Kaisar Surgawi

Kaisar Surgawi
Kekuatan Waktu


__ADS_3

Lapisan Ketiga Alam Sage


“Time Freeze!”


Dung!


Hukum Waktu yang dapat merusak keseimbangan alam pun meledak, langsung membekukan ruang dan waktu.


Ren Yuu yang menarik hukum Waktu dari Lantai Kesembilan Menara Kegelapan, menatap ke semua tempat dengan tatapan sedikit penasaran, menggunakan hukum Takdir sekaligus, ia dapat memastikan bahwa efek dari hukum Waktu lebih dahysat dari pada hukum Takdir.


Sementara itu, Ruby yang menyetabilkan Menara Kegelapan, tersenyum puas. Ia juga melihat ke semua tempat dalam waktu yang sangat singkat bahwa waktu memang terhenti. Tetapi ia tidak tau berapa lama itu bisa dihentikan.


Ren Yuu juga berpikiran sama. Ia merasa kekuatan spiritual miliknya dikuras dengan kecepatan yang sangat tinggi, hal ini membuatnya sedikit takut karena tau bahwa jika ia berlama-lama, semua kekuatan spiritual miliknya akan di sedot habis oleh penggunaan paksa hukum Waktu yang tidak ia kuasai.


“Dark Hole!”


Ren Yuu langsung muncul tepat di depan Bai Hua Si. Ia dapat menembus badai qi dan hukum karena penggunaan hukum Waktu. Ia juga tidak berlama-lama dan langsung mengayunkan Dark Demon Sword ke arah pergelangan tangan Bai Hua Si.


Walaupun Bai Hua Si membeku dalam kurun waktu tertentu, dan walaupun semua energi tampak terhenti, ada satu hal yang telah dipastikan oleh Ren Yuu melalui penggunaan hukum waktu.


Yaitu, walaupun semua tempat membeku, qi dan hukum yang berasal dari tubuh masih mengalir, dan itu hanya akan membeku ketika keluar dari tubuhnya. Yang artinya, walaupun Ren Yuu dapat menghentikan waktu, pertahanan mutlak qi dan hukum untuk Tier Divine God masih aktif pada Bai Hua Si.


“Dark Art, Dimensional Slash!”


Ren Yuu secara paksa menggunakan semua kekuatan qi dan hukum Kegelapan yang dapat ia gunakan dari dalam tubuhnya dan menebas ke arah jari-jari Bai Hua Si yang memegang hati Pangeran Iblis Klan Bai.


Srak!


Dung!


Saat jari-jari Bai Hua Si terpotong, Bai Hua Si yang masih berkonsentrasi untuk meledakkan hati Pangeran Iblis Klan Bai, terkejut tiba-tiba saat merasakan sakit luar biasa di jari jarinya.


Dan ketika matanya tertuju pada sosok yang ada dihadapannya, Bai Hua Si sedikit takut, ia tidak dapat mendeteksi apapun yang terjadi. Dan semua itu hanya terjadi pada waktu sekitar 0,2 detik.


Jangan meremehkan waktu 0,2 detik, untuk pertarungan eksistensi Tier Divine God, bahkan 0,1 detik sudah bisa melancarkan puluhan serangan fatal.


“Bajingan!” Bai Hua Si sangat marah dan langsung mengayunkan tinju kirinya sekuat tenaga.


Ren Yuu yang sedikit kelelahan di jiwanya, masih dapat memprediksi gerakan tersebut dengan hukum Takdir. Ia langsung meraih hati Pangeran Iblis Klan Bai yang langsung tidak aktif karena terlepas dari tangan Bai Hua Si.


Bam!


“Uhuk...” Ren Yuu memuntahkan seteguk darah dan terpental sangat jauh. Ia juga langsung mengirim hati Pangeran Iblis Klan Bai ke Menara Kegelapan untuk disegel.


Ketika Bai Hua Si melihat Ren Yuu terpental, ia menyeringai kejam, namun ia membeku saat melihat bahwa hati Pangeran Iblis Klan Bai telah hilang dari tangannya.


