
Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci
“Mereka bergerak!” Di Yihan berkata dengan nada dingin. Ia pun langsung menghilang seketika diikuti oleh semua kultivator Tier Divine God Peak.
Tetapi sebelum itu, ada kultivator yang lebih dulu bergerak ke arah medan perang, dia tidak lain adalah Putra Tertua dari Shen Hong, Shen Qin.
Shen Jian yang saat ini sedang menghabisi kultivator terus-menerus, tiba-tiba merasakan ancaman kematian. Ini adalah perasaan yang pernah ia rasakan juga ketika berada di Alam Sage sehingga kewaspadaannya meningkat tajam.
“Celaka!” Batin Shen Jian. Ia pun langsung menoleh saat mundur dari hadapan musuh ke arah tertentu. Matanya menyusut tajam karena tau bahwa sosok yang hampir tiba di depannya adalah seseorang yang sangat kuat.
“Mati!” Huo Yuhai meraung keras saat ia mengayunkan pedangnya sekuat tenaga ketika ia merasa jarak antara dirinya dan Shen Jian telah cukup untuk melancarkan serangan yang akan membunuh Shen Jian hanya dalam satu serangan saja.
Wusssh!
Satu sosok melesat dengan kecepatan penuh ke arah depan Huo Yuhai lalu mengayunkan pedangnya juga.
Trang!
Bussssh!
Ledakan qi dan hukum terjadi seketika, dan disaat itu juga, Huo Yuhai memasang wajah muram saat melihat pendatang baru.
“Apakah kau telah menurunkan derajatmu untuk menghabisi adikku?” Pemuda yang tidak lain adalah Shen Qin menyeringai saat ia menatap wajah muram Huo Yuhai.
“Shen Qin! Bajingan sialan! Matilah!” Teriak Huo Yuhai saat ia menepis pedang Shen Qin lalu mengayunkan pedangnya sekuat tenaga.
Sraing!
__ADS_1
Bilah yang dapat menghancurkan ruang itu sendiri pun langsung melesat ke arah Shen Qin.
Sementara itu, Shen Qin hanya mendengus lalu menyelimuti pedangnya dengan qi dan hukum Cahaya.
Crang!
Bussssh!
Shen Qin di dorong mundur sedikit lalu ia menekan sedikit ke samping lalu serangan dari Huo Yuhai langsung di tepis lalu melesat ke arah tertentu.
Duar!
Ledakan besar terjadi di tempat yang cukup jauh, itu langsung menghancurkan segala sesuatunya menjadi bubuk oleh hukum Partikel yang berasal dari garis darah Klan Huo.
“Arrrrgggh!”
Beberapa kultivator Tier Divine God Mid berteriak keras untuk satu detik lalu lenyap sepenuhnya oleh ledakan energi tersebut.
Sementara itu, para kultivator Tier Divine God Peak lainnya langsung menemukan lawan masing-masing. Sedari awal, jumlah Tier Divine God Peak di Galaxy Cermin lebih banyak dari pada Galaxy Cahaya Suci. Tetapi karena Ren Yuu dan yang lainnya membereskan ketiga Tetua Utama Klan Huo, semuanya menjadi berbeda.
Di tempat lainnya, Gu Xiaozhan, Leluhur Tua Klan Huo dan Shen Hong menatap ke arah perang yang sedang berlangsung. Ketiganya mengunci Kelompok Huo Yuhan. Jika pemimpin musuh bergerak, maka mereka juga akan bergerak.
“Dewa Kegelapan belum datang juga! Jika dia datang, pertempuran ini mungkin akan selain lebih cepat!” ucap Shen Hong. Ia yakin menenangkan perang karena kehadiran empat Klan Kuno dan juga Jiang Xuanyu. Ia tau dengan jelas seperti apa kekuatan Jiang Xuanyu, jika dirinya berkerja sama dengan Jiang Xuanyu, ia yakin dapat membunuh Huo Yuhan dengan sangat cepat.
Leluhur Tua Klan Cahaya Suci hanya diam. Ia juga penasaran seperti apa Dewa Kegelapan saat ini. Ia memiliki kesetiaan Mutlak terhadap Dewi Cahaya sehingga ia tidak pernah memusuhi Dewa Kegelapan walaupun Dewa Kegelapan di masa lalu sangat suka mencari masalah di sana-sini dan berujung pada penghancuran Galaxy Kegelapan Maut.
