
Lapisan Ketiga Alam Sage
Blar!
Saat Bai Hua Si mengayunkan tongkat di tangannya, gelombang kejut terjadi, gelombang kejut tersebut menghapus semua yang dilewatinya. Kecepatan menghilang ruang dan apapun itu, dapat dilihat dengan mata telanjang.
Ren Yuu langsung mengendalikan Menara Kegelapan membentuk sebuah perisai.
Bussssh!
Kerutan muncul di dahi Ren Yuu saat ia dihempaskan bersama dengan beberapa lantai Menara Kegelapan yang diubah membentuk sebuah perisai.
“Ternyata hanya itu yang kau punya Manusia! Matilah!”
Entah kapan, Bai Hua Si muncul di belakang Ren Yuu.
Bahkan Ren Yuu yang menggunakan hukum Takdir, merasa kecepatan Bai Hua Si sungguh keterlaluan. Tetapi ia masih dapat merespon kecepatan tersebut.
Tongkat Bai Hua Si langsung berayun ke arah kepala Ren Yuu. Ini adalah kebiasaan Bai Hua Si ketika menyerang seseorang, dia sangat suka meledakkan kepala musuhnya.
Ren Yuu dengan buru-buru mengangkat Dark Demon Sword ke arah samping untuk menahan serangan tersebut.
Trang!
Bussssh!
Namun serangan yang dilancarkan oleh Bai Hua Si sama seperti sebelumnya, yaitu serangan gelombang kejut yang sangat kuat.
Ren Yuu langsung terpental sangat jauh, ia merasa sakit luar biasa di tubuhnya. Ia sangat sadar bahwa jika itu hanya seorang diri, ia akan kesulitan mengalahkan Bai Hua Si meksipun Menara Kegelapan yang membentuk armor melindunginya dari hukum Pembusukan. Jika itu eksistensi lain di tingkat yang sama dengannya, bisa dipastikan mereka akan tewas dalam waktu singkat jika berhadapan satu lawan satu dengan Bai Hua Si.
“Artefak yang digunakan oleh manusia itu sungguh aneh! Hukum Pembusukan sama sekali tidak berpengaruh padanya!” Batin Bai Hua Si.
Sementara itu, untuk Liao Di dan semua jiwa yang ada di sana, berniat membantu Ren Yuu tetapi mereka pun akhirnya tidak bertindak karena Ren Yuu mengirim transmisi suara agar tidak ada yang ikut melawan Bai Hua Si.
Melihat Liao Di dan semua jiwa yang pergi ke segala arah, Bai Hua Si paham bahwa Ren Yuu pasti memerintahkan mereka untuk tidak membantu.
“Ren Yuu!” Zi Ling yang datang dari Soul Prison bersama Xian Ying dan Sui Meiyin juga hendak menantu Ren Yuu tetapi Ren Yuu langsung menolak.
“Kalian musnahkan semua pasukan iblis itu. Aku akan melawannya seorang diri!” ucap Ren Yuu. Walaupun nadanya kecil, suaranya masih dapat di dengar oleh semua kelompoknya.
__ADS_1
Para iblis yang mendengar itu, hanya mencemooh ke arah Ren Yuu, mustahil menurut mereka seseorang dengan kekuatan Tier Divine God Early mampu mengalahkan Bai Hua Si.
Untuk Zi Ling, ia sangat khawatir. Tetapi ia tau ketika Ren Yuu telah memutuskan sesuatu, akan sulit untuk membujuknya. Oleh karena itu, ia hanya bisa mengangguk kecil dan berkata dengan nada samar sebelum pergi melawan iblis lainnya, “Berhati-hatilah.”
Zi Ling pun pergi bersama dengan Xian Ying dan Sui Meiyin untuk melawan iblis lainnya. Dengan bantuan ketiganya, bisa dipastikan bahwa pasukan Bai Hua Si akan lebih cepat dikalahkan.
Sedangkan untuk Bai Hua Si, ia tertawa mengejek saat perlahan melayang mendekat ke arah Ren Yuu.
“Kau ingin melawanku seorang diri? Kau terlalu menganggap dirimu tinggi, manusia!” ucap Bai Hua Si dingin. Ia saat ini tidak peduli lagi dengan para bawahannya karena setelah ia mengalahkan pasukan Ren Yuu, ia akan merebut Dark Demon Sword. Ia merasa bahwa kunci menuju Lapisan Keempat Alam Sage berada di tangan Ren Yuu sehingga ia hanya membunuh Ren Yuu dan mengunakan benda peninggalan Pangeran Iblis Klan Bai untuk menghapus semua musuh.
“Benarkah? Lihat apakah aku menganggap diriku tinggi! Namun, kau salah mengira bahwa aku akan melawanmu seorang diri!” ucap Ren Yuu.
Bai Hua Si bingung dan tidak mempedulikan apa yang dikatakan oleh Ren Yuu. Tetapi, ia menaikkan sedikit alisnya ketika melihat sebuah Menara kecil melayang di samping Ren Yuu. Menara tersebut memiliki empat lantai, dan menara tersebut adalah setengah bagian dari Menara Kegelapan.
Armor Dark Knight Ren Yuu perlahan pudar lalu bergabung dengan Menara kedl tersebut hingga membentuk sembilan lantai.
