
di mansion utama nyonya Lia dan suaminya duduk santai di ruang tengah sambil menonton tv.
"sayang apa kah ada kemajuan dari Jonathan tentang menikah kemarin.." tanya Lia pada suaminya
"tidak ada pergerakan sama sekali sayang, Jonathan tetap sibuk dengan pekerjaan..
mungkin dia ingin kita menjodohkannya"jawab Dimas.dia juga bingung dengan putra semata wayangnya itu
"tidak mungkin dia mau menerima perjodohan ini" Lia tau putranya itu keras kepala .
"nanti malam kita panggil dia ke sini" jawab Dimas..
"baiklah sayang,nanti aku akan telpon dia" Lia
" ya sudah,ayo kita jalan jalan,aku bosan di rumah," kata Dimas
"ok sayang,aku juga bosan di rumah...aku akan bersiap siap dulu." Lia melangkah masuk kedalam kamarnya
di sisi lain Juleha mengayuh sepedanya,berapa hari di sini dia belum mendapatkan pekerjaan padahal tertulis ada lowongan,ini sangat anehh pikir Juleha.
"panji apa kau sudah melakukannya" tanya Nathan
"sudah tuan.. dari toko toko kecil sampai perusahaan perusahaan besar tidak ada yang mau menerimanya." jawab Panji
__ADS_1
kenapa Juleha belum menemukan pekerjaan,karna Jonathan lah yang melakukan semua ini,dengan cara uang.mereka akan senang hati, menolak perempuan bernama Juleha tersebut.perusahaan" akan di ancam bila menerima perempuan bernama juleha.yaa Nathan sudah menyuruh Panji untuk mencari informasi tentang Juleha,kemaren sebelum pergi Nathan menanyakan nama gadis tersebut terlebih dahulu.
" bagus lahh,aku akan memberikannya pelajaran,, dia sudah berani mengata ngatai ku,dengan mulut cabe,hahhaha rasakan kau..
Panji terkejut baru kali ini ada orang yang menentang tuanya, terlebih lagi perempuan
setahu dia perempuan ,Ter gila gila kepada Jonathan.
" hahhahah ternyata kau juga manusia Tuan muda,dulu aku pikir kau dewa yang sering di puja" batin Panji dengan menahan tawanya.dia ingin sekali bertemu dengan gadis yang telah melawan seorang direktur Xander grup yang terkenal kejam.
" hey kau,kenapa dari tadi kau senyam sunyum..kek orang kehilangan akal,..
apa kau mengejek ku" tanya Nathan dengan tatapan menyelidik.
"mmm.. memang hebat tikus kecil itu yaa bisa melawan kucing garong" kata Nathan
Panji masih menahan tawanya, padahal dirinya mengatakan Nathan,bahwa Nathan lah kucing garong nya
" saya permisi keluar tuan" Panji
"hmmm" dengan wajah datar Nathan mengangguk
setelah sekertaris panji keluar,baru di ketawa hebat.
__ADS_1
"hahhahhaah ternyata tuan muda bodoh juga"Panji terkikik geli mengingat kata-katanya tadi,mana mungkin kucing kalah dengan tikus,itu hanya perantara bahwa boss ya lah yang kucing garong dan gadis yang telah berani melawan lah tikusnya..
"permisi pak..apa bapak sudah gila" tanya karyawan yang melihat sekertaris panji tertawa dan berbicara sendiri".
Panji terkejut banyak karyawan menatap dengan pandangan aneh.
" ekhm..saya tidak gila,kenapa kau mengatakan ku gila, itu hak hak saya,kalo saya ingin tertawa....,Dengan nada datar,sambil menatap karyawan yang mengatakan dirinya gila dengan tajam.
" maa aff kan saya" karyawan dengan tertunduk.
"ya.. kau boleh pergi" jawab Panji
"permisi pak"karyawan tersebut tergesa-gesa meninggalkan sekertaris panji,dia takut akan di pecat.
"akhhh aku kehilangan imegs ku " kata Panji
ini semua gara gara tuan muda"batin Panji yang membuat dirinya di katakan gila..
bersambung.
Hay ini karya pertama ku harap makluminyaa..
aku baru belajar.
__ADS_1
terima kasih