“Dark Star!”

__ADS_1


Sebelum Bai Hua Si ingin menyerang Ren Yuu lagi karena tau bahwa kartu truf miliknya dicuri, suara gadis kecil bergema di udara.


Bussssh!


Menara Kegelapan dari Lantai Pertama sampai Lantai Kedelapan, membesar mencapai ukuran meteor lalu melesat dengan kecepatan tinggi layaknya bintang jatuh ke arah Bai Hua Si.


“Bajingan!” Bai Hua Si menguras kekuatan terbesar yang bisa ia kerahkan lalu menuju ke arah Menara Kegelapan.


“Space Destroyer!”


Menggunakan hukum Pembusukan, ruang langsung hancur dan tinju Bai Hua Si menabrak ke arah Menara Kegelapan.


Duar!


Qi dan hukum meledak ke segala arah yang membuat semua tempat hancur berantakan. Kekuatan yang ditampilkan oleh Bai Hua Si saat ini mendekati kekuatan Tier Divine God Peak.


Sementara itu, Ren Yuu yang terluka parah oleh tinju Bai Hua Si, memuntahkan seteguk darah sekali lagi sambil menatap Bentrokan tersebut. Aura berwarna putih mengalir di tangan kirinya lalu ia tampak mencengkram udara lalu memutarnya ke arah yang berlawanan dengan jarum jam.


“Time Returns!”


Saat hukum waktu digunakan oleh Ren Yuu sekali lagi, cetakan kepalan tangan di dadanya serta organ dalam tubuhnya tampak dikembalikan ke keadaan semula.


Ren Yuu merasa sangat pusing karena penggunaan hukum Waktu sangat keterlaluan dalam menguras kekuatan spiritual. Ia akhirnya mengerti mengapa hampir tidak ada eksistensi yang menguasai hukum waktu karena itu berkaitan erat dengan pemahaman mendalam akan esensi sebenarnya dari hukum tertinggi, selain dari itu dibutuhkan kekuatan spiritual yang mengerikan. Bahkan dengan kekuatan jiwa Tier Divine God Mid miliknya, ia hampir pingsan menggunakan hukum Waktu dua kali.


“Dark Hole!”


Ren Yuu muncul tepat di sebelah Bai Hua Si yang sedang di tekan oleh Menara Kegelapan.


“Dark Art, Darkness Breaker!”


“Apa?” Bai Hua Si terkejut melihat Ren Yuu, ia ingin melawan tetapi tidak bisa sama sekali.


Sraing!


Jrezh!


Ketika Ren Yuu melewati Bai Hua Si dalam sekejap, darah yang sangat banyak menyemprot. Dan karena konsentrasi Bai Hua Si pecah karena serangan Ren Yuu, Menara Kegelapan yang di tutupi oleh api hitam yang merupakan kekuatan Kegelapan yang bergesekan dengan udara, langsung di tekan ke arah permukaan tanah.


“Arrrrrrgggh!”


Bai Hua Si langsung di bawa ke permukaan tanah lalu Menara Kegelapan membentur permukaan tanah.


Duar!


Ledakan dahsyat terdengar, hukum Kegelapan dalam jumlah yang sangat besar berhembus ke segala arah layaknya badai.


Selain dari itu, tabrakan sebelumnya membuat kawah yang sangat dalam, itu mencakup area ratusan km, seperti sebuah kawah yang tercipta karena meteor jatuh.

__ADS_1


Ren Yuu kelelahan, wajahnya pucat karena kesadarannya hampir hilang akibat penggunaan hukum Waktu sebelumnya dan ia juga memaksa tubuhnya bergerak yang membuat ia semakin kelelahan. Tubuhnya seperti tidak merespon apa yang diperintahkan oleh jiwanya sendiri.


Untuk Ruby, ia juga kelelahan. Ketika Ren Yuu menggunakan hukum Waktu yang berasal dari Menara Kegelapan, tentu kekuatannya juga akan dikuras karena ia adalah Roh Menara Kegelapan.


