
Banyak sekali siswa yang bergerumun disekitar panggung, terutama siswa perempuan. Untung saja hal ini sudah dalam perkiraan panitia jadi dibawah panggung sudah disiapkan tempat penonton berdiri khusus perempuan dan laki laki sehingga tidak akan mudah berbenturan antara siswa laki laki dan perempuan. Tidak berbeda dengan miya, dengan hebohnya ia menarik tangan via menuju bawah panggung untuk menonton lebih dekat. Via yang tiba tiba ditarik agak limbung untuk saja tidak jatuh.
"Ih yaya,,,jan tarik tarik dong, sakit tau" ocehnya saat miya dengan semangatnya menarik tangannya
"Via, kita harus cepat klo tidak kita bakal gak dapat tempat berdiri dekat panggung" teriaknya sambil berjalan.
Seketika via berhenti, diikuti oleh miya yang menoleh kebelakang.
"Jangan bilang lo mau nonton kayak gadis gadis alai itu?" Selidik via sambil menyipitkan matanya
"Bukannya lo juga mau nonton ya?"
"Yaya, aku mau nonton tapi ga didepan juga kali, desak desak gitu ogahh"
"Tapi klo gak didepan nanti abang dika nya gak keliatan jelas"
via seketika pusing tiba tiba mendengar ocehan miya
"Gini aja, klo lo memang sanggup desak desakan sono aku ga ikut, aku mo nonton dari sini aja, ada kursi yang nyaman ngapain juga berdiri desak desakan. Gak la ya,,"
"Yodah deh aku kesana, tapi via jan kemana mana ya, duduk sini aja biar gampang nyarinya"
"Hm sanalah" usir via, dikira aku bocah apa ngilang ngilang segala pikirnya.
__ADS_1
Setelah mengusir miya, via mengambil tempat duduk dan duduk cantik sambil menonton. Karna hanya bintang tamu penyanyi audika tidak lama berada disekolah. Setelah menyanyikan 4 lagu andalannya tim nya segera berkemas untuk bubar. Begitu lagu selesai Audika memberi sambutan sedikit dan mengajak siswa siswi untuk berfoto rame rame. Audika memang salah satu alumni dari sekolah elit itu, makanya pihak sekolah begitu antusias untuk mengundangnya. Beruntung audika mau hadir bahkan menyanyikan lagunya.
Karna begitu banyak siswa yang ingin berfoto, panitia mengatur para siswa berkelompok dalam sekali poto. Via yang melihat itu hanya diam ditempat sambil memainkan handphonenya. Tidak ingin ikut dalam kehebohan teman temannya. Namun tak disangka tiba tiba terdengar namanya dipanggil dari panggung untuk menyanyikan sebuah lagu. Dengan kaget ia mengangkat kepalanya melihat kedepan, semua tatapan sudah mengarah padanya. Dengan enggan via bangkit dan maju kepanggung. Dipanggung via menyebutkan lagu yang ingin dinyanyikannya. Perlahan suara musik terdengar lalu diikuti oleh suara via yang lembut dan menenangkan. Kali ini via menyanyikan lagu Ailee 'goodbye mylove' dengan penuh penghayatan. Seakan via berada dalam dunia sendiri ia benar benar larut dalam membawakan lagu itu. Teman temannya yang tadinya heboh saat berfoto dengan audika tiba tiba terdiam menatap kepanggung, begitu juga dengan audika. Dia tidak menyangka akan ada siswi yang memiliki suara indah menyanyikan lagu korea tersebut yang membuatnya terpana.
Bahkan siswi tersebut sangat cantik, dengan menyanyikan lagu itu kadar kecantikannya benar benar terpancar apalagi dengan penghayatan penuh yang tampak dimatanya. Detak jantung audika tiba tiba melonjak seperti ada sesuatu yang tiba tiba hadir.
