Juleha Si Gadis Desa Dan Tuan Muda Kejam

Juleha Si Gadis Desa Dan Tuan Muda Kejam
31.


__ADS_3

pagi pun datang Juleha yang sedang masak di dapur Amel yang sedang membersihkan kamar dan ruang tamu.


" assalamu'alaikum Butet Butet main yoo."seseorang di luar.


"ehh ropeah tu ada yang manggil, tumben ada yang manggil kek gtu kek anak anak tahun 2000 an ya " kata Juleha.


"iyaa nihh tumben,gue acungin jempol ke dia karena udah melestarikan budaya panggilan anak anak jaman melenial.' kata Amel tersenyum.


" gila Lo ya segala di lestarikan. itu cuman panggilan kalo kita dulu manggil temen kita di rumahnya." jawab Juleha kesal.


" heheheh.. yaudah gue liatin dulu keluar,kalo gue denger denger ni suara minta gratis an ini" kata Amel berjalan menuju keluar.


tuh kan sii minta gratis an.batin Amel


" ngapain Lo pagi pagi kesini.."tanya Amel


" gue mau main butet..gitu amat Lo Nerima tamu." jawab putra mengerucutkan bibirnya.


" cihh bilang aja Lo mau ketemu Juleha." kata Amel dengan tatapan sinis.


" suttttt jangan kenceng kenceng ntar kedengaran pujangga hati ku..kan aku malu." kata putra dengan tersenyum malu dan sangat kelihatan mukanya memerah.


" astagaa ilfil gue ngeliat Lo kek gtu,yaudah masuk gue mau nyuci piring bentar,Lo tunggu aja di sini." jawab Amel


" siappp Butet." jawab putra.

__ADS_1


Amel pun kembali kedapur.


" siapa Mel.." tanya Juleha.


" putra yang Dateng.." jawab Amel.


" OOO bagus lah gue hari ini masak banyak,ehh tau tau ya rezeki di putra." Jawab Juleha tersenyum manis.


Amel Hanya ber oh ria saja.dirinya malas harus membahas putra.selesai sudah memasak kini mereka sudah siap di meja makan yang sangat sederhana. tempat duduk yang hanya terbuat dari plastik.juleha pun menghampiri putra.


" mmmm putra ayo sarapan." kata juleha.


putra pun tersenyum lebar mendengar perkataan Juleha yang menurutnya sangat Romantis.yang sedang membawa suaminya mengajak sarapan bersama.


" ayo..aku juga belum sarapan tadi." jawab putra.


" leha masakan mu enak sekali,cocok sudah berumah tangga"kata putra.


" terimakasih " jawab Amel di sela makan.


" gue gak ngomong ke elo."kata putra mendengus kesal.


" gue mewakilikan Juleha." Amel.


" sudah sudah fokus makan." kata Juleha.

__ADS_1


mereka pun kembali makan.setelah selesai mereka duduk di ruang Tamu.


" ngapain kita santai begini gak ada kerjaan" kata juleha.


"mmmm bagaimana kita jadikan ke pantai " tanya putra.


" itukan janjinya sore,dan lagi enak kan sore ngeliatin sunset,sama bule bule tampan di sana." jawab Amel sambil membayangkan roti sobek milik mereka.


" iyaa juga sihh..gimana kita jalan jalan ke mall aja, gue traktir hari ini." kata putra.


Juleha yang mendengarnya langsung tersenyum sumringah, dirinya tidak munafik kalo soal teraktiran.amel pun ikut tersenyum bahagia.


" serius Lo mau traktir kami, jangan cuman omongan doang." kata mereka serempak.


"yeee kalo soal traktir an langsung semangat kalian." menatap jengah ke Amel dan Juleha.


"ihhh biar gue siap siap ni,kalo di traktir."kata Juleha


" kalo buat pujangga ku ini apa sih yang nggk"jawab putra tersenyum manis.


Juleha tersenyum dirinya mengagumi putra yang sangat humoris.dan mudah akrab kepada siapapun termasuk dirinya.


" yeeee lest go Jul.." teriak Amel dan segera masuk kedalam kamar bersiap siap dan di susul Juleha.


putra pun hanya geleng-geleng kepala melihat Tingkah mereka.

__ADS_1


bersambung.


__ADS_2