
"nama gue Amel bukan Butet.." jawab Amel acuh.
" yaela lo gitu aja Ngembek, kek Pat kai Muka Lo" kata putra sambil menahan tawanya.
Amel mengerenyit bingung.
" siapa Pat kai.." tanya amel.
" itu lo yang di film sunggokong.. kau cari di google" jawab putra sambil menahan tawanya yang hendak keluar.
Amel pun langsung mencari nama Pat kai yang di katakan putra.amel terkejut dan langsung menatap putra dengan tajam seolah-olah dirinya Hendak siap menyerang mangsanya.
" elo nyamain gue dengan itu" teriak Amel menggebrak meja dan langsung maju ke arah putra.
"aaaaaa amel sakit" teriak putra memegang tangan Amel.
Amel menarik rambut putra dan di angguk anggukan ya berapa kali membuat putra jera karena menyamakan dirinya dengan Pat kai.
"ampun Amel cantik, aku hanya bercanda" teriak putra memohon.
Amel pun langsung berhenti.dirinya menatap sekeliling yang dari tadi di perhatikan oleh orang orang yang lagi makan.
" maaf " kata Amel membungkuk.dan langsung duduk kembali sambil menatap tajam putra.
"sekali lagi kau mengataiku seperti itu..hilang wajah tampan mu itu" kata Amel sambil mencengkram sendok garpu yang kuat dan mengarahkannya ke putra.
__ADS_1
putra meneguk salivanya.dia tidak lagi berani mengatakan Amel Pat kai,bisa bisa habis muka tampan ya ulah Amel.
" nggk nggak aku hanya bercanda..." cengengesan sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"mau apa kau mencari ku" tanya Amel Tanpa basa basi sebab dia tahu kalau yang di cari bukan dirinya.
" gue mau nemuin Lo sama Juleha..tapi dari tadi tidak ada Juleha bersama mu." jawab Nathan.
" alasan Lo kurang pergaulan,Juleha kerja di apertemen Jonathan " kata Amel.
" hahhh Jonathan Xander grup itu kan..., kenapa bisa bekerja di sana, apa dia membuat kesalahan atau kekasih Jonathan." cecar putra pada Amel dirinya kaget mendengar Juleha bekerja di tempat Nathan.
Amel pun menceritakan semuanya tentang Juleha yang bertemu Nathan sampai bekerja jadi pembantu di rumah Nathan.
" yasudah aku mau pergi dulu" kata putra Kepada Amel.
" pergi dah gue males banget ngeliat muka Lo" jawab Amel yang masih mengunyah makanannya.
" tega amat Lo ya sama gue.. yaudah bay" putra pun pergi meninggalkan Amel.
Amel yang mendengar hanya diam dan melanjutkan makannya.
di apertemen Juleha telah siap makanan di meja makan.dan dirinya melangkah untuk ke kamar Nathan yang sedari tadi tidak keluar.
" tok tok.." ketuk Juleha.
__ADS_1
berapa kali Juleha mengetuk tidak ada jawaban dari dalam, dirinya pun berinisiatif membuka pintu yang tidak di kunci.
"kreekkkk"pintu terbuka pelan.
Juleha hanya memasukan kepalanya dia tertuju ke tempat tidur yang melihat Nathan sedang tertidur nyenyak.
"pantesan gue ketok ketok gak dengar ternyata tidur si cabe batin juleha.
Juleha pun langsung menghampiri tempat tidur, dia ingin membangunkan Nathan karena jika tidak masakkan yang sudah di masak dirinya akan dingin.
kalo sudah tidur adem liatnya..tapi kalo sudah bangun mulutnya seperti ikan koi yang ngap ngap ,tak berhenti membuat orang kesal.batin Juleha.
" tuan tuan bangun." menggoyang tubuh Nathan.
berapa kali Juleha membangunkan Nathan tapi dari tadi sang empunya tidak kunjung bangun, membuat Juleha kesal.juleha pun punya ide untuk membangunkan nathan.dirinya pun kembali kedapur mengambil Towa yang tersimpan di atas lemari.
"tolong tolong " teriak Juleha di telinga Nathan menggunakan Towa.
Nathan pun terbangun dan langsung berdiri.
" ada apa ada apa " tanya Nathan berlari kesana kemari.
" aaaakkkkhhhh belalai gajah mu Tuan" teriak Juleha langsung menutup wajahnya.
bersambung.
__ADS_1