
Ketika Dewi Ruang dan Waktu serta Dewi Kasih Sayang di segel, keduanya mencoba melepaskan diri. Tetapi sudah terlambat karena mereka merasakan Sumber kehidupan mereka perlahan pudar.
Keduanya menatap ke arah Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian dengan mata tidak percaya karena Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian membiarkan keduanya mati.
“Maafkan aku, sebagai kompensasi, aku akan melepaskan kedua jiwa kalian dari belenggu tubuh Dewa Naga Ilahi, dan kalian akan melakukan Siklus reinkarnasi. Dengan begitu, kalian tidak akan terikat oleh siapapun lagi.” ucap Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian. Walaupun ia keras kepala dan memiliki ambisi yang sangat tinggi, ia sangat menyayangi kedua saudarinya. Tanpa sadar, air mata darah menetes dari matanya.
Melihat bahwa kedua saudarinya perlahan pudar, Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian merasa hatinya semakin berdarah, ia lebih membenci Dewa Naga Ilahi karena hal ini.
“Kami tidak menyalahkanmu.. tetapi, tolong.. setelah kami mati dan bereinkarnasi, jangan hancurkan Galaxy ini karena ini adalah usaha keras kita.” ucap Dewi Kasih Sayang dengan senyum diwajahnya. Sebagai seseorang yang paling mengerti perasaan, ia sangat tau bahwa Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian sangat menderita saat ini. Tetapi demi ambisinya, ia tau bahwa Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian tidak akan berhenti karena mereka.
“Ya.” Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian mengangguk tegas. Ia menatap ke arah Dewi Ruang dan Waktu tetapi saudarinya itu tidak mengatakan apapun yang membuatnya semakin sedih.
Wusssh!
Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian menatap kedua saudarinya menghilang di tempat. Tanpa sadar, ia meraung ke arah langit dan mengutuk Dewa Naga Ilahi, ia bersumpah bahwa ia akan menghabisinya jika bertemu kembali karena ia tau bahwa Dewa Naga Ilahi tidak akan memasuki Alam Sage, tetapi jiwa dan kekuatannya akan menyebar ke seluruh Galaxy dan menunggu waktu yang tepat melakukan Reinkarnasi.
**
Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci
Saat ini, karena kondisi Dewa Naga Ilahi yang terluka sangat parah, ia dikalahkan oleh Celestial Emperor dan Empat Kursi Dewa.
Dalam wujud naga berbaring di permukaan tanah, Dewa Naga Ilahi yang hampir kehilangan daya hidupnya bertanya dengan nada serak, “Kenapa kalian melakukan ini?”
__ADS_1
“Kenapa? Masa kalian telah berlalu. Kalian bukanlah Dewa Pencipta yang menciptakan Galaxy ini. Sudah saatnya menyerahkan kekuasaan kepada generasi kami. Kami tidak suka diperintah olehmu yang menganggap dirimu sebagai penguasa tertinggi di Galaxy ini!” ucap Celestial Emperor dengan nada dingin.
Dewa Naga Ilahi yang mendengar itu, tau bahwa itu semua dikarenakan kekuasaan. Ia saat ini sedikit menyesal karena menciptakan Celestial Realm. Ia tidak menyangka bahwa orang-orang yang ia tuntun ke jalan perdamaian akan menikamnya dari belakang. Ia berpikir kembali apakah metode Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian sebenarnya benar atau metode dirinyalah yang benar.
Ketika daya hidup Dewa Naga hampir menghilang, ia memikirkan satu hal, yaitu semua ciptaan mereka memiliki emosi karena itu diberikan oleh saudarinya, Dewi Kasih Sayang.
Seiring berjalannya waktu, sudah pasti mereka akan menumbuhkan emosi keserakahan. Dan inilah yang tidak diperhitungkan oleh Dewa Naga Ilahi.
Dewa Naga Ilahi pun menutup matanya karena daya hidupnya telah hilang. Tetapi Celestial Emperor dan Empat Kursi Dewa tidak memperhatikan bahwa jiwa dan kekuatannya tampak menyatu dengan Galaxy, menggunakan kekuatan ilahi, Dewa Naga Ilahi menuggu waktu yang tepat untuk melakukan reinkarnasi.
