
Juleha pun pergi tergesa gesa.setelah sampai dirinya langsung masuk karena pintu tidak di kunci oleh Nathan.
" kau ini sudah kukatakan jangan sampai telat". suara Nathan yang sedang berduduk di sofa.
Juleha masih ngos-ngosan untuk sampai kesini,dirinya menatap tajam Nathan.
" kau memang manusia gila.. kau pikir aku ini robot". jawab juleha dirinya sangat kesal di permainkan oleh Nathan.
Nathan yang mendengar kata kata Juleha menyebut dirinya gila langsung berdiri dan mendekati Juleha. Juleha yang dari tadi tertunduk untuk menormalkan nafasnya tidak tahu bahwa Nathan sudah di depannya.
" berani beraninya kau menyebut diriku gila"kata Nathan langsung mencengkram pinggang Juleha dan menariknya ke pelukannya.
" ehh ehh.. apa apa an kau ini".Juleha terkejut dan langsung mencoba melepaskan cengkraman tangan Nathan di pinggang ya.
"aku sudah bilang jangan berani berani mengumpat ku" kata Nathan lagi dan langsung mencondongkan wajahnya ke Juleha.
Nathan yang baru Pertama melihat' wajah Juleha dari dekat langsung terpana,wajah yang mulus,hidung mancung,alis tebal,bulu mata yang sangat lentik, satu lagi yang membuat dirinya meneguk salivanya.yaitu bibir Juleha sangat imut,dan manis di mata Nathan.
"ehhh kau mau mencium ku yaa.. " teriak Juleha langsung membekap mulutnya.
Nathan yang tersedar langsung mendorong Juleha.
__ADS_1
sial kenapa aku ingin sekali mencium ya"batin Nathan.
" kau ini pede sekali, mana minat aku melihat wajahmu itu,aku hanya memastikan bahwa ada bilek di matamu" jawab Nathan datar,supaya dirinya tidak kelihatan berbohong.
juleha pun langsung mengambil kaca dan melihat matanya. tapi tidak di temukan bilek yang di bilang Nathan.
"cihhh kau alasann saja" kata Juleha tajam.
Nathan yang mendengar pun hanya bersikap biasa-biasa saja .
" dan kau menyuruhku kemari untuk apa" tanya Juleha.
" cihh menyebalkan." Juleha.
Juleha pun langsung membersihkan kamar Nathan yang sangat berantakan.baju berceceran kmna mana.
di dalam kamar mandi Nathan tersenyum puas karena telah mengerjai Setalah berapa menit Nathan keluar dari kamar mandi.
Juleha yang masih di dalam kamar Nathan langsung tertegun melihat roti sobek milik Nathan,rambut yang masih basah menambah kesan sexsi di mata Juleha.
ouhh ternyata ini toh yang di bilang si Jum roti sobek milik lelaki,rasanya aku ingin menjadi kucing garong yang siap mencabik cabik dirinya,apakah tidak malu,ada anak gadis di depannya ini.batin Juleha.
__ADS_1
" sudah puas memandangi ya " kata Nathan dengan senyum mengejek.
" cihhh...pede sekali..aku heran kau ini tidak tau malu menampilkan dirimu yang tidak pakai baju di depan gadis perawan seperti ku." kata Juleha langsung menghadap kebelakang.
" ini kamar ku..aku berhak di sini tidak memakai apapun,dan lagi kau menikmati pemandangan indah ini" jawab Nathan.
Juleha hanya bergidik ngerii melihat wajah orang yang membanggakan dirinya sendiri.juleha pun segera meninggalkan kamar Nathan dan menuju dapur untuk memasak.
di tempat lain putra mengunjungi sahabatnya Amel yang sedang bekerja di hotel.bukan untuk menemui Amel tapi lebih tepatnya ingin bertemu Juleha yang berapa hari ini selalu membuatnya terngiang ngiang ee.
" OOO Butet.." teriak putra.
Amel yang mendengar suara yang dikenal ya tidak menoleh sama sekali,dirinya sangat kesal putra memanggil nya butet.
" gilaa lu yaa budek banget gue panggil gak nyahut nyahut" kata putra langsung duduk di depan amel.
yah mereka tengah berada di kantin karena sekarang jamnya istirahat.
bersambung.
bantu votenya like dan komen yah biar semangat terus 🥺
__ADS_1