Tidak hanya penyanyi tampan itu, hampir semua yang hadir terpesona dengan suara dan juga penampilan via. Apalagi lagu tersebut menyampaikan kesedihan membuat mereka terenyuh dan juga menangis. Namun via tidak memperhatikan para netizen nya, dia tetap fokus membawakan lagu kesukaannya itu. Entah kenapa lagu itu seperti memiliki makna dalam hidupnya. Hingga lagu berakhir para penonton masih saja terdiam, lalu 4 detik kemudian barulah terdengar gemuruh tepuk tangan. Via tersenyum mengucapkan terimaksih lalu bersiap turun, namun tak diduga sang penyanyi tampan tiba tiba menghampirinya diatas panggung.
"hi, adik manis,,maukah nyanyi duet denganku?" tanya audika. Sontak saja para penggemarnya histeris. Via ingin menolak tapi para penonton segera menyorakkan agar mereka berduet. Dengan enggan via mengangguk "nyanyi lagu apa kak?"
"gimana klo lagu shallow?" tanya audika
"ok"
Saat pertengahan lagu kekompakan mereka benar benar menyilaukan mata, tampak audika bernyanyi sambil memegang tangan via. Via yang merasa dipegang tangannya mengelak tapi audika malah menariknya mendekat. Via ingin berontak namun diurungkannya karna ini sedang diatas panggung. Hingga lagu usai barulah audika melepas tangan via. Via yang tangannya dilepas buru buru meninggalkan panggung setelah menyerahkan mikroponnya. Via kesal karna ia tidak suka disentuh oleh orang asing apalagi laki laki berbeda dengan kakaknya via merasa nyaman nyaman aja mungkin karna sudah terbiasa. Segera via berjalan menuju toilet untuk mencuci tangannya.
Dalam sekejap duet Audika dengan via menjadi viral di media sosial. Banyak para fans audika menangis bombai saat menonton video mereka. Tak ayal para fans merasa jika seseorang telah mencuri idolanya. Ada juga yang memaki via seolah mencuri atau mencari kesempatan berduet dengan idolanya padahal justru audika lah yang meminta duet. Tapi yang namanya fans fanatik mana peduli jika idolanya yang salah. Mereka hanya perlu mencari tempat pelampiasan. Jadi bisa dipastikan saat ini via sudah menjadi musuh publik terutama para wanita.
Sementara musuh publik itu yakni via sedang seru seruan dengan teman sekelasnya, mereka sedang barbeque an daging di area yang telah disiapkan. Hingga tiba tiba telpon via berdering, ia menyingkir dan mengangkatnya
"halo kakak"
"lagi dimana vi?"
__ADS_1
"disekolah kak acara perpisahan"
"cepat pulang sekarang, supir sudah didepan menunggu"
"tapi kak acaranya belum selesai"
"jangan membantah via,,kakak gak suka penolakan"
via merinding mendengar titah kakaknya ada apa dengannya kenapa suaranya begitu menakutkan, batinnya
"baik kak, baik ini via akan pulang. Via pamit dulu sebentar" segera via mendekati teman temannya untuk pamit lalu pada gurunya. via berjalan keluar dengan muka cemberut karna ia sebenarnya belum mau pulang. Mungkin karna ini merupakan kesempatan terakhir mereka berkumpul bersama membuatnya enggan pulang duluan. Tapi apalah daya, kakaknya sudah bertitah, jadi tak ada ampun.
Sesampainya dimansion via dibawa paman mo ke ruang kerja kakaknya, rupanya disana kakaknya sedang melakukan vidio call namun pandangannya kearah berkas yang sedang ditandatanganinya. Paman mo berdehem, barulah kakaknya mengangkat kepala melihat kearah kamera.
"paman mo, silahkan tunggu diluar" perintah Al
"baik tuan muda"
via yang melihat paman mo hendak keluar langsung memasang muka memelas, tapi paman mo hanya bisa geleng geleng kepala lalu keluar.
"mendekatlah" via berjalan perlahan kearah kamera
"hari ini kenapa kamu berduet dengan lelaki itu?" tanya Al to the point
__ADS_1
"itu,,tidak disengaja kak" via menjawab dengan gugup sambil menelan air liurnya