
Lapisan Ketiga Alam Sage, Menara Kebangkitan Kaisar Jiwa
“Ternyata seperti itu. Dan dengan qi unik ini, langkahku di masa depan untuk mencapai tingkatan yang lebih tinggi hanya akan memiliki sedikit halangan. Saat ini, qi milikku telah berubah. Jika memikirkannya kembali, sejak zaman kuno tidak ada yang berhasil menembus belenggu melebihi Tier Divine God.”
“Ternyata setiap dari bagian tubuh harus dirubah. Tidak terkecuali untuk qi, tubuh dan jiwa. Hukum juga menjadi bagian dari tubuh sehingga itu semua harus dirubah untuk dapat melampaui Tier Divine God!”
“Dan saat ini, qi milikku telah berbeda. Selain dari itu, jiwaku telah mencapai tingkat Jiwa Abadi. Hanya hukum dan kekuatan tubuh yang tersisa untuk dikembangkan agar suatu hari nanti aku dapat melampaui Tier Divine God!” Batin Ren Yuu.
Ren Yuu saat ini memikirkan tentang manual yang ia peroleh dari Makam Dewa Naga Ilahi. Dan itu merupakan manual yang akan membawanya melampaui kekuatan tubuh agar dapat mencapai level luar biasa dikemukakan hari.
Dan hanya tersisa hukum, Ren Yuu tidak tau perubahan apa pada hukum yang membuat semuanya mungkin melampaui Tier Divine God. Pasti ada sesuatu dan ketika yang perlu ia cari saat ini.
“Juga, apakah Jiwa Abadi memenuhi syarat mencapai level tertinggi atau Jiwa Abadi masih bisa berevolusi atau tidak, aku hanya perlu memastikannya ketika waktunya tiba!” Batin Ren Yuu dan ia pun membuka matanya karena sudah mempelajari semua tentang kekuatannya saat ini.
Ren Yuu melihat Zi Ling yang masih bermeditasi lalu berkata, “Zi Ling, ketika kau selesai, datanglah ke lantai kedua. Aku ingin mempelajari Yellow Spring River untuk beberapa saat karena aku yakin bahwa mempelajarinya kali ini akan lebih mudah.”
Setelah mengatakan itu, Ren Yuu perlahan berjalan ke arah pintu lantai kedua Menara Kebangkitan Kaisar Jiwa.
Zi Ling hanya diam dan membuka matanya lalu menatap ke arah punggung Ren Yuu yang pergi. Entah mengapa pipinya saat ini memerah sedikit lalu ia pun menggelengkan kepalanya karena merasa bahwa pikirannya terlalu liar. Ia kembali menutup matanya untuk mempelajari kekuatannya.
__ADS_1
Sementara itu, Ren Yuu yang sudah sampai di lantai kedua, langsung ke arah pinggiran Yellow Spring River. Ia langsung duduk bersila dan mempelajari hukum Samsara Kehidupan dan Kematian. Ia telah mempelajari kunci sebenarnya dari hukum itu dari Yellow Spring River di Lapisan Kedua Alam Sage sehingga ia yakin tidak akan memakan waktu lama mempelajarinya kali ini.
Dan sesuai dengan perkiraan Ren Yuu. Ia dapat memasuki kondisi di mana ia bisa mempelajari pecahan hukum Samsara Kehidupan dan Kematian seperti sebelumnya.
Saat ini, di pintu Menara Kebangkitan Kaisar Jiwa, terlihat sosok yang tidak lain adalah Nie Xi Wu membawa lebih dari empat puluh jiwa bersamanya. Tentu rencananya kali ini adalah membantu mereka semua mencapai Tier Divine God Early agar kekuatan pasukan mereka menjadi lebih kuat. Dengan begitu, tidak akan sulit menjatuhkan Lapisan Keempat dan Kelima Alam Sage ketika mereka masuk ke sana.
Nie Xi Wu langsung membuka tempat itu yang membuat para jiwa sangat takjub. Mereka tentu mengetahui tentang Menara Kebangkitan Kaisar Jiwa dan itu sudah sangat lama tidak dibuka, mereka tentu akan terkejut karena Nie Xi Wu mampu membukanya.