Gu Xiaozhan di sisi lain, ia hanya melirik ke arah Shen Hong sekilas lalu menatap ke arah Medan perang lagi.
__ADS_1
Di Medan pedang, Zhu Qin, Zhu Long, Yao Lao dan Xiao Li bertempur dengan ganas. Bisa dikatakan kekuatan keempatnya berada di kekuatan level puncak Tier Divine God Mid. Kecepatan mereka membereskan kultivator Tier Divine God Early sangatlah cepat.
“Kenapa mereka belum datang? Apakah informasi tentang Ren Yuu dan Jiang Xuanyu salah?” Batin Zhu Long saat ia menghabisi salah satu kultivator Tier Divine God Mid.
Bahkan untuk Shen Jian dan Zhu Qin juga memikirkan hal yang sama. Mereka tau bahwa jika Ren Yuu ingin ikut perang, dia pasti akan datang. Tetapi mereka ragu apakah yang dikatakan oleh mereka semua sebagai Dewa Kegelapan adalah Ren Yuu.
Perang semakin kacau, saat ini jumlah korban semakin banyak dari waktu ke waktu. Saat ini, kedua kubu tampak seimbang. Tetapi, untuk para eksistensi puncak, mereka menyadari bahwa kemenangan condong ke arah Galaxy Cermin.
Huo Yuhan yang menatap itu menaikkan sudut bibirnya. Tetapi ia mencoba melihat dari waktu ke waktu karena merasa ada banyak kultivator yang bersembunyi walaupun itu hanya samar.
Namun karena telah melacak dalam waktu yang lama dan tidak menemukan keberadaan tersembunyi, Huo Yuhan hanya merasa bahwa itu hanyalah perasaannya saja.
Sementara itu, di tempat Lin Huang berada, ia menaikkan sudut bibirnya. Jika saja kekuatannya tidak mencapai Tier Divine God Late, mungkin posisinya dan semua pasukan dari empat Klan Kuno akan langsung terlacak. Menggunakan kekuatan Kegelapan miliknya, ia dapat menghapus keberadaan suatu tempat agar tidak terlacak oleh siapapun.
Lin Huang menatap ke arah kejauhan, ia merasa bahwa Ren Yuu tidak akan lama lagi akan datang ke medan perang. Disaat itu juga, ia yakin perang akan menjadi sangat kacau. Terapi kata-kata kacau itu tertuju pada pasukan Galaxy Cermin.
**
Sementara itu, Ren Yuu, Iblis Darah dan Jiang Xuanyu yang saat ini sedang berada di dalam celah ruang, terus bergerak dengan kecepatan tinggi ke arah ujung jalan saluran angkasa.
“Tidak lama lagi kita akan tiba! Mungkin hanya butuh waktu sekitar 10 menit!” ucap Iblis Darah saat menatap saluran angkasa yang tampaknya semakin menyempit tanda bahwa ujung saluran angkasa yang ia buat hampir habis.
Ren Yuu dan Jiang Xuanyu hanya diam. Keduanya telah bersiap-siap untuk bertempur.
“Aku merasakan dua aura samar. Aura ini lebih kuat dari Gu Xiaozhan.” Jiang Xuanyu menyempitkan matanya karena ia langsung menebak siapa sebenarnya aura yang ia rasakan.
“Aura yang lebih kuat dari pada Gu Xiaozhan?” Gumam Ren Yuu lalu menatap ke arah Jiang Xuanyu dan melanjutkan, “Apakah perang kali ini telah melibatkan dua leluhur tua kedua Galaxy?”
__ADS_1
“Ya, itu sudah pasti mereka.” Wajah Jiang Xuanyu sedikit berkedut karena ingat tentang kedua barang tua tersebut.
“Lihat saja! Kali ini tidak akan sama seperti dahulu!” Batin Jiang Xuanyu dengan wajah sedikit muram. Ia ingin melihat apakah peningkatan kekuatannya saat ini walaupun tidak menerobos akan dapat melawan leluhur Tua sebuah Galaxy atau tidak.