
hari ini Juleha pulang dengan raut wajah kecewa karna belum mendapatkan pekerjaan.tapi dirinya tetap semangat ada hari esok buat mencari kembali Jakarta sangatlah luas pikirnya.
" akhh hari ini benar-benar melelahkan tidak dapat pekerjaan malah ketemu om om sombong." celoteh Juleha
di sisi lain Nathan sibuk bekerja karna dirinya tidak ingin membuang buang waktu hanya untuk bersenang-senang.sambil memejamkan matanya di mengingat kembali kejadian tadi pagi membuat nya sangat kesal karena baru kali ini ada wanita menyebut dirinya om om.
"dasar perempuan aneh, apakah dia tidak mengenal ku,ouhh aku tau mungkin dia dari kampung,dari pakaian saja kampungan,tapi kenapa dia tidak terpesona kepada ku."Nathan
sekertaris panji sudah berdiri di depan pintu sedari tadi,melihat tuan mudanya berbicara sendiri.
"apakah tuan muda sudah gila berbicara sendiri"pikir Panji
" Tuan, Tuan" Panji
Nathan terkejut
" eh kau, kenapa tidak mengetuk pintu dulu"tanya Nathan
"saya sudah mengetuk pintu berapa kali tuan,tapi tidak ada sahutan dari tuan, makanya saya langsung masuk" kata Panji
"oh ya sudahlah,ada apa kau kemari," jawab Nathan dengan datar.
" saya hanya mengingat kan bahwa ini sudah jam 9 malam,apa kah tuan tidak pulang."tanya Panji
" ya,aku akan pulang" bangun dari kursi kebesaran ya sambil melenggang pergi,dengan wajah datar seperti triplek.
__ADS_1
"uhh dasar seenaknya saja, langsung pergi, maklum orang kaya mah bebas "celoteh Panji
sesampainya di apartemen Nathan langsung membersihkan badannya yang lengket.
setelah melakukan ritual mandi,Nathan langsung membaringkan tubuhnya ke kasur king ya.
"semoga aku tidak bertemu wanita gila itu lagi"pikir nathan.eh kenapa aku ini memikirkan dia,akh sudahlah.
Nathan pun memejamkan matanya dan tidak berapa lama dia sudah tertidur.
"ahhh sudah pagi aku harus mencari pekerjaan lagi."
setelah semuanya selesai dia mengayuh sepedanya ,yaa.. Juleha sudah membeli sepeda kmaren, karna dia belum mendapatkan pekerjaan,dia ingin menghemat .
"brak"
" awww "Juleha terjatuh dari sepedanya,karna dia menabrak mobil di depannya.
"brengsek siapa yang menabrak mobil kesayangan kuu" sang empu mobilnya pun turun
"eh kau.. apa apaan kau menabrak mobil ku dengan sepeda butut mu ini." Nathan
Nathan belum tahu bahwa gadis yang menendang kaleng itulah yang menabrak mobil dia sekarang, sedangkan Juleha masih menunduk membersihkan luka yang masih ada tanahnya,dan dia pun berdiri ingin meminta maaf.
"ma..af kan" Juleha terkejut bahwa yang ia tabrak mobil om om sombong kemaren.
__ADS_1
"aduhh kenapa harus ketemu orang ini lagi"rutuk Juleha
" hey kau perempuan gila kemarin" Nathan pun terkejut bahwa perempuan gila kemarin yang menabrak mobilnya m
" maaf kan akuu,.." Juleha tertunduk dirinya merasa bersalah.
"cihh kau memang pembawa sial,dan kali ini kau merusak mobil kesayangan ku....hanya kata maaf yang kau ucapkan..,kau harus mengganti mobil ku ini"dengan nada marah Nathan melihat mobilnya yang penyok membuat dia semakin marah.
" maafkan sayaa,..saya tidak sengaja" dengan wajah menatap Nathan
"tidak ada kata maaf untuk mu,kau harus menggantinya,atau kau ku masukkan ke penjara" dengan nada membentak nathan benar" marah saat ini.
mendengar nada om om sombong itu Juleha marah,karna orang tuanya tidak pernah membentaknya.
" ehh kau om om jelek,kau itu seenaknya saja membentak orang,kau pikir kau siapa,berani beraninya memarahi ku..,hati hati om kau itu sudah tua bisa bisa kau tekenan darah tinggi, dan langsung ngekkk" celoteh Juleha sambil mendirikan sepeda ya.
mendengar kata kata gadis yang di depannya ini membuat Nathan naik pitam.
" kau menyumpahi diriku mati,dan mengatakan aku jelek." dengan nada membentak
" yah.. aku kan hanya mengatakan sebenarnya" jawab Juleha dengan santai
"argghh kau" ingin sekali mencekek gadis di depannya ini,tapi dia urungkan karna banyak orang di sekitarnya,bisa bisa ia kehilangan imegsnya.
" kau harus ikut aku,karna aku akan membawamu ke penjara" sambil mencengkram tangan juleha.
__ADS_1