Kaisar Surgawi

Kaisar Surgawi
Hukum Ruang Tiada Tara


__ADS_3

Lapisan Keempat Alam Sage


Ren Yuu dan Zi Ling telah berada di depan Menara Kebangkitan Kaisar Jiwa dan langsung membuat gerakan untuk membuka gerbang menara tersebut.


Saat gerbang terbuka, Ren Yuu dan Zi Ling masuk ke dalam dan menutupi pintu.


“Zi Ling, apakah kau ingin berkultivasi di lantai ketiga?” Tanya Ren Yuu saat ia bergerak ke arah pintu lantai kedua diikuti oleh Zi Ling.


“Tidak, aku tidak terburu-buru untuk berkultivasi. Aku hanya fokus mempelajari pecahan manual yang kau berikan.” jawab Zi Ling.


Ren Yuu tidak berbicara lagi dan langsung memasuki lantai kedua. Saat masuk, ia tidak membuang waktu dan datang ke pinggiran Yellow Spring River.


“Zi Ling, ini tidak akan memakan waktu satu hari. Tunggulah di sana agar kau tidak terpengaruh oleh Yellow Spring River.” ucap Ren Yuu.


“Ya, aku mengerti.” Zi Ling mengangguk dengan patuh lalu duduk bersila di tempat untuk mempelajari manual.


Sementara untuk Ren Yuu, ia langsung duduk di pinggiran Yellow Spring River. Ia memasuki kondisi aneh seperti terakhir kalinya agar dapat mempelajari pecahan hukum Samsara Kehidupan dan Kematian.


Satu hari kemudian, Ren Yuu pun akhirnya berhasil mempelajari pecahan lainnya dari hukum Samsara Kehidupan dan Kematian.


Ren Yuu membuka matanya dan ia tersenyum kecil. Ia yakin tidak lama lagi, ia akan dapat menguasai hukum Samsara Kehidupan dan Kematian secara penuh, dan ia akan dapat menguasai kehidupan dan kematian yang sebenarnya. Untuk membangkitkan seseorang, ia hanya perlu menggunakan beberapa bahan berharga dan setelah itu mencampurnya dengan hukum Samsara Kehidupan dan Kematian.


Karena sudah selesai memahami pecahan hukum Samsara Kehidupan dan Kematian di Menara Kebangkitan Kaisar Jiwa Lapisan Keempat Alam Sage, Ren Yuu tidak mau membuang waktu dan langsung ingin pergi kembali ke Lapisan Kelima Alam Sage.


“Apakah kau sudah selesai Ren Yuu?” Tanya Zi Ling yang membuka matanya dari meditasi.


“Ya, ayo pergi. Setelah selesai di Lapisan Kelima Alam Sage, kita akan segera pergi ke Lapisan Keenam Alam Sage.” Balas Ren Yuu dengan senyum diwajahnya.


Zi Ling tersenyum kembali dan langsung berdiri dan mengikuti Ren Yuu seperti istri yang patuh.


“Bagaimana perkembangan manual yang aku berikan?” Tanya Ren Yuu penasaran saat berjalan di tangga menuju lantai pertama.


“Aku sudah menguasai sebagian besar dalam waktu lima tahun ini. Aku hanya perlu mencari pecahan lainnya dari manual ini, menurutku, ketika aku mempelajari keseluruhan, kecepatan kultivasiku akan meningkat drastis.” jawab Zi Ling.

__ADS_1


“Pecahan lainnya..” Gumam Ren Yuu dengan nada kecil. Ia pasti tau untuk mengumpulkan hal itu, pasti sangat sulit. Pecahan lainnya kemungkinan tersebar di seluruh Tujuh Galaxy dan mencarinya seperti mencari jarum di tumpukan jerami, bahkan itu pasti lebih sulit.


“Jangan khawatir, ada aura yang memanggilku dari arah tertentu secara samar. Dan itu sudah pasti terkait dengan pecahan manual ini.” ujar Zi Ling.


Mendengar itu, Ren Yuu mengangguk kecil. Keduanya pun langsung keluar dari Menara Kebangkitan Kaisar Jiwa dan langsung terbang ke arah gerbang menuju Lapisan Kelima Alam Sage.


Tidak lama kemudian, keduanya pun langsung tiba.


Ren Yuu yang hendak menggunakan kunci, tiba-tiba menyerit. Ia langsung menatap ke arah tertentu dengan wajah muram.


Bahkan Zi Ling langsung menatap ke arah tersebut dengan keringat menetes di dahinya.


