Juleha Si Gadis Desa Dan Tuan Muda Kejam

Juleha Si Gadis Desa Dan Tuan Muda Kejam
15.


__ADS_3

Sudah menjelang sore pun. Nathan masih enggan untuk pergi,karna di sini dirinya merasakan ketenangan untuk menetralkan kepalanya yang berapa hari ini menguras isi kepala, dari orang tuanya minta dirinya menikah, sampai dengan wanita yang membuatnya kesal setiap saat.


" pyuhhhh" mehembuskan nafas kasar.


"dreeettt." bunyi hp Nathan bergetar di sakunya, yang membuat dirinya sadar dari lamunannya.


" hmmm momy." Nathan tau pasti momynya mengingatkan dirinya untuk pulang.


" ya hallo mom." Nathan


" hallo nak, apa kau lupa apa yang momy bilang tadi siang.


" iya aku tau momy, aku masih ingat.


" bagus lahh, cepat pulang, momy tunggu." Nyonya Lia.


" hmmm ya.." Nathan dengan suara datar nya.


Nathan pun langsung menancapkan gas ya,menuju ke Mension, dia tidak ingin mendengar momy ya berceramah panjang kali lebar kali tinggi, bisa bisa dirinya mabok kecap di buat momy ya.


sekitar menempuh waktu 30 menit Nathan sudah sampai di Mension, para pelayan menunduk hormat kepada Tuan muda Jonathan.


" selamat malam Tuan muda." pelayan

__ADS_1


" malam, Jonathan Dengan suara datar nya,dan langsung melenggang pergi melewati pelayan tanpa menoleh.


Jonathan celingak celinguk mencari momy ya ,tapi tidak menemukan momy ya di ruang keluarga.


" momy...." teriak Nathan.


" Darling kuuuuu,.. momy di sini" teriak Lia


Nathan mendengar suara cempreng momy ya yang berada di dapur langsung mendatangi momy ya.


" malam mom" Nathan..


" akhh buah hati ku, Malaikat kecil ku,udah datang yaahhh" langsung menghampiri Nathan,dan memeluknya." Lia.


"Mom bisakah tidak berkata kata seperti itu, aku ini bukan anak kecil lagi,...malu mom di dengar para pelayan di sini." Nathan


" ya Allah anak momy... kau itu putra kesayanganku, terserah momy mau menimang mu seperti apa, para pelayan juga senang mendengar momy berkata seperti itu," ya kan Bu juminten." Tanya Lia kepada pembantu nya.


" hehehh iya nyonya kami semua suka mendengar anda berkata seperti itu" jawab Bu juminten.


" tuh kan, mereka suka,..apa lagi mendengar momy bernyanyi, mereka langsung syok,klo momy bernyanyi, Saking bagus nya." Lia membanggakan dirinya sendiri,di depan anaknya.


para pelayan menunduk menahan tawanya, untuk tidak menyinggung perasaan nyonya Lia,padahal kalo nyonya Lia menyanyi,mereka menyumpal telinga mereka dengan kapas.sekali nyonya Lia bernyanyi mereka mendengar bunyi kaset yang rusak,dan suara Towa yang melengking hebat.

__ADS_1


" Nathan memutar matanya malas,dia tidak ingin membantah lagi, semakin di bantah,semakin keluar mulut bebek momy yang merocos sepanjang massaaa..


" yaa mom kau memang terbaik" senyum Nathan terpaksa


" pasti dong,papa mu saja klepek klepek mendengar kan ya." jawab Lia sombong.


padahal Dimas menahan nafas untuk tidak mengomentari suara istrinya.pernah sekali Dimas mengomentari istrinya, dan berakhir tidur di kamar lain selama satu Minggu, itulah dirinya enggan untuk mengomen istrinya, dirinya tidak kuat harus tidur sendiri, Tanpa istri di sisinya.sebut saja ayah Nathan posesif.


" hmmm..dady mana mom." tanya Nathan


" Dad mu,di ruang kerjanya,ntah apa yang di urus, padahal semua kerja an kau yang mengambilnya kan." Lia


Nathan tau bahwa Dady kalau sudah di ruang kerja pasti sedang bermain game pubg,ff, yang lagi ramai di mainkan,Dimas tidak ingin ketinggalan Zaman.


"ohh ya sudah,Aku mau ke kamar dulu mom,aku mau mandi." Nathan.


"ya sudah sana..,dan langsung cepat turun nanti, kita makan bersama." Lia.


" ok mom.. Nathan melangkah pergi menuju tangga yang membawanya kelantai satu.


bersambung.


bantu vote ya biar author semangat terus.

__ADS_1


__ADS_2