Kaisar Surgawi

Kaisar Surgawi
Pertarungan Intens


__ADS_3

Lapisan Keenam Alam Sage


Saat Ren Yuu berteriak, semua bebatuan terangkat ke udara, semua tempat tampak gelap, getaran kuat terjadi, aura dahsyat mencoba menekan semua yang ada di sana.


“Aku akan membunuhmu!” Teriak Ren Yuu saat tubuhnya langsung menghilang seketika di tempat dia berdiri.


Chu Yun yang semula sedikit gemetaran, tiba-tiba merasakan sakit di perutnya. Ia menatap ke arah depan bahwa Ren Yuu dengan mata merah ganas, setra pupil naga, menatapnya seolah-olah hendak melahapnya hidup-hidup.


Blar!


Ren Yuu meninju perut Chu Yun sekuat tenaga. Ketika pukulan itu dilancarkan, tubuh Chu Yun terhempas ke tempat jauh disertai dengan gelombang kejut.


Zhep!


Ren Yuu menghilang sekali lagi dan muncul tepat di atas Chu Yun dengan cakar terangkat.


“Jangan menganggapku enteng sialan!” Chu Yun menahan rasa sakit lalu langsung berbalik, memanfaatkan tubuhnya yang terpental dan mengayunkan tinjunya yang ditutupi oleh api merah.


“Flame Demon's Wrath Fist!”


Ren Yuu yang sedang berada dalam amarah besar, tidak kehilangan akal sehatnya sama sekali. Bahkan hukum Takdir yang ia gunakan lebih mengerikan dari sebelumnya karena perkembangan kekuatan dalam tubuhnya.


Dengan kecepatan sangat tinggi, Ren Yuu langsung merubah gerakan tubuhnya, ia memiringkan tubuhnya lalu mengangkat kakinya.


“Apa?” Chu Yun terkejut tetapi sudah terlambat karena ayunan kaki Ren Yuu mengenai tepat diwajahnya.


Bam!


Gigi Chu Yun rontok beberapa saat tubuhnya terhempas ke samping.


Ren Yuu di sisi lain langsung menghilang kembali seperti sebuah asap lalu muncul di depan Chu Yun yang menyetabilkan tubuhnya.


“Fire Law Explosion!”


Melihat Ren Yuu tiba depannya, ia langsung melancarkan serangan instan yang tidak butuh persiapan. Teknik ini memang sangat cocok untuk menghabisi seseorang yang mencoba menyerangnya secara mendadak.


Ren Yuu telah melihat hal itu sedari awal dan ketika ia berada di depan Chu Yun, ia langsung menunduk sedikit lalu mengayunkan tinjunya sekuat tenaga dari bawah tepat ke arah perut Chu Yun.


“Dragon Monarch Fist!”


Buak!


Blar!


Dari punggung Chu Yun, kekuatan kehancuran bercampur kegelapan menggelegar membentuk petir hitam. Ia pun memegang perutnya karena qi dan hukum yang sangat mengerikan menembus tubuhnya dari tinju Ren Yuu walaupun tidak ada kerusakan fisik diluar terlihat. Tetapi nyatanya itu merusak semua organ dalamnya.


“Orb Beginning Of Destruction!”

__ADS_1


Ren Yuu melebarkan telapak tangannya yang meninju Chu Yun dan bola hitam terbentuk dalam waktu kurang dari 0,1 detik.


Duar!


Zhung!


Semua tempat langsung di sapu oleh ledakan tersebut bersamaan dengan Chu Yun di bawa dalam serangan Ren Yuu.


Ruby yang mantap itu dari jauh, terkejut melihat kegilaan Ren Yuu yang bertempur dengan tangan kosong. Ia harus mengakui bahwa kekuatan tempur Ren Yuu saat ini sangat mirip dengan naga primitif tetapi sangat menakutkan.


“Uhuk...”


“Apa ini?” Ren Yuu memegang bagian tubuhnya tepat di dekat hatinya berada. Ia merasa nyeri, seolah-olah hatinya hendak meledak.


Deg! Deg! Deg!


Jantung Ren Yuu juga berdetak semakin cepat, ia tau bahwa skill Dragon Fury yang ia aktifkan menguras esensi darah Kirin dalam hatinya. Ia sekarang paham apa maksud dari teknik Dragon Fury, jika itu hampir mencapai pengeluaran ultimate, kelelahan berkepanjangan akan terjadi.


Sama seperti kasus Absolute Dragon God di Primordial Realm. Karena dia menggunakan kemampuan Dragon Fury sampai puncaknya, dia menerobos ke tingkat yang lebih tinggi tetapi kerugiannya, esensi darahnya dilahap. Walaupun itu hanya sedikit berpengaruh, kasus terburuknya adalah ketika di tengah amukan, tubuhnya tidak mampu lagi menanggung beban kekuatan sehingga melemah seketika.


Namun, karena Ren Yuu yang tidak menggunakan skill Dragon Fury mencapai puncak yang akhirnya tidak membuatnya menerobos, ia hanya merasakan nyeri yang tidak nyaman. Ia tau bahwa tidak lama lagi, kekuatan besar yang ia tampilkan akan lenyap. Ia harus memusnahkan musuh secepatnya dan jika ia bisa beristirahat ketika kekuatan masih meluap, maka ia akan meraih keuntungan.


