Juleha Si Gadis Desa Dan Tuan Muda Kejam

Juleha Si Gadis Desa Dan Tuan Muda Kejam
33.


__ADS_3

setelah pulang dari pantai mereka langsung melakukan ritual mandinya.dan setelah mereka selesai.mereka duduk di meja makan untuk menyantap makanan pemberian putra.


" ehh Mel si putra baik banget yahh.." kata Juleha.


" ada mau ya.." kata Amel di sela makan.


" maksud ya.." tanya Juleha bingung.


" gak papa Jul.." kata Amel.


di sela mereka makan bunyi telpon berdering di hp Juleha.


" ehh Jul si cabe nelpon tuh." kata Amel yang melihat nama tertera di cabe.


" istt ngapain sihh ganggu in orang aja..".Juleha menggerutu.


" hallo." kata Juleha.


" cepat datang ke apartemen ku sekarang." kata Nathan di seberang sana.


" kerja an gue kan siang kenapa harus malam malam kesana." kata juleha kesal.


" siapa yang bilang hanya siang, cepat kau kemari atau kau akan membayar hutang mu di penjara."kata nathan tegas dan langsung mematikan telpon secara sepihak.


Juleha semakin kesal, dirinya selalu saja di ancam.

__ADS_1


" rasanya aku ingin membunuhnya."kata Juleha marah.


" dan itu tidak akan terjadi,dan kau cepat kesana,aku hanya bisa mendoakan mu." kata Amel yang menepuk bahu Juleha.


Juleha pun berjalan lesu menuju kamarnya.dirinya tidak bisa berbuat apa-apa.


setelah bersiap siap dirinya pun berangkat menggunakan taksi.amel yang melihat temannya pun merasa sedih.dirinya tidak bisa membantu temannya.


setelah berapa puluh menit Juleha telah sampai di apartemen.dan melihat Nathan yang sudah menatapnya dengan tajam.


" ada apa malam menyuruh ku kemari." tanya Juleha mendengus kesal.


" tidak ada."jawab Nathan datar.


" apaa... kau se enaknya bilang tidak ada setelah aku jauh jauh kemari." kata Juleha kesal dan berbalik ingin pergi.


Juleha pun terhenti dirinya pun mengepalkan tangannya.


" apa kau hanya mengandalkan ancaman mu." bentak Juleha.


" kau berani berani membentak ku." teriak Nathan mendekati juleha.


" aku tidak takut lagi dengan mu,kau selalu saja mengancam ku,dan ku pastikan besok aku tidak akan menginjakk kaki di sini lagi." bentak Juleha.


Nathan hanya mengepalkan tangannya,baru kali ini ada yang tidak suka pada nya,dan terlebih lagi membencinya.dirinya sekuat tenaga mengendalikan emosinya untuk tidak menyakiti perempuan di depannya ini.

__ADS_1


،" itu tidak akan pernah terjadi." kata Nathan menarik tangan juleha menuju dapur.


" lepaskan..aku mau pulang." kata Juleha sambil melepaskan cengkraman Nathan.


" diam ..atau kau akan tau akibatnya." kata Nathan memandang tajam Juleha.


kini mereka pun berada di meja makan saling berhadapan.juleha yang masih kesal pun hanya memandang tajam Nathan.


kenapa aku harus bermasalah dengan si cabe ini.batin Juleha kesal.


" aku mau kau menikah dengan ku." kata Nathan tegas.


Juleha yang mendengar ya pun terkejut.


" apa menikah.." tanya Juleha terkejut.


" iya kau harus menikah dengan saya." kata Nathan tegas.


ntah kapan Nathan memikirkan tentang pernikahan yang pastinya dirinya ingin segera menikah dengan juleha.dirinya yang melihat Juleha dengan laki laki lain langsung terbakar api cemburu.tapi Nathan menyangkal itu semua.dirinya ingin Juleha menjadi miliknya.


" se enak Mbah mu bilang begitu..aku tidak mau menikah dengan mu." bentak Juleha.


" mauu tidak mau harus mau.." jawab Nathan.


" dan aku menolak keras untuk itu" kata Juleha menggebrak meja.

__ADS_1


bersambung.


__ADS_2