuaikan sebentar lalu via mulai memetik gitar hingga terdengar alunan musik yang indah. Perlahan via menyanyikan sebuah lagu, teman temannya menonton dan tak lupa sambil merekam. Lagu yang dinyanyikan via berjudul 'surat cinta untuk starla' dari penyanyi virgoun. Lagu yang sudah terkenal bagi kaum muda. Dengan suara yang merdu via berhasil menyanyikan lagu sambil memetik gitar. Saat lagu usai terdengar tepuk tangan teman temannya dan juga dering handphonenya. Melihat sebentar lalu menghela nafas, via bangkit meletakkan gitar dan mengangkat telpon.
"halo paman, ada apa?"
"nona supir sudah menunggu didepan cafe, waktu 2 jam anda sudah habis"
"baiklah paman, aku akan keluar"
Setelah mematikan telpon via pamit pulang, teman temannya dengan enggan melepaskannya.
Tak berselang lama vidio via yang sedang menyanyi sambil memetik gitar viral dimedia sosial. Namun orangnya saat ini sedang fokus belajar dansa dengan salah satu pengajar suruhan kakaknya. Andai saja via memiliki akun media sosial mungkin saat ini pengikutnya sudah menyaingi artis papan atas.
Al pun tidak ketinggalan berita. Vidio gadisnya menyanyi sambil memetik gitar telah diputarnya puluhan kali. Ditambah dengan vidio pertama via menyanyi dengan piano. Semakin kesini Al merasa jika semua lagu itu ditujukan untuknya, dari lagu 'hanya ingin kau tahu' dilanjutkan dengan 'surat cinta untuk starla' seolah menyampaikan pesan padanya. Hal itu membuat Al bahagia, padahal belum tentu via berpikir begitu. Gery yang sedari tadi mendengar lagu via yang diputar Al juga merasa demikian. Namun ia tidak berani mengungkapkan pendapatnya itu kalau kalau hal itu hanya asumsinya saja.
__ADS_1