“Ruby, apakah kau masih ingin menonton?” Tanya Ren Yuu dengan senyum kecil diwajahnya. Ia merasakan adanya pergerakan khusus di Menara Kegelapan akhir-akhir ini, dan tau bahwa Ruby pasti telah pulih, dan itu terjadi ketika ia menembus Tier Divine God Early.
Seberkas cahaya keluar dari Menara Kegelapan dan membentuk sosok wanita kecil yang tidak lain adalah Ruby.
“Roh Artefak? Apakah menurutmu dengan bantuan Roh Artefak lemah itu kau dapat mengalahkanku?” Bai Hua Si merasa bahwa Ren Yuu terlalu meremehkannya.
“Iblis rendahan, aku ingat di masa lalu bahwa Pangeran Iblis bahkan tidak berani berbicara seperti itu dihadapanku!” Ruby berbicara dengan nada acuh tak acuh ketika menatap Bai Hua Si yang tampak sangat sombong.
“Mainan seperti ini tidak akan mungkin bisa melukaiku!” ucap Bai Hua Si dingin saat ia mengayunkan tongkat di tangannya sekuat tenaga ke arah Menara Kegelapan.
Trang!
Bai Hua Si yang awalnya menghina, merasakan tangannya kebas dan tongkat di tangannya di tepis ke samping.
Bom!
Bai Hua Si yang tidak siap, langsung di tabrak oleh Menara Kegelapan. Ia merasa bahwa sebuah dunia sedang menimpanya secara langsung dan ia pun terpental cukup jauh.
Tentu ketika Ruby membangkitkan semua kemampuannya setelah hibernasi dalam waktu yang lama akan berpengaruh ke Menara Kegelapan juga.
Ren Yuu yang menatap itu, tentu tidak membuang kesempatan, ia langsung menghilang dan muncul tepat di belakang Bai Hua Si yang masih terpental.
Merasakan ancaman berbahaya di belakangnya, Bai Hua Si secara paksa menyetabilkan tubuhnya sambil berputar lalu mengayunkan senjatanya.
__ADS_1
Trang!
Ren Yuu tidak heran bahwa Bai Hua Si masih bisa bertahan, oleh karena itu, ia langsung mengayunkan lengan kirinya dan ratusan Dagger hitam muncul dari Kehampaan.
“Ren Ability Technique, Death Rain!”
Ratusan Dagger bergerak ke arah Bai Hua Si yang masih mendorong Ren Yuu sedikit. Ia mendengus jijik dan berkata, “Apakah kau pikir bahwa serangan seperti itu akan berpengaruh padaku? Dan terimakasih karena kau tidak menggunakan armor merepotkan itu!”
“World Decay!”
Ren Yuu menyeringai ketika melihat hal itu, aura berwarna hitam merembes dari dalam tubuhnya lalu menyelimuti seluruh tubuhnya saat qi dan hukum milik Bai Hua Si menyebar dan mencoba membusukkan semua yang ada di sekitarnya.
“Black Hole!”
“Darkness Devours Ages!”
Ratusan Dagger Ren Yuu dihilangkan begitu saja tetapi Bai Hua Si terkejut ketika qi dan hukum Kegelapan yang menyelimuti Ren Yuu tampak melahap kekuatannya.
Drrrrtttt!
Selain dari itu, qi dan hukum Kehancuran berkumpul dengan kecepatan tinggi di depan Ren Yuu saat ia membuka sedikit rahangnya.
“Orb Beginning Of Destruction!”
Blar!
Bai Hua Si sangat terkejut bahwa Ren Yuu dapat melepaskan beberapa teknik berturut-turut dalam waktu yang sangat singkat. Ia hanya bisa melapisi seluruh tubuhnya dengan qi dan hukum.
Bai Hua Si tidak tau bahwa Ren Yuu menggunakan hukum Takdir untuk mempersiapkan langkah selanjutnya. jika tidak ada hukum Takdir, maka Ren Yuu tidak akan dapat merencanakan pertempuran sedemikian rupa dan melancarkan serangan yang tampak seperti serangan kejutan secara instan.
Kekuatan dahsyat langsung menelan tubuh Bai Hua Si.
Bai Hua Si yang di bawa oleh teknik itu, merasakan bahwa qi dan hukum miliknya dihancurkan perlahan-lahan. Ia sedikit muram karena Ren Yuu memiliki energi aneh, yang pertama kegelapan dan kali kekuatan yang mirip dengan Pembusukan yaitu Kehancuran.
Sebelum Bai Hua Si menghancurkan teknik Ren Yuu yang membawanya, sebuah menara mengikutinya bersama dengan gadis kecil.
Hal ini membuat Bai Hua Si langsung teringat tentang menara kecil yang menabraknya dan ia tidak bisa bertahan sama sekali.
Ruby dengan wajah acuh tak acuh melakukan gerakan dengan kedua tangannya mengendalikan Menara Kegelapan.
__ADS_1
Lantai Pertama sampai lantai Ketujuh pun terpisah lalu membentuk tiga tombak yang sangat padat. Tombak tersebut diselimuti oleh Kekuatan Kegelapan Menembus Zaman, yang artinya kecepatan serangan itu mungkin tidak akan dapat dihindari oleh Bai Hua Si.
“Lance of Darkness Divine Judgment!”