**
Dewa Naga Ilahi menceritakan tentang kejadian tersebut dengan nada sedih bercampur marah dan sebagainya.
Ren Yuu menatap dengan bodoh ke arah Dewa Naga Ilahi yang baru saja selesai berbicara. Ia tidak tau harus berkata apa, ia tidak bisa tidak berpikir apakah Dewa Naga Ilahi adalah seseorang yang sangat naif atau bodoh.
“Kenapa kau menatapku seperti itu?” Kerutan muncul di dahi Dewa Naga Ilahi. Ia merasa bahwa Ren Yuu menatapnya seolah-olah melihat orang bodoh.
Ren Yuu tersadar tetapi tidak ada perubahan pada wajahnya dan bertanya, “Lalu, apa yang akan kau lakukan sekarang? Membalas dendam?”
“Balas dendam?” Dewa Naga Ilahi menggelengkan kepalanya karena itu tidak penting baginya. Walaupun ia mati, ia bisa dikatakan adalah makhluk abadi, walaupun mati ribuan kali, semalam Tujuh Galaxy masih ada, ia akan tetap hidup.
“Aku tidak peduli tentang Celestial Emperor. Apa yang aku pedulikan saat ini adalah Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian. Aku ingin menghentikannya apapun yang terjadi karena aku tau bahwa tujuannya adalah mencapai level God Father. Yang artinya, dia harus melahap kekuatanku, yang artinya dia harus melahap Tujuh Galaxy yang tersisa.” ucap Dewa Naga Ilahi.
__ADS_1
“Melahap Galaxy?” Ren Yuu tercengang mendengarnya.
“Melahap vitalis.” Sheng Mei mengoreksi.
Ren Yuu terdiam dan melirik ke arah Sheng Mei dengan tatapan tak berdaya.
“Tunggu, bukankah ini tindakan yang sama dengan Binatang Iblis Ketiadaan?” Tanya Ren Yuu dengan alis sedikit terangkat.
“Ya, aku yakin bahwa Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian mengikuti cara Binatang Iblis Ketiadaan untuk mencapai level yang sama dengan ayah kami, dan targetnya adalah kami.” ujar Dewa Naga Ilahi.
Ren Yuu terdiam karena tampaknya semua semakin rumit dari waktu ke waktu.
“Aku ingin bertanya hal terakhir. Siapa sebenarnya God Father itu dan di mana dia saat ini?” Tanya Ren Yuu.
Dewa Naga Ilahi dan Sheng Mei terdiam. Untuk Zi Ling, ia bahkan tidak memiliki ingatan itu, oleh karena itu, ia juga penasaran.
“Kami tidak tau. Terakhir kali kami bertemu, itu ketika kami pertama kali tumbuh ke level Tier Divine God Early. Setelah itu, dia pergi entah kemana, tidak ada kabar lainnya yang kami dapatkan bahkan setelah ratusan juta tahun berlalu. Menurutku, dia pasti mencoba menciptakan kehidupan baru di sudut Semesta Tak Terbatas.” ujar Dewa Naga Ilahi setelah berpikir beberapa saat.
“Mengapa ini terdengar seperti dia mencari tempat untuk meninggalkan benihnya?” Gumam Ren Yuu tanpa sadar.
Wajah Dewa Naga Ilahi dan Sheng Mei sangat gelap dan ingin menghajar Ren Yuu karena menuduh ayah mereka sebagai Dewa yang ingin membuat harem besar, mencoba mencari wanita di mana-mana lalu menanam benihnya lalu pergi ke tempat lainnya untuk melakukan hal yang sama.
Zi Ling merasa malu dan mencubit pinggang Ren Yuu.
__ADS_1
Ren Yuu langsung tersadar lalu ia merasa canggung ketika melihat Sheng Mei dan Dewa Naga Ilahi menatapnya dengan intens seolah-olah hendak menelannya hidup-hidup.
“Lupakan. Jika kau ingin menjadi lebih kuat, maka tempat ini adalah tempat yang cocok untukmu berlatih. Dan kultivasimu akan mencapai Tier Divine God Late dalam waktu singkat!” ucap Dewa Naga Ilahi.