Juleha Si Gadis Desa Dan Tuan Muda Kejam

Juleha Si Gadis Desa Dan Tuan Muda Kejam
37.


__ADS_3

" selamat datang tuan.nona" sapa para pelayan.


Juleha pun hanya tersenyum simpul dirinya masih terkejut dengan Mension yang begitu besar dan sangat mewah.


" ajibbb ni rumah apa istana presiden,gede amat." batin juleha.


" pagii maaa." kata Nathan menghampiri mom dan dad ya di ruang makan.


" paagii saaa..." nyonya Lia langsung terhenti melihat Nathan membawa seorang perempuan.


" akhhhhjh calon mantu kuuuu." kata nyonya Lia langsung memeluk Juleha begitu bahagia.


Juleha yang sedari tadi hanya menunduk kan pandanganya terkejut.di peluk oleh momy Nathan.


" kau cantik sekali sayang. " kata Lia.


Juleha hanya tersenyum menanggapinya.


" ayo momy bawa menantu kita sarapan." kata Dimas antusias.


" heyy hey kalian melupakan aku." kata Nathan kesal.


" jangan manja ayo kesini." kata Dimas dan Lia serentak.


Nathan pun terlihat kesal.


" ayo sayang kau mau yang mana." tanya Lia kepada calon mantu ya.


Juleha hanya tersenyum kikuk dirinya benar benar di manja seperti ratu oleh orang tua Nathan


" terserah Tante saja." kata Juleha tersenyum.

__ADS_1


Nathan yang melihat ya pun sangat kesal karena kedua orangtuanya tidak menganggap Nathan ada.tapi di sisi lain diri ya bahagia melihat orang tuanya. tersenyum bahagia.


setelah selesai sarapan.mereka pun berkumpul di ruangan tengah.


" bisa kau jelaskan semuanya Nat." kata Dimas.


" yes dad aku disini untuk menyampaikan bahwa kami akan menikah Minggu depan."


" akhhhhh benerkah sayang.." Tanya nyonya Lia antusias.


" yess mom .." jawab Nathan.


" dan kau siapa nama mu nak." tanya Dimas


Juleha sangat gugup di hadapan orang tua nathan.dirinya takut akan di usir hanya karena tidak selevel dengan mereka.


yaudahh lahh mending gue apa adanya.batin Juleha.


" hahh.. nath kalian bertemu di mana, apakah kalian merencanakan sesuatu." kata Dimas dengan tatapan menyelidik.


" tidak dad aku dan dia sama sama mencintai,dia dulu asisten apertemen ku." jawab Nathan.


gilee bisa drama juga ni cabe.batin Juleha.


" akhh pokoknya dari mana kau berasal,kau pilihan putraku,dan kau terlihat sangat baik." kata Lia tersenyum bahagia.


" ok Minggu depan kalian menikah,dan kami sebagai orang tua merestui kalian." kata Dimas.


mati lahh kalo begini caranya batin juleha.


mereka pun semua berbincang bincang santai.juleha yang masih kaku pun hanya mendengar kan dan menjawab seperlunya.

__ADS_1


" mom dad kami pulang sekarang." kata Nathan langsung berdiri.


" sayang kenapa tidak menginap saja di sini dulu." kata Lia.


" tidak mom Nathan banyak pekerjaan."kata Nathan.


" kalo kamu sayang." mendekati Juleha.


" maaf momy Juleha ada teman di kontrakan,dia sangat penakut kalo tidur sendiri an." kata Juleha.


" ya sudah..besok kalian harus fiting baju." kata Lia.


" aku tau momy dan kami juga hari ini langsung ke toko cincin, iya kan sayang." kata Nathan mengecup pipi juleha.


demi apapun akan ku cekek kau nanti,bisa bisanya kau mencuri kesempatan dalam kesempitan ini.batin Juleha geram.


nathan tersenyum bahagia,melihat pipi juleha merah.dirinya tidak tahu bahwa Juleha menahan kesal saat ini.


" kami pamit momy." mencium tangan kedua orangtuanya.


" dadah sayang..." kata Lia.


sesampainya di mobil Juleha pun langsung menyerang Nathan.


"akkhh sakitt..kenapa kau .." kata Nathan menggeram kesal.


" kau mengambil kesempatan dalam kesempitan, seenaknya kau mencium diriku.." teriak Juleha memukul,menarik rambut Nathan.


Nathan pun langsung membekap tangan juleha ke belakang.


" cupp." Nathan mencium bibir Juleha.

__ADS_1


__ADS_2