
Lapisan Pertama Alam Sage
Wanita tersebut bergumam saat menatap ke arah Xu Han karena ia dapat dengan jelas merasakan bahwa aura kehidupan seseorang terpancar dari Xu Han, yaitu Nie Ao, Pangeran Iblis Klan Nie.
“Hm?” Merasakan tatapan seseorang padanya, kepala Xu Han mendongak ke arah atas dan menemukan seorang wanita cantik dengan gaya setengah iblis setengah Manusia.
“Siapa wanita itu? Dan kenapa aku merasakan hukum Kebanggaan padanya dan itu sangat kuat? Itu lebih kuat dari milikku!” Wajah Xu Han menjadi serius saat ini. Walaupun ia sangat suka berkelahi untuk menunjukkan bahwa dirinya kuat, ia tidaklah bodoh untuk memprovokasi seseorang seperti wanita itu.
“Bocah, bantu aku melawan wanita itu! Gunakan hukum Kebanggaan terkuat yang kau miliki untuk menahan hukumnya, dengan begitu, aku akan bisa melawannya secara setara!” ucap Nie Yuu tanpa mengalihkan pandangannya dari wanita tersebut.
“Melawannya?” Gumam Xu Han. Ia tentu menyadari bahwa dirinya jauh lebih lemah dari pada wanita tersebut karena perbedaan kultivasi, tetapi jika untuk menahan hukum, ia tidak akan ragu sama sekali untuk melakukannya.
Tanpa menunggu lagi, Nie Yuu yang masih tidak yakin bahwa wanita itu hanya memperhatikan Xu Han, mengeluarkan Dark Demon Sword. Niat pedang yang cukup tinggi merembes perlahan karena itu bisa memperkuat serangannya.
“Dark Hole!”
Deg!
Nie Yuu menghilang dan muncul tepat di depan wanita tersebut. Ia pun langsung mengayunkan Dark Demon Sword sekuat tenaga yang ia bisa.
“Dark Art, Darkness Breaker!”
Kemunculan tiba-tiba Nie Yuu di depannya membuat wanita tersebut tersadar lalu langsung mengayunkan tinjunya ke arah Nie Yuu sekuat tenaga.
Trang!
Bussssh!
Gelombang kejut terjadi saat kedua serangan bertemu. Wajah Nie Yuu saat ini terlihat sedikit kesal. Jika saja ia tidak menggunakan topeng, ia akan terlihat sangat jengkel saat ini.
“Xu Han! Apa yang kau lakukan?” Teriak Nie Yuu saat ia menarik Dark Demon Sword lalu ia mundur sambil mengayunkannya kembali sekuat tenaga.
“Dark Art, Darkness Slash!”
Sraing!
Bilah hitam yang sangat besar pun membelah qi dan hukum yang ada di tempat tersebut dan terus menerjang ke arah wanita tersebut.
Wanita tersebut hanya dengan santai memadatkan qi dan hukum Kebanggaan di tangan kanannya lalu mengayunkannya sekuat tenaga ke arah serangan Nie Yuu yang telah tiba dihadapannya.
“The Void Shattering Fist!”
__ADS_1
Blar!
Ruang hancur dalam sekejap saat wanita tersebut menggunakan salah satu teknik gerakan tubuh.
Celah ruang robek pun langsung menghisap banyak qi dan hukum di tempat tersebut sebelum menutup sepenuhnya dalam waktu kurang dari dua detik.
“Kekuatan yang sungguh luar biasa!” Nie Yuu yang menjaga jarak berkata dengan nada sedikit muram.
Sementara untuk Xu Han yang awalnya terkejut pun menatap lebar-lebar ke arah robekan ruang sebelumnya. Ia menatap ke arah tangannya dan berpikir kembali apakah ia mampu melakukan serangan seperti itu karena ia juga merupakan pengguna hukum Kebanggaan.
Wanita tersebut pun bergerak kembali setelah menghancurkan serangan Nie Yuu. Ia tiba dalam sekejap di depan Nie Yuu lalu mengayunkan tinjunya sekuat tenaga.
Xu Han yang berada tidak jauh dari lokasi Nie Yuu tidak mau tinggal diam, ia pun langsung mengarahkan telapak tangannya yang setengah di genggam ke arah tempat Nie Yuu dan wanita tersebut lalu mengendalikan semua hukum Kebanggaan yang ada di sana.
