
Galaxy Cahaya Suci, Planet Dewi Cahaya
Setelah reuni singkat, Ren Yuu dan semua keluarganya pun pergi kembali ke istana milik Wu Qiu.
Selama perjalanan, Hao Yue menjelaskan semuanya dengan rinci bagaimana cara mereka pergi ke Tujuh Galaxy tanpa diketahui oleh siapapun, termasuk Celestial Emperor.
“Aku juga mendengar beritamu bahwa kau pergi ke Galaxy Amazon Biru sebelumnya.” ucap Hao Yue menatap ke arah Ren Yuu.
“Ya, hanya dari Galaxy itu aku dapat dengan mudah datang ke Alam Sage dengan kekuatanku saat itu.” Ren Yuu tersenyum sedikit lalu memikirkan kembali petualangannya. Bisa dikatakan, ia selalu menemui bahaya yang sangat fatal, tetapi itu membantunya tumbuh lebih cepat.
“Tampaknya kau memiliki banyak petualangan selama berada di Tujuh Galaxy.” ucap Hao Yue dengan senyum diwajahnya.
“Guru, ceritakan padaku. Tempat apa saja yang telah Guru kunjungi?” Yu Ling Er menyela percakapan mereka dan bertanya dengan antusias.
Ren Yuu tersenyum lalu menceritakan semua secara singkat di mana saja tempatnya pergi. Keluarganya mendengarkan dengan cermat selama dalam perjalanan, karena tentu mereka semua sangat ingin tau apa saja yang dilakukan olehnya.
Untuk Yu Ling Er, matanya terus-menerus berbinar sepur bintang apa lagi ketika Gurunya menyebut tentang Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian, salah satu Dewa tertua yang pernah ada, menjadi salah satu dari empat dewa pencipta galaxy.
“Dia ikut campur? Sungguh dewa tidak tau diri! Guru, suatu hari nanti aku akan membantumu membereskan dewa Samsara atau apalah namanya itu!” Yu Ling Er tiba-tiba menjadi semakin marah ketika mendengar bahwa Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian Ikut campur dalam urusan gurunya.
“Yuu’er, aku pernah mendengar darinya bahwa Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian memiliki rencana yang sangat besar.” Wu Qiu berkata dengan nada serius, merujuk Dewa Yin-Yang.
“Rencana yang sangat besar?” Ren Yuu menyipitkan matanya karena ia sudah menebak bahwa Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian memang memiliki tangan hitam di balik layar.
__ADS_1
“Itu sudah pasti. Tidak mungkin seseorang sekuat itu hanya akan bersembunyi di sarang kecil yang tidak bisa di jamah. Dia bukan seorang biksu yang sedang bertapa.” Lanjut Jiang Xuanyu karena sedari awal, ia sangat mencurigai Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian.
“Ck, apapun rencananya, kita pasti bisa mengalahkannya suatu hari nanti. Mungkin rencananya hanya sedikit lebih besar dari pada Jin Xan dan Dewa Yin-Yang itu.” Kun-Peng bercak sedikit. Ia yakin dengan teamnya bahwa suatu hari nanti mereka akan menumpas semua musuh.
“Tunggu Ren Yuu, apakah yang kau maksud sebelumnya Dewa Naga Ilahi adalah leluhur para naga dan salah satu dari empat Dewa Kuno?” Tanya Mythical Ancient Dragon God.
“Ya, bentuknya cukup mirip dengan kalian. Mungkin jika ketiga Raja Naga disatukan, itu akan menjadi bentuk Dewa Naga Ilahi. Mungkin Dewa Yin-Yang terinspirasi darinya.” ujar Ren Yuu.
Mythical Ancient Dragon God mengangguk kecil dan merasa itu sangat mungkin. Setelah mendengar bahwa Dewa Yin-Yang telah bertemu dengan Dewa Samsara, sudah pasti Dewa Yin-Yang pernah melihat makam Dewa Naga Ilahi.
“Lalu, bagaimana dengan Zi Ling yang kau ceritakan itu?” Xing Jianying bertanya dengan penasaran serta dengan senyum aneh diwajahnya.
Ren Yuu terdiam karena tampaknya semua istirnya menatapnya dengan mata aneh.
