Kaisar Surgawi

Kaisar Surgawi
Perang Terus Berlanjut


__ADS_3

Lapisan Ketujuh Alam Sage, Klan Jin


Perang di pinggiran Klan Jin terus memanas. Semakin banyak waktu berlalu, semakin banyak korban yang berjatuhan.


Sangat terlihat bahwa saat ini para iblis di tekan oleh pasukan kultivator. Selain dari jumlah kultivator yang lebih banyak, kekuatan individu para kultivator juga tampak lebih tinggi dari pada iblis karena mereka semua telah dihidupkan kembali.


Tidak ada dari kultivator yang takut mati karena mereka tau bahwa Ren Yuu akan menghidupkan kembali mereka semua ketika waktunya tiba. Ini juga membuat para iblis sangat marah karena banyak diantara kultivator yang telah sekarat, langsung meledakkan tubuh mereka masing-masing dengan berani.


Di sisi pertempuran tertentu, terlihat kelompok Tang Chen yang sedang melawan iblis Tier Divine God Mid. Pertempuran tersebut sangat intens, dan tidak akan ada yang menyangka bahwa mereka semua akan mampu melawan tahapan yang lebih tinggi.


Terutama untuk Tang Chen yang saat ini dalam wujud Serigala Iblis Kegelapan. Ia degan ganas menekan iblis Tier Divine God Mid biasa.


Hal ini tentu membuat semua kultivator semakin bersemangat dan semakin ganas menyerang para iblis karena mereka tau bahwa perang ini tidak akan berlangsung lama.


Untuk Liao Di dan Sui Meiyin, keduanya juga bertempur dengan hebat, dikelilingi oleh satu Iblis Tier Divine God Mid dan hampir sepuluh iblis Tier Divine God Early.


Tetapi keduanya tidak mendapatkan kerugian sama sekali karena daya tempur keduanya bisa dikatakan sebagai puncak Tier Divine God Mid.


“Mati!”


Blar!


Liao Di menghabisi satu Iblis Tier Divine God Mid dan menatap ke arah semua tempat dengan wajah serius.


Para iblis Tier Divine God Early tidak berani mendekat saat Liao Di telah menghabisi iblis tingkat tinggi dalam waktu kurang dari sepuluh menit.


“Perang ini akan memakan waktu setidaknya enam jam.” Batin Liao Di dan menatap ke arah perang di tempat yang sangat jauh dengan wajah serius.


Tempat Liao Di menatap adalah pertempuran antara Jiang Xuanyu, Nie Xi Wu dan Sheng Yin melawan Jin Huanzi.


Pertempuran itu sangat ganas, merubah semua area dalam sekejap. Jika saja keempatnya bertarung di dekat perang utama, maka bisa dipastikan bahwa banyak manusia dan iblis yang akan jatuh hanya karena efek dari pertempuran mereka.


“Hm? Itu...” Liao Di melebarkan matanya saat menatap di tempat yang sangat jauh bahwa sebuah pedang emas raksasa muncul lalu berayun ke arah tertentu.


Sraing!


Jrezh!


Lapisan Ketujuh Alam Sage tampak bergetar beberapa saat ketika serangan dahsyat yang tidak lain adalah serangan dari Jiang Xuanyu menghantam permukaan tanah.


Di tempat kejadian, terlihat Jiang Xuanyu yang sedikit kelelahan. Walaupun banyak darah di pakaiannya, itu tidak menghambat kemampuan tempurnya sedikit pun. Masalahnya saat ini, apakah kekuatannya akan dapat bertahan lama atau tidak.

__ADS_1


Menatap jurang raksasa akibat serangannya, Jiang Xuanyu tidak mau lengah sedikitpun.


“Dengan bantuan Iblis Darah, tekanan yang kami hadapi semakin ringan!” Batin Jiang Xuanyu saat melacak keberadaan Jin Huanzi.


“Sun Eternal Flame!”


Sheng Yin yang berada di udara, mengangkat telapak tangannya ke langit. Disaat itu juga, qi dan hukum yang sangat kuat berkumpul dengan sangat cepat, membentuk sebuah bola ungu Raksasa yang tampak seperti matahari kecil.


Wusssh!


Sheng Yin langsung melempar serangan itu ke arah jurang yang diciptakan oleh Jiang Xuanyu.


Duar!


Matahari kecil itu langsung menabrak permukaan tanah.


Namun, wajah Jiang Xuanyu, Nie Xi Wu dan Sheng Yin sedikit muram saat matahari kecil itu tampak menyusut dengan kecepatan yang sangat tinggi.


“Gluttony!”


Wusssh!


“Sungguh kemampuan yang sangat merepotkan!” Batin Jiang Xuanyu.


Sheng Yin juga sangat marah melihat bahwa api miliknya dikendalikan dengan mudah oleh Jin Huanzi.


