Jodoh Ideal Sang Tuan Muda Genius

Jodoh Ideal Sang Tuan Muda Genius
Kepulangan Al


__ADS_3

"iah neh, dari tadi aku dah keliling nyari ruangan 12A tapi malah kesasar ke lab kimia" jawab velin. Karna kebetulan jurusan kimia dan keuangan berada dalam 1 gedung jadi tak menutup kemungkinan buat nyasar.


"kasian,,,yodah yok kita cari sama sama biar cepat ketemu, kelas aku juga 12A"


"ayok, semoga aja kita belum telat"


"iah semoga aja"


Via dan velin bergegas mencari ruangan hingga tak berselang lama mereka pun menemukannya. Beruntung dosennya belum datang jadi via dan velin bisa istirahat sejenak sebelum kelas dimulai. Selain via dan velin sudah banyak mahasiswa baru yang udah pada datang, tentunya mereka sudah pada saling kenal saat masa ospek. Menunggu sebentar akhirnya dosennya pun datang. Karna masih hari pertama tidak banyak materi yang dipelajari karna sebagian waktu telah digunakan untuk perkenalan dengan dosen sambil mengabsen. Tapi tugas tetap mengalir yang membuat para mahasiswa mendesah kesal. Baru hari pertama sudah ada tugas lumayan banyak pulak, hah


Setelah pelajaran pertama usai mereka pun diberi jeda sebelum lanjut dengan kelas berikutnya dengan dosen yang berbeda.


Dilain tempat al baru saja menginjakkan kakinya dibandara khusus keluarga anderson. Yah keluarga anderson memiliki bandara pribadi dengan jet dan helikopter yang sudah parkir berbaris rapi. Jika dihitung ada 19 helikopter dan 6 jet pribadi. Sungguh keluarga sultan. Al berjalan menuju mobil yang akan mengantarkannya kembali ke mansion mewahnya. Kedatangan al tentu tidak diketahui oleh pihak mansion jadi tak ada penyambutan yang terjadi ketika tuan muda genius itu tiba.


Paman mo yang tadinya sedang memberi instruksi didapur tiba tiba dipanggil oleh seorang pelayan yang mengatakan tuan mudanya telah pulang dan baru saja memasuki mansion. Dengan kecepatan penuh paman mo berlari kearah ruang tamu. Dan disana tuan mudanya telah duduk santai ditemani oleh asisten gery.


"selamat datang kembali dimansion tuan muda" sapa paman mo sambil menundukkan kepala.


"hm,,"


"tuan muda pasti kelelahan perjalanan jauh bagaimana kalo saya siapkan makanan untuk menyegarkan tuan muda?" tawar paman mo

__ADS_1


"tidak perlu,,,apa mamah masih belum kembali?"


"belum tuan muda, nyonya besar langsung kekamarnya seusai mengantar nona via kekampus"


"hm"


"tuan muda saya buatkan teh atau kopi?"


"kopi"


"tuan gery ingin teh atau kopi?"


"sama sama tuan gery"


Paman mo bergegas menyuruh pelayan untuk membuat pesanan tuan mudanya dan juga asisten gery sementara dia berlalu kekamar nyonya besar untuk memberitahu kedatangan tuan mudanya. Mama sena yang lagi santai memilih produk assesoris diaplikasi belanja online favoritnya kaget mendengar kepulangan putranya yang tiba tiba. Dengan anggun mama sena berjalan keruang tamu menemui putranya yang sudah 4 tahun tidak ditemuinya.


"selamat datang sayang,,akhirnya setelah 4 tahun mama bisa juga jumpa sama anak mamah yang super sibuk" sapa mama sena sambil memberi sindiran. Karna selama ini jika al disuruh datang kepulau selalu saja alasan sibuk. Jika mama sena yang kembali kemansion selalu saja al tiba tiba keluar negeri atau keluar kota. Karna itulah mama sena jadi kesal dengan putranya itu. Al yang diberi sindiran halus oleh mamanya hanya mengerutkan kening.


"gimana kabar mama?" tanya al


"baik tentu saja, walaupun seseorang selalu mengabaikan mama untung saja mama punya seorang putri yang cantik dan baik yang selalu menemani mama" sindiran mama sena makin menjadi membuat al memijit keningnya yang semakin pusing.