“Apakah kau butuh bantuan Ren Yuu? Ayahmu Kun-Peng juga ingin mencoba seberapa kuat Klan Zi.” ucap Kun-Peng dengan seringai lebar diwajahnya.
“Tidak, kecuali kalian mencapai Tier Divine God Peak, jangan ikut ke sana karena Klan Zi adalah salah satu Klan Penguasa yang selamat di era kekacauan.” Ren Yuu langsung menggelengkan kepalanya menolak proposal Kun-Peng.
“Aku akan tinggal di sini selama dua bulan sebelum berangkat ke Klan Zi berada. Jika ada dari kalian yang bisa menembus Tier Divine God Peak, kalian bisa ikut. Jangan sedih, aku memiliki sumber daya yang dapat membantu mempercepat terobosan ke Tier Divine God Pea.” Lanjut Ren Yuu.
“Apakah itu Batu Giok Hitam?” Tanya Wu Qiu penasaran.
“Seperti yang diharapkan darimu kakak, kau langsung mengetahuinya.” Balas Ren Yuu.
__ADS_1
“Itu bukan rahasia lagi jika di Galaxy Cahaya Suci. Tetapi, apakah Gu Xiaozhan tua itu tidak keberatan kalian menjarah Batu Giok Hitam?” Tanya Wu Qiu.
Dari pertanyaan Wu Qiu, Ren Yuu langsung sadar bahwa Gu Xiaozhan adalah pria tua seperti Jiang Xuanyu.
“Tentu saja tidak.” Ren Yuu pun langsung menjelaskan kesepakatannya dengan Gu Xiaozhan.
“Perang dua Galaxy? Tampaknya Celestial Emperor tidak lagi ingin membuang waktu dan ingin segera menguasai seluruh Galaxy. Tetapi yang menjadi pertanyaan, apakah dia tidak takut Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian bergerak? Untuk eksistensi setingkatnya, dia pasti mengetahui keberadaan Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian.” ujar Wu Qiu. Ia juga cukup bingung saat ini.
“Apa yang kau katakan benar. Celestial Emperor memang mewaspadai Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian. Jika tidak, dengan tempramen Celestial Emperor, dia pasti akan sudah bergerak seperti saat dia menghapus Dewa Yin-Yang, Dewa Sage dan Dark Phoenix.” Jiang Xuanyu langsung membuat spekulasinya.
Ren Yuu dan Wu Qiu langsung tersadar lalu pupil mata keduanya menyusut tajam dan berkata bersamaan, “Kecuali dia telah melampaui Tier Divine God Late!”
Wajah yang lainnya juga langsung muram ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Ren Yuu dan Wu Qiu. Mereka tau berapa sulitnya mencapai Tier Divine God Peak dan Late, apa lagi melampaui level Tier Divine God.
“Jika itu benar, maka kita harus mencari cara untuk mencapai level itu juga!” ucap Ren Yuu dengan wajah serius.
“Kau sudah memiliki modal itu Ren Yuu.” ucap Jiang Xuanyu.
“Ya, aku tau. Tetapi aku sendiri mungkin tidak akan cukup. Apa lagi lawannya bukan hanya Celestial Emperor, melainkan Dewa Samsara Kehidupan dan Kematian.” Balas Ren Yuu. Ia tau dengan Yin Vital Zi Ling dan Shen Mei serta hukum Samsara Kehidupan dan Kematian, dan juga manual Dewa Naga Ilahi, ia pasti akan mencapai level melampaui Tier Divine God Late.
Wu Qiu terdiam karena ia juga tidak mengetahui apa hal lainnya yang bisa membuat seseorang melampaui Tier Divine God Late. Jika tidak, Dewa Yin-Yang tidak akan mengorbankannya, Dewa Kegelapan dan ibunya di zaman kuno.
“Untuk kalian yang memiliki darah naga, kalian bisa melatih manual milik Dewa Naga Ilahi. Mungkin akan ada jalan. Untuk yang lainnya, mungkin ada diantara kalian yang akan bisa memahami hukum Samsara Kehidupan dan Kematian setra hukum Ketiadaan. Semua itu bisa membawa kalian melampaui Tier Divine God Late.” ujar Ren Yuu. Ia tidak akan pelit terhadap keluarganya dan ia berharap mereka semua memiliki peluang untuk menembus lebih jauh, tidak terbatas pada Tier Divine God Late.
__ADS_1