Dan keuntungannya adalah, kekuatannya akan meningkat pesat walaupun tidak menerobos dan itu akan menjadi permanen. Perhitungan Ren Yuu, jika ia berhasil berisitirahat sebelum esensi darah dihatinya di kosongkan karena skill Dragon Fury, kekuatannya akan meningkat paling tidak 40% secara permanen.


Karena tau apa yang terjadi pada tubuhnya, Ren Yuu langsung memasuki mode setengah naga, dengan begitu, daya serang miliknya dalam cara pertarungan primitif akan mengikat drastis.


“Tidak bisa dimaafkan! Bocah itu harus mati!” Hukum Kemarahan semakin menjadi, dan Chu Yun langsung kehilangan kesadarannya karena berubah menjadi mesin Pembunuh. Inilah kerugian hukum Kemarahan, jika tidak bisa dikendalikan, dia hanya akan menyerang secara membabi buta.


Bussssh!


Chu Yun yang sudah seperti binatang buas, melesat dengan kecepatan luar biasa ke arah Ren Yuu. Ia langsung mengayunkan tinjunya ke arah Ren Yuu ketika ia tiba.


Untuk Ren Yuu, ia hanya tersenyum kejam lalu menyerang juga.


Bam! Bam! Bam!


Keduanya terus bertempur, setiap tabrakan pukulan menyebabkan retakan ruang.


Ruby yang menatap itu, langsung menyatukan kedua telapak tangannya. Ia tau bahwa Chu Yun semakin kuat, tetapi kehilangan akal sehatnya. Ini adalah kesempatan paling bagus untuk menghabisi Chu Yun.


Ruby mengendalikan lantai Keenam sampai Kesembilan Menara Kegelapan. Hanya ada satu kesempatan baginya untuk membunuh Chu Yun, yaitu menggunakan Kekuatan Kegelapan Menembus Zaman dan Hukum Waktu. Ia terus mengumpulkan semua kekuatan sebesar yang ia bisa sambil perlahan mendekat ke arah pertempuran.


Dung!


Menara Kegelapan berubah bentuk menjadi tombak. Aura hitam dan putih menyelimutinya.


Drrrrtttt!

__ADS_1


Retakan di udara terlihat di dekat Tombak tersebut karena kekuatan yang terkumpul mencapai daya serang Tier Divine God Mid puncak dan itu terus masih dipadatkan mendekati ledakan kekuatan Tier Divine God Peak.


Ren Yuu yang terus bertempur dengan cara primitif, tentu mengetahui apa yang hendak dilakukan oleh Ruby sehingga ia hanya perlu memberikan kesempatan untuk menyerang secara fatal.


Ren Yuu tau bahwa kekuatan Chu Yun terus naik karena kehilangan akal sehat walaupun ia tau bahwa ketika itu selesai, Chu Yun akan tewas dengan sendirinya. Tetapi pertanyaannya, apakah ia sanggup menahan hal itu sampai Chu Yun kehabisan energi? Jawabannya tentu Ren Yuu tidak bisa karena kekuatannya sedari awal memang jauh lebih lemah dari Chu Yun.


“Khaaaa...” Chu Yun berteriak layaknya binatang buas saat mengayunkan cakarnya ke arah Ren Yuu.


Dengan kecepatan tinggi, Ren Yuu langsung menggunakan kemampuan unik lainnya agar Ruby dapat menyerang karena ia hampir kehabisan kekuatan hanya bertarung dalam waktu kurang dari 15 menit melawan Chu Yun.


Ren Yuu menghindari serangan mematikan dari Chu Yun seketika.


Crash!


Sayatan yang sangat dalam menentang ke arah tempat yang tidak terlihat saat Chu Yun mengayunkan cakarnya.


Di sisi lain, Ren Yuu yang menghindar, langsung menyerang sekuat tenaga.


“Dragon Monarch Fist!”


“Darkness Through the Ages!”


“Time Flash!”


Bam!


Tinju Ren Yuu dengan brutal mengenai perut Chu Yun yang membuat Chu Yun memuntahkan banyak darah dan terhempas.


“Ini yang terakhir!”


“Time Freeze!”


Ren Yuu mencengkram udara lalu meremasnya.


Target Ren Yuu adalah tempat Chu Yun terpental dan ia pun langsung berteriak saat Chu Yun membeku, “Ruby!”


Ruby yang sudah mengumpulkan kekuatan yang cukup langsung mengangkat kedua tangannya yang mungil lalu menurunkannya ke bawah dengan kecepatan tinggi.


“Dark Art, ​The Time-Eating Dark Spear!”


Zhung!


Menara Kegelapan yang berubah menjadi tombak melesat dengan kecepatan tinggi dan melewati Chu Yun.


Duar!


Tombak tersebut membentur permukaan tanah dan daerah radius ratusan km berubah menjadi kawah disertai oleh percikan petir hitam yang menggelegar ke segala arah.

__ADS_1


Untuk Chu Yun yang di tembak oleh tombak, tidak mampu bertahan. Lebih dari setengah tubuhnya lenyap seketika, dan serangan Ruby khusus mengincar daerah yang dekat dengan inti dan jantung yang membuat Chu Yun tewas seketika.


__ADS_2