
Lapisan Kedua Alam Sage
Drrrrtttt!
Menara Kebangkitan Kaisar Jiwa bergetar sedikit dan tidak lama kemudian, pintu menara tersebut perlahan terbuka. Semburan kekuatan spiritual yang cukup liar biasa meledak keluar, menyelimuti semua yang ada disekitar pintu tersebut.
“Ayo masuk.” ucap Ren Yuu acuh tak acuh setelah pintu terbuka dan berjalan ke arah dalam secara perlahan.
Dibelakang Ren Yuu, Zi Ling, Shen Wu dan Qin Yang perlahan mengikuti. Untuk Shen Wu dan Qin Yang, keduanya tentu penasaran seperti apa sebenarnya Menara Kebangkitan Kaisar Jiwa.
Untuk Zi Ling, dia pasti biasa saja karena sudah pernah masuk ke tempat seperti itu sebelumnya di Lapisan Pertama Alam Sage.
Saat masuk, Ren Yuu menggunakan gerakan lainnya untuk menutup pintu.
Di lantai pertama, itu sama seperti Menara Kebangkitan Kaisar Jiwa di Lapisan Pertama Alam Sage. Hanya ada ruang kosong. Sampai saat ini, Ren Yuu tidak tau apa sebenarnya fungsi dari lantai pertama yang kosong tersebut. Memikirkannya kembali, ia merasa bahwa kemungkinan di Lapisan Ketujuh Alam Sage, itu pasti akan berbeda.
“Ayo, kita akan langsung pergi ke pantai selanjutnya.” ucap Ren Yuu memimpin jalan ke arah anak tangga yang mengarah ke atas.
“Zi Ling, apakah kau bisa memberitahu apa yang spesial di tempat ini? Selain dari tekanan aneh, aku merasa bahwa aku tidak bisa menggunakan qi untuk terbang.” ucap Shen Wu kepada Zi Ling yang ada di sebelahnya.
“Banyak hal yang spesial di sini, terutama untuk meningkatkan kekuatan spiritual ke level baru. Untuk para jiwa sepertimu, kau bisa menerobos di sini dengan menyerap kekuatan spiritual dalam jumlah besar. Juga, kekuatan spiritual di sini unik, ketika kau membentuk tubuhmu kembali dan dibangkitkan, apa yang kau peroleh dari berkultivasi di sini akan tetap di bawa. Yang artinya, jika kau mencapai Tier Divine God Early, ketika kau dibangkitkan, kau akan di level itu secara otomatis.” ujar Zi Ling.
Shen Wu dan Qin Yang terkejut dengan penjelasan Zi Ling. Mereka tidak mengharapkan sesuatu seperti itu ada karena yang mereka ketahui, jika perpadatan tubuh tidak mencapai keefektifan tinggi, ketika mereka bangkit, walaupun kelautan spiritual mereka mencapai Tier Divine God Early, mereka tidak akan memiliki kekuatan itu.
Dan memang benar bahwa inilah fungsi kekuatan spiritual luar biasa di setiap Menara Kebangkitan Kaisar Jiwa. Jika tidak, namanya tidak akan seperti itu. Selain dari itu, tempat itu juga membuat tubuh jiwa di Lapisan Alam Sage akan mudah dipadatkan. Jika tidak, para iblis tidak akan menjaga tempat itu di Lapisan Pertama Alam Sage.
Ren Yuu tetap diam dan terus berjalan, tidak lama kemudian, ketika melewati pintu aneh, mereka pun memasuki lantai kedua.
__ADS_1
Lantai inilah yang ingin dipelajari oleh Ren Yuu saat ini. Yaitu, Yellow Spring River.
Ketika masuk ke tempat itu, Shen Wu dan Qin Yang langsung waspada karena ada satu sosok yang berdiri memandang ke arah Yellow Spring River. Dan sosok itu juga adalah iblis yang sangat kuat.
Untuk Ren Yuu dan Zi Ling, Keduanya sudah tau siapa itu walaupun sebelumnya Shen Wu dan Qin Yang telah pernah melihatnya.
“Nie Dou, apa yang kau lakukan di sini? Di mana Xu Han?” Tanya Ren Yuu secara langsung dan terus berjalan ke arah Nie Dou.
Nie Dou sudah tau kedatangan Ren Yuu dan ia langsung berbalik.