“Nie Ao..?” Wanita tersebut yang merasakan pergerakan hukum Kebanggaan pun melirik ke arah Xu Han dengan wajah sedikit kesal karena menghalanginya melawan Nie Yuu.
Sementara untuk Nie Yuu, ia pun mengayunkan pedangnya lagi karena dapat merasakan kekuatan tinju tersebut hampir berkurang setengahnya.
Trang!
Zrrrrt! Zrrrrt!
Tinju dan pedang bentrok kembali, Nie Yuu juga tidak mau membuang waktu dan langsung mengimpikan qi dan hukum Kegelapan serta kekuatan Kehancuran dalam sekejap.
“Orb Beginning Of Destruction!”
Blar!
“Sialan!” Wanita tersebut tau bahwa ia tidak bisa menghindar lagi dan hanya bisa menyilangkan lengan kirinya sambil mengalirkan hukum Kebanggaan.
Bussssh!
Wanita tersebut langsung dihempaskan ke tempat yang sangat jauh.
Sementara untuk Nie Yuu yang menggunakan hukum Takdir, langsung mengangkat Dark Demon Sword ke atas.
Zrrrrt! Zrrrrt! Zrrrrt!
Percikan petir yang sangat liar terlihat menyelimuti Dark Demon Sword. Selain dari itu, pusaran hitam tiba-tiba tercipta disekitar ujung Pedangnya.
“Dark Art, World Erasing Darkness!”
__ADS_1
Sraing!
Ketika Dark Demon Sword diayunkan, pusaran yang ada di ujung Dark Demon Sword langsung melesat ke tempat wanita sebelumnya terhempas.
Zhep!
Pusaran hitam aneh tersebut muncul dalam sekejap di dekat wanita tersebut yang kini menyetabilkan tubuhnya di udara.
Ketika melihat pusaran tersebut, wanita tersebut memasang wajah jelek. Ia pun langsung mencengkram erat kedua kepalan tangannya saat hukum Kebanggaan meledak dari tubuhnya serta mempengaruhi semua hukum Kebanggaan di tempat tersebut.
“Xu Han!” Teriak Nie Yuu karena telah melihat apa yang terjadi melalui hukum Takdir.
Tanpa bertanya, Xu Han paham apa yang ingin disuruh oleh Gurunya. Ia pun langsung menaruh kedua telapak tangannya ke permukaan tanah lalu hukum Kebanggaan juga meledak dan mempengaruhi semua hukum di tempat tersebut.
Hukum Kebanggaan yang dikendalikan oleh wanita tersebut terganggu seketika walaupun dalam tingkat tertentu. Meskipun begitu, itu akan mempengaruhi teknik yang ingin digunakan olehnya.
“Nie Ao sialan!” Wanita tersebut yang memperhatikan kendalinya memudar pun mengutuk Xu Han sangat keras walaupun tidak ada jejak kebencian di nadanya.
Walaupun kendalinya terhadap hukum Kebanggaan di tempat itu dibatasi, ia tetap tidak mengentikan tekniknya.
“Heavenly Pride Art, Divine Extinction!”
Cahaya menyilaukan tiba-tiba muncul di semua tempat saat hampir 50% hukum Kebanggaan di tempat tersebut bereaksi. Itu langsung menindas semua kekuatan yang ada termasuk kekuatan dewa dibawah kekuasaannya lalu menghancurkan apapun yang ditekannya.
Teknik milik Nie Yuu lebih dulu meledak dan menciptakan kegelapan yang menelan segalanya di tempat tersebut. Namun, itu langsung di tekan oleh teknik milik wanita tersebut.
Duar!
Nie Yuu yang menatap itupun langsung mengendalikan Menara Kegelapan untuk melindungi tubuhnya. Ia menatap ke arah tempat Xu Han berada dan tercengang bahwa semua hukum Kebanggaan yang dikendalikan oleh wanita tersebut tampak melindungi Xu Han.
Wusssh!
Ledakan tersebut hampir mempengaruhi semua tempat yang ada di dalam gelembung biru tersebut.
**
Di luar, pertarungan juga terus berlanjut. Tetapi semua yang bertarung di sana langsung berhenti ketika melihat ke arah gelembung biru yang tampak berdenyut-denyut.
Duan Mingho yang paling kuat dari semua yang ada di sana dan Liao Di melebarkan mata mereka karena tau apa yang sedang terjadi.
“Lari!” Liao Di adalah yang pertama berteriak keras sehingga semua yang ada di sana tersadar lalu langsung terbang menjauh dari tempat tersebut.
__ADS_1
Duar!