Saat Ruby menarik Menara Kegelapan, sosok yang tampak sangat berantakan, dengan luka mengerikan di sekujur tubuhnya muncul.


“Aku hampir mati! Raja ini harus memuji kalian berdua karena membuatku seperti ini! Tidak ada ampun, tidak ada ampun bagi kalian!” Teriak Bai Hua Si saat kekuatan terkahir di tubuhnya meledak lebih intens lalu ia melesat ke arah Ren Yuu.


Ren Yuu yang melihat dengan hukum Takdir, tau bahwa ia akan tewas jika tidak melawan. Ia langsung mengayunkan Dark Demon Sword secara paksa ke arah depan dan menguras semua kekuatan terkahir yang ia miliki.


“Dark Art, God Of Darkness!”


Sraing!


Ketika bilah tersebut melesat ke arah Bai Hua Si, wanita iblis tersebut tersenyum kejam sambil berteriak, “Apakah kau pikir serangan yang sama akan berpengaruh padaku?”


Ren Yuu tidak menjawab dan aura putih muncul di telapak tangan kirinya sekali lagi, di saat itu juga, ia mengirim transmisi suara kepada Ruby.


“Ruby, jaga tubuhku setelah ini! Tuangkan kekuatan spiritual yang ada di Menara Kegelapan ke jiwaku! Dan juga, kunci Gerbang Lapisan Keempat Alam Sage berada di...”


Ren Yuu langsung mengatakan di mana letak kunci dari ingatan yang ia ambil dari Bai Hua Jii karena merasa bahwa jiwanya akan terluka karena menarik hukum Waktu dengan paksa sekali lagi.


Ren Yuu pun mencengkram udara lalu memutarnya ke arah jarum jam bergerak.


“Flash Time!”


“Ren Yuu! Jangan!” Teriak Ruby karena tau berapa berbahayanya menarik hukum Waktu secara berlebihan dari Menara Kegelapan. Walaupun ia baru mengetahui sedikit tentang kekuatan Lantai Kesembilan Menara Kegelapan, ia sangat mengerti efek apa yang akan diterima jika digunakan secara berlebihan walaupun Ren Yuu adalah pemilik Jiwa Abadi.


Tetapi Ren Yuu sudah menggunakannya dan itu untuk membunuh Bai Hua Si.


Bai Hua Si yang ingin menghancurkan serangan Ren Yuu, tidak tau kapan tiba-tiba membeku di udara. Ia sudah mewaspadai tentang kemampuan aneh Ren Yuu tentang serangan yang dapat dipercepat, tetapi kali ini tampaknya lebih cepat beberapa kali dari sebelumnya.


Jrezh!


Bai Hua Si menantu di tempat saat jurang yang sangat dalam membentang ke jarak ratusan km dibelakangnya.


“Ini.. hukum... Waktu...” Bai Hua Si berkata dengan samar lalu tubuhnya terbelah dua lalu meledak seketika karena intinya dihancurkan.


Duar!


Ruby yang sangat kelelahan dan sangat khawatir tentang Ren Yuu, menatap ke arah kabut merah tersebut. Ia menggertakkan giginya saat membawa Ren Yuu dengan Menara Kegelapan sambil mengendalikan Menara Kegelapan.


Menara Kegelapan membesar lalu daya hisap kuat mencoba menyedot ke arah tubuh Bai Hua Si yang meledak.


Saat itu terjadi, Bai Hua Si yang dalam wujud jiwa, mencoba melarikan diri tetapi langsung di sedot oleh Menara Kegelapan.


“Tidak....! Tidak....!” Bai Hua Si yang telah merencanakan untuk kabur dan membangkitkan dirinya suatu hari nanti, tidak menyangka bahwa Menara Kegelapan masih bisa melahapnya. Ia pun terhisap secara langsung ke dalam dengan wajah penuh ketakutan. Dan saat itu terjadi, pintu Menara Kegelapan pun tertutup rapat.

__ADS_1


__ADS_2