__ADS_1


"baguslah kabar mama baik. Oia al minta supaya mama tidak membahas masalah rencana al untuk menikahi via dan juga masalah genetik keluarga kita, karna al tidak mau nanti gadisku jadi takut atau kurang nyaman" jelasnya


"tentu saja nak, mama juga tidak ingin membebani pikiran via tentang masalah keluarga kita apalagi rencana pernikahan yang mungkin aneh baginya. Via masih sangat muda belum saatnya dia memikirkan masalah hubungan apalagi pernikahan"


"gadisku mungkin berpikiran begitu tapi tidak dengan para lelaki diluaran sana. Aku baru mendengar laporan jika ada lelaki yang mendekati gadisku dikampusnya" al sungguh merasa terbakar cemburu kala mengingat gadisnya diincar orang


"benarkah? Padahal via kan masih belia, belum juga genap tujuh belas tahun? Kenapa sudah ada yang mengejarnya? Tidak bisa kamu harus memegang via jangan sampai ada yang merebutnya nak" mama sena sangat kuatir jika ada yang mendekati via diluar sana. Via masih sangat muda dan pikirannya pasti masih labil, mama sena takut ada yang memanfaatkan kepolosan via karna gimanapun via adalah gadis yang sangat cantik pasti banyak orang yang mengincarnya.


"mama gak perlu kuatir, al akan mengurusnya. Al tidak akan membiarkan gadis kecilku yang berharga didekati apalagi diambil orang lain. Berani mengambil milik seorang Alzero berarti siap siap kena badai" al tidak ingin mengucapkan kata mati didepan mamanya kuatir nanti mama nya akan memandangnya psikopat. Karna selama ini al tidak pernah menampakkan sisi kejamnya didepan mamanya, cukup dia bermain kejam dibelakang.


"baguslah nak, mama tidak ingin kehilangan putri mama yang cantik apalagi tersakiti oleh orang yang tidak bertanggungjawab"


"al akan memastikan tidak akan ada yang menyakiti gadisku. Mama hanya perlu menemaninya sisanya biar al yang urus" tegas al menyakinkan mama sena


"baiklah nak mama percaya sama kamu"


Sementara orang yang dibahas sedang asik makan dikantin dengan teman sekelasnya velin. Yah mereka sudah akrab semenjak kelas pertama. Menunggu kelas sore via dan velin makan siang dikantin dan akan dilanjut keperpustakaan menghabiskan waktu sebelum kelas dimulai. Saat makan banyak sekali tatapan yang mengarah kapada mereka berdua karna penampilan mereka yang diatas rata rata. Selain via, velin juga lumayan cantik walau tak secantik via. Makanya tak heran jika mereka bersama banyak mata yang curi curi pandang bahkan bersiul untuk menarik perhatiannya. Via sih biasa aja berbeda dengan velin. Mungkin selama ini velin tidak terlalu jadi sorotan publik jika diluar tapi sekarang dia bersama via yang terkenal cantik makanya dia agak risih jadi pusat perhatian. Segera mereka menyelesaikan makan siangnya lalu meninggalkan puluhan pasang mata yang sedari tadi menyorotnya.


Diperpustakaan via dan velin sama sama sibuk dengan bacaan masing masing walaupun mereka duduk berhadapan tak ada obrolan yang terjadi seperti didalam kelas.


Namun walaupun itu perpustakaan masih saja ada yang asik mengobrol dan bahkan tidur. Memang perpustakaan itu lumayan besar dan dilengkapi dengan AC bahkan ada ruangan kaca tembus pandang khusus untuk lesehan dengan karpet bulu halus yang memungkinkan siswa untuk sekedar istirahat atau tidur. Tapi walaupun begitu durasi istirahatnya juga dibatasi hanya 1 jam per orang.Tak heran jika kampus itu merupakan salah satu kampus terbaik. Saat itu tak banyak mahasiswa yang berada diperpustakaan karna mungkin masih awal perkuliahan. Jadi via dan velin merasa nyaman karna tidak ada pasang mata yang selalu memperhatikannya seperti saat dikantin.

__ADS_1


__ADS_2