
" kalian kepung dia, dan maju satu satu" ucap perempuan yang di bilang boss oleh kumpulan wanita pembully.
Juleha pun di kepung, Juleha bersikap santai,tidak ingin menampilkan raut wajah ketakutan,karna dirinya tidak ingin terlihat lemah di mata orang lain.
maju lah salah satu dari mereka.
" kau ini tidak tau siapa aku yaa,aku punya jurus kungfu terbaik, jadi menyerah saja" memandang Juleha remeh.
' hahahhaha ehh ondel" kau ini banyak bicara sekali, cepat ..maju lah" kata Juleha .
"hiyaaaaaaaaaa"
"bugg " Juleha langsung menangkis tangan wanita yang ingin menampar ya,dan langsung di lilit Juleha kebelakang.
"aaaaa sakit sakit... lepas lepas" teriak wanita yang di bekap oleh juleha.
" cih baruu permulaan,kau sudah kesakitan,.. hahhahah" tawa Juleha pecah.
"mana jurus kungfu mu tadi, apa kah jurus kodok menahan nafsu" Juleha terkikik geli,pas seperti kuntilanak.
para perempuan pun merinding mendengar Juleha terkikik geli.
" hey apa kah dia kuntilanak,yang berwujud manusia" bisik salah satu perempuan.
" aku merinding mendengar nya.
__ADS_1
ketua geng mereka dari tadi hanya diam saja,dan sekarang dia geramm,melihat Juleha yang membekap temannya, dialah tasya anak konglomerat,yang mempunyai berapa aset, seperti hotel, pulau,dan lain lain, itulah dirinya di sebut bos oleh para teman temannya,karna ke angkuhan,dan kesombongan yang dimilikinya,membuat teman-teman ya tidak berani bicara sembarangan,kepada Tasya,sebab kekuasaan keluarga Tasya lebih besar dari mereka.
" hey perempuan gila,lepaskan dia dan lawan aku."
Juleha pun langsung mendorong wanita yang iya bekap.
"ya Allah tangan akyuu jadi begini, lecet",mana perawatan ya mehong lagi.ucap wanita yang di bekap oleh juleha.
" hedeehh,cepat berdiri,kau ini pakai henbody Marina saja di sebut mahal." ucap salah satu dari mereka.
Juleha pun memandang tajam wanita di depannya, sebenarnya Juleha tidak ingin ada acara main tangan,dirinya jengah melihat mulut perempuan komat Kamit menghinanya,dalam keadaan terpaksa dia melawan wanita di depannya ini.
Tasya pun langsung menyerang Juleha,dan terjadila pertarungan sengit,menjambak memukul, mencakar.
"akhh kau mencakar wajah ku"teriak Tasya.
Tasya kewalahan menghadapi Juleha,yang memukuli nya tanpa ampun,dan Tasya terkejut melihat bajunya sudah compang camping seperti gembel.
" tidakkkkkkkkkk.. kau merusak baju mahal ku" teriak Tasya histeris
Juleha pun terkikik geli melihat baju wanita didepannya,yang seperti gembel.
" maaf aku sengaja" jawab Juleha acuh.
" kauuuuu..." Tasya menunjuk Juleha.
__ADS_1
" cepat pergi dari sini,sebelum aku laporkan ke polisi" kata Juleha tegas sambil menatap wanita di depannya.
" cihh, ayoo kita pergi dari sini" Tasya kepada teman" nya,dan kauuu ku pastikan akan ku balas kau" dengan nada marah,Tasya melenggang pergi.
baru kali ini aku di kalahkan oleh perempuan culun" batin tasya.
"hus hus sanaa, makanya jangan main-main,jangan main main". kata Juleha dengan terkikik geli.
Juleha pun segera menghampiri wanita yang sedang terbaring tak berdaya di lantai yang kotor,penuh dengan debu.
" apa kah kau baik baik saja" Juleha.
" i..iyaaa aku baik baik saja, terimakasih telah menolong ku,ucapnya dengan menahan sakit.
" apa ya baik baik saja.. lihatlah wajah mu banyak sekali luka luka, Juleha kasihan melihat wajah perempuan di depannya ini.
" dan kenalkan,nama ku Juleha..dan kamu." Juleha mengulurkan tangannya
" aku Amelia...
" ouh begitu, ayo ku bantu,aku akan mengobati lukamu, kontrakan ku tidak jauh dari sini,sambil membantu Amel berdiri.
" terimakasih". Amel.
mereka pun pergi dari lorong tersebut.
__ADS_1
bersambung.
tolong yaa bantu vote yaa, supaya aku semangat membuat novel lagi. terimakasih