Wusssh!


Sheng Yin mengarahkan telapak tangannya ke dua arah yang berbeda dan api aneh menyelimuti tubuh Jiang Xuanyu dan Nie Xi Wu.


Luka keduanya juga pulih perlahan-lahan. Dan untuk Sheng Yin, ia juga memulihkan luka-lukanya dengan Api unik Celestial Phoenix.


Keempatnya kembali ke kondisi puncak. Hanya persediaan qi dan hukum yang menjadi perbedaan karena itu menjadi penentu pertempuran.


“Aku harus menyerap sebanyak mungkin qi dan hukum mereka karena hanya dengan cara itu aku bisa menang! Aku tidak bisa lari dari penekanan garis darah ini sehingga aku tidak memiliki kesempatan untuk menang! Hanya persediaan qi dan hukum yang menjadi keunggulanku!” Batin Jin Huanzi. Ia tidak lagi berniat mengincar Iblis Darah karena semakin ia memaksa, semakin ia di tindas oleh ketiganya.


**


Di ruang bawah tanah, Ren Yuu dan Xian Ying terus-menerus bertempur habis-habisan. Dalam waktu singkat, hampir semua tempat memiliki jejak sayatan dan ledakan.


“Manusia ini sangat sulit dilawan!” Batin Jin Yuzi saat ia menggertakkan giginya dengan kuat. Ia telah mengalami banyak luka dalam Pertempuran selama beberapa menit tetapi ia tidak melihat ada goresan di armor yang digunakan oleh musuh.

__ADS_1


Sementara itu, Ren Yuu juga sebenarnya tidak dalam kondisi baik. Walaupun tidak ada luka, tubuhnya sangat kesakitan menerima serangan dari Jin Yuzi.


“Ruby, apakah masih lama? Musuh kali ini sangat sulit dilawan karena kemampuan Ruang-nya!” Ucap Ren Yuu dalam pikirannya karena ia telah membuat rencana untuk menghabisi Jin Yuzi menggunakan ledakan hukum Kegelapan dari Menara Kegelapan.


“Hanya beberapa detik lagi!” Balas Ruby.


Mendengar itu, Ren Yuu tersenyum dibalik helm perang miliknya. Jika hanya menggunakan Kekuatan Kegelapan miliknya sendiri, ia tidak akan bisa melahap kekuatan Ruang Jin Yuzi karena keterbatasan Kultivasi.


Ren Yuu sangat enggan menggunakan kemampuan Waktu dari Menara Kegelapan karena ia harus berjaga-jaga ketika keluar dari tempat tersebut dan melawan Patriak Klan Jin.


“Kau cukup kuat! Tetapi ini adalah akhirnya!” ucap Jin Yuzi dingin saat ia mengerahkan semua kekuatan yang miliki karena ia yakin hanya dengan cara itu ia mampu menghabisi Ren Yuu.


“Ren Yuu, kekuatan ini sudah cukup!”


Ketika suara Ruby terdengar, Ren Yuu langsung menggunakan Menara Kegelapan dan Kekuatan Kegelapan dalam jumlah yang sangat besar meledak.


Jin Yuzi sedikit menyerit karena Ren Yuu masih bisa meledakkan kekuatan sebesar itu.


“Tidak peduli sekuat apa dia! Dia pasti akan hancur di bawah serangan spasial terkuat milikku!” Batin Jin Yuzi dingin.


“Spatial Art, God's Dimensional Destruction!”


Sraing!


Dengan wajah ganas, Jin Yuzi menyerang ke arah Ren Yuu.


Ren Yuu yang telah mengumpulkan semua kekuatannya di Dark Demon Sword, langsung mengayunkannya juga ke arah Jin Yuzi.


“Dark Art, God Of Darkness!”


Sraing!


Bom!


Kedua serangan langsung bertemu dan itu hampir menghancurkan goa bawah tanah yang sangat kuat.


Di tempat Sheng Mei dipenjara, wajahnya yang tertunduk pun perlahan terangkat karena ia dapat merasakan pertempuran dahysat tidak jauh dari sana.


Karena adanya susunan formasi di dalam ruangan, suara apapun hampir tidak dapat di dengar dari luar. Tetapi kali ini karena tabrakan dua Kekuatan besar, itu langsung terdengar ke dalam penjara.


“Sensasi ini... Pertempuran terjadi di beberapa ruangan bawah tanah dari tempat ini... Siapa?” Batin Sheng Mei. Tetapi ia menggelengkan kepalanya lagi lalu menunduk karena ia merasa bahwa tidak akan ada yang mampu melawan Patriak Klan Jin di Alam Sage selain dari Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian. Tetapi ia telah menyerah tentang gagasan bahwa Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian akan datang menolongnya.

__ADS_1


__ADS_2