“Tuan muda berada dilantai selanjutnya dan sedang dilatih oleh nona muda.” jawab Nie Dou acuh tak acuh. Ia tau apa yang dilakukan oleh Ren Yuu beberapa waktu lalu karena ia sering keluar masuk ke Menara Kebangkitan Kaisar Jiwa sesuka hati.
Hal ini juga membuktikan spekulasi Ren Yuu bahwa Nie Xi Wu memiliki cara untuk bertahan lama di Menara Kebangkitan Kaisar Jiwa.
“Nie Dou?” Batin Shen Wu dan Qin Yang. Keduanya sedikit lega karena langsung ingat siapa iblis kuat tersebut.
Ren Yuu hanya mengangguk dan melihat Nie Dou yang pergi ke arah lantai pertama.
“Zi Ling, pergilah ke lantai selanjutnya bersama Shen Wu dan Qin Yang. Gunakan sumber daya yang ada di dalam untuk meningkatkan kultivasimu.” ucap Ren Yuu melempar cincin ruang.
Zi Ling yang menerima cincin ruang langsung paham karena di Lapisan Pertama Alam Sage, Ren Yuu juga mempelajari Yellow Spring River dalam waktu tertentu. Ia pun langsung membawa Shen Wu dan Qin Yang bersamanya untuk berkultivasi di lantai selanjutnya.
Setelah kepergian Zi Ling, Shen Wu dan Qin Yang, Ren Yuu pun melihat kembali ke arah Yellow Spring River dengan tatapan bermartabat.
“Yellow Spring River ini memang sedikit berbeda dari Menara Kebangkitan Kaisar Jiwa di Lapisan Pertama Alam Sage. Walaupun bentuknya sama, setelah mempelajari hukum Samsara Kehidupan dan Kematian, aku langsung dapat melihat perbedaannya.” Gumam Ren Yuu saat ia mendekat ke arah Yellow Spring River.
Setelah mencapai pinggir sungai berbahaya itu, Ren Yuu langsung duduk bersila dan mulai mempelajari lebih dalam tentang hukum Samsara Kehidupan dan Kematian.
__ADS_1
**
Sementara itu, di lantai selanjutnya terlihat Xu Han yang mengamuk sepanjang waktu.
Tempat tersebut sedikit berbeda dari Menara Kebangkitan Kaisar Jiwa di Lapisan Pertama Alam Sage. Tempat itu terlihat seperti kumpulan awan, dengan banyak pulau tandus melayang di atasnya.
Di salah satu pulau tandus tersebut, Xu Han sedang menggila dan melancarkan serangan tanpa henti ke arah seorang wanita yang tidak lain adalah Nie Xi Wu.
“Wanita sialan! Kau mengatakan bahwa orang tua itu akan datang! Tetapi aku sudah lama berada di sini dan dia tidak kunjung datang! Apakah kau ingin menipuku?” Teriak Xu Han histeris dan menyerang Nie Xi Wu dengan putus asa seperti tidak ada hari esok.
“Bajingan cilik tidak berguna! Apa gunanya aku berbohong padamu!” Teriak Nie Xi Wu saat menghindari serangan Xu Han lalu mengayunkan tinjunya ke arah kepala Xu Han.
Bam!
Kepala Xu Han langsung tertanam di bebatuan keras tersebut. Ia pun langsung menarik kepalanya lalu berteriak keras sambil memegang kepalanya, “Ini sangat sakit sialan!”
Zi Ling, Shen Wu dan Qin Yang yang baru saja mencapai tempat itu sedikit terdiam ketika melihat pertengkaran keduanya.
“Hm? Siapa?” Xu Han yang masih meringis kesakitan menatap ke arah lain karena ia merasakan beberapa aura.
Ketika melihat Zi Ling, mata Xu Han berbinar cerah. Ia mengabaikan rasa sakit di kepalanya lalu berlari ke arah Zi Ling.
“Aku ingat, kau pasti wanita orang tua itu. Di mana dia? Sungguh tidak berguna meninggalkanku bersama wanita sialan itu!” Xu Han yang menghampiri Zi Ling, langsung berkata dengan antusias dan sedikit amarah dalam nadanya.
Tanda centang muncul di dahi Zi Ling. Ia berpikir kembali dari apa sebenarnya otak Xu Han terbuat karena hampir tidak mengingat dirinya. Mungkin apa yang dipikirkan Xu Han hanyalah Ren Yuu, orang tua tidak berguna yang menelantarkan muridnya.
Sungguh murid yang sangat berbakti.
__ADS_1