“Siapa itu? Sangat kuat! Celaka! Dia sarang ke sini!” Zi Ling langsung panik karena ini pertama kalinya ia merasakan aura sedahsyat itu. Ia merasa seolah-oleh seperti semut hanya di depan aura tersebut.


Ren Yuu yang memasang wajah muram, langsung menggunakan kunci menuju Lapisan Kelima Alam Sage.


Gerbang perlahan terbuka dan Ren Yuu yang tau bahwa seseorang yang sangat kuat telah datang, langsung memeluk Zi Ling dan membawanya terbang ke dalam.


Wusssh!


Tidak sampai lima detik kemudian, sosok wanita berjubah putih yang menutupi wajahnya sedikit menatap ke arah gerbang menuju Lapisan Kelima Alam Sage.


Dengan perlahan, wanita itu mengarahkan telapak tangannya ke arah gerbang lalu kekuatan Ruang yang merupakan hukum Ruang puncak tertinggi muncul, membentuk sebuah pusaran.


Wusssh!


Pusaran spasial tersebut tampak menyerap sesuatu dan itu terus dipertahankan oleh wanita tersebut seolah-olah sedang mengincar sesuatu.


Sementara itu, di dalam saluran angkasa, Ren Yuu masih berkeringat karena aura sebelumnya sama halnya seperti Zi Ling yang ada di pelukannya.


“Kita lolos. Jika dia masuk ke Lapisan Kelima Alam Sage, dia akan terlempar ke suatu tempat secara acak!” Zi Ling menyeka keringat di dahinya.


Sebelum Ren Yuu berbicara, ia membeku di tempat. Jantungnya berdetak sangat cepat dan ia langsung menoleh ke arah belakang.

__ADS_1


Hukum Ruang yang teramat dahysat langsung menarikannya bersama dengan Zi Ling.


“Zi Ling! Pegang aku erat-erat!” Teriak Ren Yuu dan langsung menggunakan Menara Kegelapan.


Namun, sebelum Ren Yuu dapat menggunakan Menara Kegelapan, hisapan dari hukum Ruang semakin besar dan langsung menarikannya ke dalam bersama dengan Zi Ling dan bahkan Menara Kegelapan.


Wusssh!


Ren Yuu yang masih memeluk Zi Ling langsung terjatuh di atas permukaan tanah. Ia meningkatkan kewaspadaannya mencapai ekstrim, dan Ruby juga keluar dari Menara Kegelapan untuk melawan musuh karena ia tau bahwa Ren Yuu saat ini tampak sedikit cemas.


“Tidak mungkin.. kita kembali ke Lapisan Keempat Alam Sage?”


Ren Yuu yang waspada terhadap sekelilingnya, gemetaran. Hanya kekuatan absolute yang mampu menghancurkan kekuatan Spasial di gerbang Lapisan Alam Sage.


“Siapa kau?” Ruby yang bersiap-siap bertempur, merasa sedikit kedinginan ketika menatap wanita yang melayang di udara.


Ren Yuu juga menatap ke udara dan jantungnya seolah-olah bisa berhenti kapan saja. Hanya berdiri di jarak hampir dua puluh meter dari wanita itu, ia merasa terjatuh ke dalam air yang sangat dalam. Ia hampir tidak bisa bernafas walaupun wanita tersebut tidak mengeluarkan kekuatannya.


Wanita yang melayang di udara tetap tenang sepanjang waktu. Ia menatap ke arah Ren Yuu dengan seksama dan kemudian ke arah Ruby setra miniatur Menara Kegelapan yang melayang di sebelah Ruby.


“Menara Kegelapan. Dari aura pemuda ini, dia pastilah pewaris ataupun mungkin reinkarnasi Dewa Kegelapan.” Gumam wanita tersebut dengan nada sedingin es.


Jantung Ren Yuu dan Ruby berdetak sangat cepat karena keduanya tentu dapat mendengar apa yang dikatakan oleh wanita tersebut.


“Siapa anda senior? Apakah aku pernah menyinggung anda sehingga menarik kami dengan paksa menggunakan hukum Ruang?” Tanya Ren Yuu dan mencoba tetap tenang.


Wanita itu tidak menjawab, ia perlahan membuka kerudung jubah putih yang ia gunakan.


Sosok wanita yang luar biasa cantik terlihat jelas, rambut berwarna biru muda, sama seperti warna matanya, temperamen sedingin es, serta satu tanda aneh di dahinya berwarna biru muda.


Ketika Ren Yuu ingin berbicara lagi karena wanita itu hanya diam, Zi Ling yang berada di pelukannya pun sedikit gemetaran lalu bergumam dengan nada kecil yang membuat Ren Yuu dan Ruby terkejut.


“Ibu...”

__ADS_1


__ADS_2