Juleha Si Gadis Desa Dan Tuan Muda Kejam

Juleha Si Gadis Desa Dan Tuan Muda Kejam
34.


__ADS_3

" tidak aku bilang tidak, seenaknya kau menyuruhku menikah dengan mu..dan itu tidak akan terjadi." kata Juleha marah.


Nathan diam saja ntah apa yang dipikirkannya.


" cepat kau masak aku lapar... dan ku tunggu di kamar." kata nathan langsung pergi.


" astaga apa apa an dia..tadi dirinya mengatakan soal pernikahan,dan secepat itu dirinya melupakan ucapannya yang membuat ku jantungan,dasarr buaya sungai." gerutu Juleha kesal.


Juleha pun membuka kulkas minuman untuk mendinginkan api kemarahan yang baru saja muncul gara gara Nathan.setelah membuka dirinya melihat sesuatu yang menurutnya minuman asing yang baru saja di lihat ya di kulkas ini.


" ehh ini bau ya seperti anggur sangatt pekat." kata Juleha berbicara sendiri.


Juleha semakin penasaran di buatnya.dirinya pu mencoba meminumnya.


" kok rasanya seperti ini..lumayan enak sihh." kata juleha.


dirinya pun mencoba lagi dan lagi membuatnya tidak sadar bahwa sudah menghabiskan satu botol.


" hahhahaha ini enakk sekali..aku suka minuman ini.." berbicara ngelantur.


Nathan yang menunggu sedari tadi di buat kesal.


" dia itu masak atau apa sihh.." kata Nathan dan langsung bangun dari king size ya.dirinya penasaran apa yang di lakukan di Juleha selama ini.

__ADS_1


dan setelah sampai kedapur dirinya terkejut mendapati Juleha yang bersender di kulkas dengan satu botol alkohol.


" eyy bangunnn.." kata nathan.


" hehehe cabee ada apa kau kemari mengganggu ku saja." celoteh Juleha yang sudah sangat mabuk.


" cepat berdiri dan ku antar kau pulang." kata Nathan menatap tajam juleha.sedangkan yang di tatap hanya tertawa garing.


Juleha pun berdiri dan langsung memeluk Nathan.


" eh putra terimakasih selalu baik padaku..." kata Juleha sambil memeluk erat.dirinya hanya melihat putra bukan Nathan.


Nathan yang mendengar kata kata Juleha mendengus kesal.


apa bagusnya lelaki itu." batin Nathan menatap tajam Juleha.


siapa lagi kang Asep."batin Nathan


" kau tau putra kau itu seratus persen menarik dari pada mulut cabe itu,dia selalu membuat ku kesal." celoteh juleha.


Nathan yang mendengar ya pun langsung mendorong Juleha.


" aku ini Jonathan Alexander tidak ada yang menyaingi ku..dan kau.."belum sempat Nathan berucap.

__ADS_1


" cupp.." sebuah kecupan mendarat di bibir Nathan.


Nathan langsung mematung,jantung ya seakan ingin keluar.


ciuman pertama ku.batin Nathan memegang bibirnya.


" kau jangan malah malah sepelti om cabe itu yaa." kata Juleha manja seperti anak kecil.


Nathan tersenyum devil dirinya ingin memanfaatkan situasi ini.untuk menjebak juleha.supaya bisa menikah dengan dirinya.


" iyaaa ayo kita ke kamar,harus istrahat karena kau mabuk." kata Nathan berusaha seolah-olah dirinya putra.


Juleha langsung menatap tajam dan berkacak pinggang,dirinya persis seperti anak kecil.


" tapi awas jangan sentuh aku..kata embah gak oleh putra." kata Juleha mengerucutkan bibirnya.


Nathan menatap gemas melihat Juleha seperti anak kecil ketika mabuk.


awas kau sampai mabuk dengan laki laki lain."batin nathan.


" iyaa kita harus menikah dulu,baru bisa di sentuh." kata Nathan.


" serius kau mau menikahi ku putra." tanya Juleha bertepuk tangan antusias.

__ADS_1


bukan putra yang menikahi mu tapi aku Jonathan Alexander yang akan memiliki mu selamanya.batin Nathan tersenyum devil.


" bersambung


__ADS_2