
setelah sampai di kost an Juleha,Juleha pun langsung mengambil kotak obat,yang sudah di siapkan untuk ancang ancang kalo terjadi sesuatu.
"mmmm sinii,aku bantu membersihkan luka mu." Juleha
dari tadi Amel hanya memandangi Juleha,baginya Juleha sudah sangat baik, menolong dirinya,yang tak di kenal Juleha,dan tidak sungkan untuk memapah dirinya,dan membersihkan lukanya.
" terimakasih juleha, kau telah baik kepadaku" Amel menunduk sedih
" hey hey santai saja lahh,aku ikhlas kokk..
"ehh bolehkah aku bertanya. " juleha.
"silahkan." jawab Amel.
" apakah kamu orang kaya, Darii pakaian muu kau orang berada." Juleha.
Amel menunduk sedih.
juleha bingung,apakah dirinya salah untuk bertanya seperti itu.
apakah aku membuat kesalahan" pikir Juleha,sambil mengamati Amel yang tertunduk sedih.
__ADS_1
" maaf Amel, apakah aku salah bertanya seperti itu, kalaupun aku salah.. maaf kan aku"ucap Juleha.
"tidak Juleha,aku tidak menyalahkan mu untuk bertanya seperti itu...,kau tau perempuan yang di panggil bos tadi..,dia sepupu kuu tasya, aku adalah seorang anak yatim piatu,dan aku tinggal di rumah Tante ku..dan sekarang aku telah di usir oleh Tante ku.. karna telah menolak perjodohan yang telah Tante ku rencanakan" amel terisak mengingat kejadian kejadian yang menimpanya.
astaga jahat sekali Tantenya Amel.batin Juleha.
" terus kenapa kau sampai di pukuli oleh sepupu mu.....? " tanya juleha.
" dia menuduh ku, merebut pacar nya...padahal pacarnya lah yang mengejar ngejar ku, sampai aku ingin di perkosa" tangis Amel semakin pecahh..
" aku bingung harus kemana lagi, aku sudah tidak punya siapa siapa lagi."Amel menunduk sedih.
" dasarr emak sama anak sama saja, jahat..pantas di sebut kucing garong" celoteh Juleha
Amel langsung mendongak kan kepalanya, menatap Juleha bahagia.
" benarkah itu."tanya Amel antusias
Juleha tersenyum memandang Amel.
" iyaa..kalau kau mau."aku juga anak yatim piatu,ibu dan bapak ku baru saja meninggal satu bulan yang lalu, dan aku hanya mempunyai seorang nenek sekarang, yang tinggal di kampung." Juleha
__ADS_1
" aku mau." jawab Amel antusias, "dan terima kasih karena sudah mau menampungku,langsung memeluk Juleha erat,"aku turut berdukacita atas meninggalnya ortu mu..". Amel.
"iyaa... santai saja.. dan mulai saat ini kita berteman" Juleha membalas pelukan Amel
" hehehe iyaa.." Amel
" ya sudah kau boleh istrahat di kamar satunya, dan kalau kau mau mandi,ambilah baju ku di lemari,.. maaf ya cuman baju murahan yang di serba serbi" kata Juleha dengan cengengesan.
"iyaaa sekali lagi terimakasih, maaf aku harus pakai baju mu dulu, koper ku ketinggalan di tempat kerja ku" Amel.
"iya sama sama" cara bicara mu kaku banget,pake Lo gue aja biar lebih akrab gtu.."Juleha.
"hehehe iya iya."Amel
" yaudah gue mau masuk kamar juga,hari ini sangat melelahkan."Juleha
Juleha dan Amel pun masuk kamar masing-masing, setelah masuk kamar Juleha langsung membaringkan tubuhnya.
"akhh hari ini sangat melelahkan, bertemu orang orang angkuh semua." apa begini kehidupan di kota ya..,yang miskin di hina yang kaya di puja puja." pikir Juleha
" dan besok aku harus jadi pembantu lagi,huhhh menghela nafas kasar." Juleha
__ADS_1
di lain tempat Jonathan tengah melamun di dalam mobil yang menghadap ke arah sungai, Nathan menghentikan mobilnya di sebuah sungai yang sudah di rawat sangat indah oleh pemerintah.