“Ayo masuk, kalian hanya memiliki waktu kurang dari dua minggu untuk melakukan terobosan. Jika ada yang tidak bisa menerobos, maka kalian akan melakukannya nanti di Lapisan Keempat Alam Sage!” ucap Nie Xi Wu saat ia berjalan ke dalam Menara Kebangkitan Kaisar Jiwa diikuti oleh semua jiwa yang ada dibelakangnya.
Ketika mereka semua masuk, Nie Xi Wu menutup kembali pintu masuk lalu langsung bergerak ke arah lantai kedua Menara Kebangkitan Kaisar Jiwa.
“Nona, di sana ada seseorang!” ucap salah satu jiwa dengan nada waspada.
Nie Xi Wu menatap ke arah Yellow Spring River dan menemukan Ren Yuu yang duduk bermeditasi, hukum Samsara Kehidupan dan Kematian tampak menyelimuti tubuh Ren Yuu.
“Hukum Samsara Kehidupan dan Kematian bocah ini semakin kuat! Tampaknya memang benar bahwa ketika waktunya tiba, dia pasti bisa mengendalikan kehidupan dan kematian!” Batin Nie Xi Wu dengan kilatan cahaya tertentu dimatanya.
“Biarkan dia! Dia adalah salah satu dari kelompok kita. Kalian pasti tau tentang Ren Yuu bukan? Dialah orangnya. Ayo pergi ke lantai selanjutnya!” ucap Nie Xi Wu lalu pergi ke arah pintu lantai ketiga.
__ADS_1
“Dia adalah Ren Yuu? Bukankah dari kabar bahwa dia hanya berada di Tier God Exalt Peak?”
“Ya, itu tidak salah! Tetapi dia meningkatkan kekuatan mencapai level ini di Menara Kebangkitan Kaisar Jiwa. Tampaknya tempat ini memang mampu membuat seseorang mencapai level Tier Divine God Early dengan mudah!”
Para jiwa berdiskusi kecil ketika mengikuti Nie Xi Wu. Mereka semua tentu saja sangat bersemangat saat ini karena akhirnya akan mencapai level Tier Divine God Early dan untuk itu, kesempatan mereka untuk hidup akan lebih tinggi.
Nie Xi Wu sama sekali tidak peduli dengan diskusi semua jiwa. Ketika ia mencapai lantai ketiga, ia semakin terdiam ketika melihat di tempat yang cukup kosong di dekat Reruntuhan, Zi Ling bermeditasi. Apa yang membuatnya terdiam tentu saja karena kekuatan Zi Ling juga telah mencapai Tier Divine God Early.
“Tampaknya Mata Air Abadi memang memiliki fungsi seperti yang dikatakan oleh Liao Di jika digunakan di Menara Kebangkitan Kaisar Jiwa.” Nie Xi Wu menghela nafas panjang karena Ren Yuu dan Zi Ling sangat mudah mencapai Tier Divine God Early, tidak seperti semua eksistensi lainnya yang harus berjuang sangat keras mencapai level itu bahkan ketika mereka telah berada di tingkat Tier God Exalt Late.
Zi Ling yang merasakan banyak aura tiba-tiba muncul, membuka matanya dan menatap ke arah Nie Xi Wu.
“Selamat atas terobosanmu. Sepertinya kalian berdua memang melakukan Kultivasi ganda seperti yang dikatakan oleh Liao Di.” ucap Nie Xi Wu ketika ia mendekat ke tempat Zi Ling berada.
Zi Ling yang awalnya tersenyum ketika melihat Nie Xi Wu, langsung memerah karena tidak menyangka bahwa Nie Xi Wu mengetahuinya. Ia langsung mengutuk Ren Yuu dalam hati karena merasa sangat malu saat ini.
Sementara itu, Ren Yuu yang sedang mempelajari pecahan hukum Samsara Kehidupan dan Kematian, baru saja selesai dan membuka matanya. Tetapi ia tiba-tiba saja bersin dan menggosok hidungnya.
“Apakah ada seseorang yang mengutukku?”
__ADS_1