Juleha Si Gadis Desa Dan Tuan Muda Kejam

Juleha Si Gadis Desa Dan Tuan Muda Kejam
38.


__ADS_3

" kauuu mencium ku lagii..." teriak Juleha.


" kau sangat cerewet,aku bosan mendengarnya." jawab Nathan santai.


" akhhh kau ini menyebalkan."geram Juleha." dan aku ingin tahu pernikahan kita ini hanya sandiwara kan." tanya Juleha.


Nathan menatap Juleha tajam.


" kalau kau inginnya begitu tidak papa.." Jawab Nathan datarr.


Juleha pun terdiam dirinya puas setelah


Nathan menjawab hanya sandiwara.


mungkin itu untuk mu kalau aku tidak.batin Nathan menatap tajam Juleha.


" ayo pulang.. hari ini aku piket siang." kata Juleha.


" kau sudah berhenti bekerja." kata Nathan sambil mengemudi.


" whatt... apa apa an kauu..aku harus membiayai nenek ku di desa." kata Juleha marah.


" semuanya sudah ku atur...dan kau cukup diam..hari ini kita cari cincin terlebih dahulu." tegas Nathan menatap tajam Juleha.


Juleha yang di tatap tajam langsung terdiam.


setelah menyelusuri jalan mereka pun sampai di toko cincin spesial permata biru.


" cari kan saya cincin paling bagus di sini." kata Nathan.

__ADS_1


" baik tuan.


pelayan toko pun langsung mengambil cincin yang keluar an terbaru dari toko mereka.


" Tuan apakah di sini tidak mahal." tanya Juleha berbisik.


Nathan tidak menghiraukan pertanyaan juleha.dirinya tidak ingin mendengar suara cempreng Juleha yang kaget akan nominal cincin untuk pernikahan mereka.


apa kah dia ini tuli..batin juleha.


" disini ada cincin permata bermata merah berbentuk hati tuan..dan ini limited edition.hanya ada satu yang di keluarkan." ...


" sayang apakah ini cantik menurut mu." kata Nathan.


juleha hanya menatap tajam Nathan yang memanggil dirinya sayang.


rasanya pengen muntah gue kalo banyak ekting ya begini.batin Juleha.


" bungkus sekarang." Nathan.


" baik Tuan...


setelah itu mereka pun pergi dari toko cincin tersebut.


" ehh ehh Tuan kenapa anda belum bayar..apa ada membeli cincin ini berhutang." tanya Juleha mengejar langkah Nathan yang sangat panjang.


" itu toko terbesar di kota ini..dan pemilik nya adalah aku." kata Nathan langsung membuka kan mobil untuk Juleha.


gila sekaya apa dia.. apakah di keluarga kerajaan Arab atau fir aun." batin juleha.

__ADS_1


di sepanjang jalan mereka hanya terdiam masing masing.juleha yang memikirkan kekayaan Nathan. sedangkan Nathan memikirkan kejadian kejadian hari ini yang membuat nya tersenyum senyum sendiri sambil sesekali melirik juleha.yang melamun.


setelah berapa menit kini mereka berada di kontrakan juleha.


masih ada laki laki itu rupanya.batin Nathan kesal.


Juleha pun turun dan si susul Nathan juga.


" assalamu'alaikum.."teriak Juleha.


" waallaikumsalam." kata Amel dan putra secara bersamaan.


Juleha yang melihat putra tersenyum kecut.merasa sedih karena dirinya tidak bisa lagi bersama dengan laki laki lain setelah menikah dengan Nathan.


" putra kamu dari tadi pagi.." tanya Juleha


" iyaa Jul gue mau nunggu in lu..dan lagi gue tadi denger penjelasan si Butet tentang Lo." kata putra tersenyum kecut.


Nathan yang dari tadi menempel dengan juleha terus menatap putra tajam,seakan akan menyiratkan bahwa Juleha miliknya sekarang.


"yasudah aku mau kerja sekarang." kata Amel memecahkan keheningan.


" ya sudah gue antar sekalian gue mau ke kantor juga." kata putra.dirinya sangatt cemburu melihat Nathan memegang tangan juleha begitu posesif.


setelah itu Amel dan putra pun pergi.dan hanya Nathan dan Juleha masih berdiri mematung.


" aku pulang sekarang." kata Nathan langsung melenggang pergi kedalam mobil dan menancapkan gas ya.sejujurnya dirinya gugup berdekatan dengan Juleha.


*huhhhh gini amat ya nasib gue.batin juleha sedih.

__ADS_1


bersambung*.


__ADS_2