
Amel yang mendengar pun bersedih,tapi di dalam hatinya dia tahu Nathan menjebak juleha, karena dari pandangan mata Nathan Amel melihat wajah Nathan yang begitu marah setelah Juleha menggandeng lengan putra waktu di mall.
" kalau kau tidak mau menikah selamanya kau menikah kontrak saja dengan-nya." kata Amel.
" setelah itu gue janda dong." Juleha menjitak kepala amel.
" aduhhh itu kan ide bagus." kata Amel sambil mengusap kepalanya.
merekalah pun berbincang bincang.setelah itu terdengar bunyi klakson mobil di depan rumah mereka.
" mungkin putra nih datang pagi pagi." kata Amel.
" Yoo kita lihat ke depan." jawab Juleha antusias dirinya merindukan gombalan putra yang menurutnya sangat soswit.
mereka pun kedepan dan Betapa terkejutnya yang di depan ada dua orang yang saling menatap tajam yaitu Nathan dan putra.
" ekhhmm." kata Amel
putra pun langsung menghampiri Juleha dan amel.
" hy pujangga hati ku." kata putra menghampiri juleha.
Juleha yang mendengarnya pun hanya tersenyum canggung,sebab di tatap tajam oleh Nathan.
" Tuan Nathan..ada apa kemari." tanya Amel sopan.
" saya ke sini untuk menjemput Juleha..dan kau cepat ikut aku..aku ingin memperkenalkan dengan kedua orang tua ku." kata Nathan tegas.
__ADS_1
" ehhh kenapa harus memperkenalkan pujangga ku..ke orang tua mu." kata putra bingung.
Amel dan Juleha pun saling pandang mereka bingung menjelaskan pada putra tentang kejadian ini.
" ayo kau..cepat masuk ke mobil." kata Nathan.
' aku pergi dulu ya put,kalo kau minta penjelasan..tanyakan pada Amel."kata Juleha menunduk sedih dan langsung masuk mobil.
Nathan tersenyum sinis melihat putra dengan raut wajah terkejut.dan setelah itu mereka pun pergi.putra yang masih bingung menatap Amel tajam.
" kau ceritakan semuanya pada ku.." kata putra dan langsung masuk kedalam rumah.
dahh galau berat nih putra, pujangga hati ya di ambil orang.batin Amel.
di mobil Juleha dan Nathan hanya diam tidak ada yang memulai untuk berbicara.nathan yang fokus mengemudi,Juleha yang sibuk dengan pemikirannya.
" Tuan apakah kita nanti akan nikah kontrak saja." tanya Juleha.
Jonathan yang tadi fokus mengemudi langsung menepikan mobilnya segera.
Juleha yang masih belum apa apa terkejut Nathan langsung me rem mendadak.
" aduhhhh sakitty..Tuan kau ini kenapa.." kata Juleha sambil mengusap jidatnya..
" kau bilang apa tadi.." kata Nathan membentak Juleha.
" aaa.. kuu tadi hanya bilang aduhh sakit.." jawab juleha menatap Nathan berkaca kaca.
__ADS_1
" sebelum itu kau katakan apa tadi.." tanya Nathan mengulang lagi.
" me..ni..kah kontrak." kata juleha terbata bata.
Nathan yang mendengar nya pun langsung emosi. dan langsung mencium juleha secara kasar.
Juleha yang masih terkejut dengan bentakan Nathan kini di kejutkan lagi dengan Nathan menciumnya tiba tiba.juleha pun mencoba mendorong tubuh Nathan.
" ehmmmm ..
" plakk." tamparan mendarat di pipi Nathan.
" kenapa kau mencium ku." teriak juleha sambil menangis.
Nathan pun terdiam dirinya tidak tahu kenapa bisa begini.
kenapa aku sangat kesal, mendengar perkataan dirinya menikah kontrak .batin Nathan.
" huhuuhu kau kenapa kau selalu saja begini pada ku." kata Juleha di sela tangisnya.
" maaf ...".kata Nathan langsung mengemudi kan lagi mobilnya.
dirinya gengsi untuk memeluk Juleha.
setelah berapa puluh menit mereka sampai di Mension utama kaluarga Nathan.
bersambung.
__ADS_1