
setelah Juleha keluar dari ruangan Nathan.
Nathan langsung menyenderkan dirinya di kursi kebesarannya.
huhh... baru kali ini aku kalah bicara..mana perempuan lagi" batin Nathan
"dretttt...." bunyi telpon
"hahh momy lagi" batin Nathan
Nathan tahu bahwa momy ya pasti membahas pernikahan.
" iya hallo mom..
" hallo nak..nanti malam kamu pulang ke Mension.. ada yang mama tanyakan padamu.
"hmmmm iya mom... aku akan datang.
" ok.. dahh.. mama tutup telponya .
" hmmm.
setelah berbicara kepada mom ya, Nathan pun langsung pergi,dia ingin mencari angin segar untuk menjernihkan pikirannya.
di lain tempat Juleha menyusuri jalan sambil melamun , dia bingung kenapa harus jadi begini, padahal dirinya berniat untuk ke kota mencari pekerjaan, tapi malah ber urusan dengan lelaki sombong.sambil mendorong sepedanya..samar samar dia mendengar suara perempuan minta tolong, diri nya bingung dari mana asal suara itu.
" akh apa jangan-jangan hantu" pikir Juleha
__ADS_1
ehh tapi tidak mungkin hantu di siang bolong."Juleha celingak celinguk mencari asal suara .
suara minta tolong pun terdengar lagi,dan terdengar lebih jelas. Juleha mengikuti asal suara itu....semakin dirinya mendekat ke arah lorong semakin jelas teriak" kesakitan.
" hah ternyata tempat ini sudah tidak layak di pakai lagi" Juleha
Juleha berjalan mendekati lorong tersebut.
dirinya terkejut melihat perempuan di pukuli oleh kelompok wanita, yang berpakaian layaknya j****g.
" huhh ternyata di sini jadi tempat penyekapan" batin juleha
"hey kaliann.." teriak Juleha..
para perempuan" pun terkejut karna ada yang mengetahui kejahatan mereka.
" siapa kau". salah satu perempuan maju mendekati juleha
apa dia ini ketua geng ya..batin juleha
Juleha melirik intens perempuan di depannya ini,dengan baju kekurangan bahan yang terdapat baju bolong di belakangnya.
" hey kau kenapa menatap boss kami seperti itu..apa kau Hiri melihat kecantikan boss kami" ucap salah satu dari temannya.
Juleha terkikik geli mendengarnya.
"hahahahha, kalian ini pede sekali..aku sama sekali tidak Hiri melihat boss kalian ini, tapi aku bingung,... apa kahh kalian ini gembel" tanya Juleha sambil menahan tawanya
__ADS_1
para wanita" tersebut geram mendengar perkataan juleha yang menyebut mereka gembel.
" jaga bicaramu, kau tidak tau ber urusan dengan siapa" ucap wanita yang dari tadi menahan kesal,karna kesenangan ya di ganggu.
" oalahh.. aku kan hanya bertanya, jawab juleha,lihatlah pakaian kalian bolong" begitu, rambut ber cat merah,kuning, hijau begitu, apakah kalian biduan dangdut, kata juleha sambil tertawa.
"astaga dia bilang kita biduan dangdut..ini kan gaya ala" barat " kata salah satu temannya..
" diammmm" kata wanita di depannya..
" pergilah kau dari sini sebelum kami memukul mu.
" lepaskan dulu perempuan itu, baru aku pergi.
" cih, siapa ya kau, dia ini hanya gadis murahan."
" hahhahaha kalian ini,berkacalah.. sebelum kalian mengatakan orang.
.
perempuan yang dari tadi mereka pukuli hanya diam saja, dirinya sudah tak berdaya di pukuli habis"an oleh para perempuan " yang membully nya..
"kauuuu, mengepalkan tangannya.. hey kalian hajar dia..kata perempuan yang di depan Juleha..
" cihh ... kau berani keroyokan saja..dasar pengecut,sambil mengacungkan jari tengah.juleha
Juleha sudah biasa seperti ini, karna di kampungnya dia sering bermasalah dengan gadis gadis yang iri dengki dengannya, karena kecantikan Juleha membuat kau Adam selalu memuja Muja dirinya,maka dari itu gadis" desa selalu mencari masalah dengan Juleha.
__ADS_1